Kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang wanita di Bandung, Jawa Barat mendapat sorotan dari DPR RI. Terduga pelaku merupakan kekasih dari korban.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengutuk tindakan pelaku yang dinilainya sebagai kejahatan serius terhadap kemanusiaan.
Saya mengecam keras dan mengutuk tindakan keji berupa penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang wanita di Bandung,”
kata Habiburokhman dalam pernyataan resminya, Senin, 22 Juni 2026.
Menurut Habiburokhman, perbuatan itu adalah pelanggaran berat terhadap kemanusiaan dan hukum. Perilaku itu tak bisa ditoleransi dengan alasan apa pun.
Pun, ia mendesak jajaran kepolisian mulai dari Kapolresta Bandung hingga Kapolda Jawa Barat untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Ia berharap polisi segera meringkus terduga pelaku.
Saya meminta Kapolrestabes Bandung dan Kapolda Jawa Barat beserta seluruh jajaran untuk bergerak cepat, usut tuntas, dan buru pelaku hingga tertangkap,”
ujarnya.
Habiburokhman bahkan meminta aparat mengambil tindakan tegas apabila pelaku melakukan perlawanan saat proses penangkapan.
Jika pelaku melawan agar dikenakan tindakan tegas dan terukur. Tidak ada tempat aman bagi pelaku kekerasan sekejam ini!”
jelas politikus Partai Gerindra itu.
Menurut dia, penegakan hukum yang cepat dan tegas diperlukan agar bisa memberikan rasa keadilan bagi korban. Selain itu, menjamin rasa aman masyarakat.
Hukum harus ditegakkan dengan tegas demi keadilan bagi korban dan rasa aman masyarakat,”
kata Habiburokhman.
Diketahui, seorang Wanita berinisial YTR (29) diduga jadi korban kasus penyekapan dan penganiayaan di Bandung. Terduga pelaku merupakan kekasihnya berinisial TH.
Kondisi korban saat ini jalani perawatan Intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dalam kondisi kritis dan penuh luka di sekujur tubuh.
YTR yang sudah menghilang selama tiga tahun ditemukan merintih kesakitan di dalam kamar kost yang disewa pelaku di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Adapun Polda Jabar masih memburu terduga pelaku berinisial TF (30) yang berasal dari Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

























