Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 5 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Masih Jadi People Pleaser? Yuk Saatnya Mulai Pasang Boundaries Demi Kesehatan Mentalmu 
Hype

Masih Jadi People Pleaser? Yuk Saatnya Mulai Pasang Boundaries Demi Kesehatan Mentalmu 

Ani RatnasariSyifa Fauziah
Last updated: Juni 23, 2026 4:16 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Boundaries
Boundaries (Foto: Pexels)
SHARE

Pernah merasa sulit menolak permintaan teman? Atau sering mengiyakan segala sesuatu meski sebenarnya kamu tidak nyaman? Jika iya, bisa jadi kamu sedang terjebak dalam pola people pleaser, yaitu kebiasaan selalu berusaha menyenangkan orang lain meski harus mengorbankan diri sendiri.

Daftar isi Konten
  • Boundaries Bukan Berarti Egois
  • Jenis-Jenis Boundaries yang Perlu Kamu Tahu
  • Kenapa Sulit Menetapkan Boundaries?
  • Cara Membangun Boundaries yang Sehat

Kalau dilihat sekilas, sikap ini memang terlihat baik. Kamu akan dianggap ramah, peduli, dan mudah diajak bekerja sama dengan siapapun 

Namun, hati-hati jika kebiasaan ini dilakukan terus-menerus tanpa batasan yang jelas, kamu kan merasakan kelelahan secara mental, karena kamu akan kehilangan moment untuk me time, hingga merasa dimanfaatkan.

Baca juga:
Boleh Delulu, Asal Tetap Action: Bongkar Mitos di Balik Tren… Pernah ikut tren manifesting di media sosial sambil mendengarkan lagu Dua Lipa?…
Siapa yang Suka Halu Sampai Lupa Waktu? Hati-hati Jangan-jangan Kamu… Pernah nggak kamu melamun sambil ngebayangin masa depan, ngulang kejadian memalukan, ngobrol…
Ilmu Dagin, Ini 10 Singkatan Sering Digunakan di Kalangan Gen… Pernah nggak sih, lagi enak-enak baca chat atau scroll komentar TikTok eh tiba-tiba ketemu…
  • Boleh Delulu, Asal Tetap Action: Bongkar Mitos di Balik Tren Gen Z…
  • Siapa yang Suka Halu Sampai Lupa Waktu? Hati-hati Jangan-jangan Kamu Kena Maladaptive…
  • Ilmu Dagin, Ini 10 Singkatan Sering Digunakan di Kalangan Gen Z 2026

Karena itu, semakin banyak gen z yang mulai menerapkan konsep boundaries atau batasan dalam hubungan. Boundaries bukan tentang menjauh dari orang lain, melainkan cara untuk menjaga diri agar tetap nyaman dan sehat secara emosional.

Psikolog Willy Tasdin dalam kanal YouTube Nous ID menjelaskan boundaries adalah aturan yang dibuat seseorang untuk melindungi dirinya, baik secara fisik maupun psikologis.

Boundaries adalah cara kita menentukan bagaimana orang lain boleh memperlakukan kita dan bagaimana kita berinteraksi dengan orang lain,”

jelas Willy.

Dengan adanya batasan yang jelas, kamu bisa menentukan bagaimana orang lain memperlakukanmu dan bagaimana kamu berinteraksi dengan mereka.

Boundaries Bukan Berarti Egois

Salah satu alasan banyak orang sulit membuat batasan adalah karena takut dianggap egois. Padahal, menjaga diri sendiri bukanlah bentuk keegoisan. Justru dengan memahami batasan yang kamu miliki, hubungan dengan orang lain bisa menjadi lebih sehat dan seimbang.

Misalnya, kamu tidak harus selalu membalas pesan saat itu juga, tidak harus selalu hadir di setiap ajakan teman, atau tidak mesti menceritakan semua hal pribadi kepada orang lain. 

Karena pada konsepnya, kamu berhak menentukan apa yang membuatmu nyaman.

Kalau kamu tidak punya boundaries, kamu cenderung akan lebih mudah merasa tertekan karena terus berusaha untuk memenuhi ekspektasi semua orang.

Jenis-Jenis Boundaries yang Perlu Kamu Tahu

Dalam kehidupan sehari-hari, batasan tidak hanya soal berani berkata “tidak”. Karena ada beberapa bentuk boundaries yang sebenarnya sering kamu temui.

1. Batasan Fisik

Batasan fisik berkaitan dengan ruang pribadi dan kenyamanan tubuhmu.

Contohnya, siapa yang boleh menyentuhmu, seberapa dekat seseorang boleh berada di sekitarmu, atau area pribadi yang tidak ingin disentuh orang lain.

Setiap orang memiliki tingkat kenyamanan yang berbeda. Karena itu, batasan fisik perlu dihormati, meski hubunganmu dengan seseorang sudah cukup dekat.

2. Batasan Emosional

Batasan emosional berhubungan dengan perasaan, pikiran, dan informasi pribadi yang ingin kamu bagikan kepada orang lain.

Tidak semua orang harus mengetahui seluruh cerita hidupmu. Memilih untuk menyimpan beberapa hal untuk diri sendiri bukan berarti kamu tertutup, melainkan bentuk perlindungan diri yang sehat.

3. Batasan Waktu

Banyak orang tidak sadar bahwa waktu juga membutuhkan batasan.

Kamu perlu menentukan berapa banyak waktu yang ingin diberikan untuk keluarga, teman, pasangan, pekerjaan, hingga waktu untuk diri sendiri. 

Jika semuanya ingin dipenuhi sekaligus, energi kamu bakal cepat habis sebelum tujuanmu tercapai. 

Baca juga:
Mengenal Apa itu Provider Mindset, Istilah dalam Hubungan yang Viral… Istilah provider mindset kini jadi salah satu topik relationship yang paling banyak dibahas oleh Gen Z…
Ulos Naik Kelas, Warna Pastel Jadi Strategi Desainer Gaet Gen… Ulos selama ini lekat dengan identitas budaya Batak dan tradisi Sumatra Utara.…
Mengenal MBTI? Tes Kepribadian yang Ramai Digunakan Gen Z Belakangan ini, istilah MBTI semakin sering muncul di media sosial, mulai dari…
  • Mengenal Apa itu Provider Mindset, Istilah dalam Hubungan yang Viral di Media…
  • Ulos Naik Kelas, Warna Pastel Jadi Strategi Desainer Gaet Gen Z
  • Mengenal MBTI? Tes Kepribadian yang Ramai Digunakan Gen Z

Kenapa Sulit Menetapkan Boundaries?

Menurut Willy, salah satu penyebabnya adalah budaya kolektif yang masih kuat di Indonesia.

Sejak kecil, banyak dari kita diajarkan untuk menjaga perasaan orang lain dan mengutamakan kebersamaan. Akibatnya, muncul rasa sungkan ketika ingin menolak atau membuat batasan.

Belum lagi rasa bersalah yang sering muncul ketika memilih diri sendiri dibanding memenuhi keinginan orang lain.

Padahal, memiliki ruang pribadi dan waktu untuk diri sendiri adalah kebutuhan yang wajar. Kamu tidak harus selalu tersedia untuk semua orang setiap saat.

Cara Membangun Boundaries yang Sehat

Jika ingin mulai membangun boundaries, langkah pertama adalah mengenali kebutuhan diri sendiri.

Coba tanyakan pada dirimu, hal apa yang membuatmu nyaman dan situasi seperti apa yang justru menguras energi. Dari sana, kamu bisa mengetahui batasan yang perlu dibuat.

Langkah berikutnya adalah mengomunikasikan batasan tersebut secara jelas. Orang lain tidak akan memahami batasanmu jika kamu tidak pernah menyampaikannya.

Selain itu, penting juga untuk menghormati batasan orang lain. Jika kamu ingin batasanmu dihargai, maka kamu juga perlu menghargai batasan yang mereka miliki.

Terakhir, kamu harus siap menghadapi berbagai reaksi. Tidak semua orang akan menyukai atau memahami batasan yang kamu buat. Namun, itu bukan alasan untuk mengabaikan kenyamanan dan kesehatan mentalmu sendiri.

Menjadi pribadi yang lebih baik tidak berarti kamu harus selalu mengalah. Kamu tetap bisa peduli kepada orang lain tanpa mengorbankan kebutuhan dan kenyamanan diri sendiri.

Kunci utamanya adalah menerapkan boundaries secara jelas dan konsistensi. Jika kamu sudah menentukan batasan, maka penting untuk menjalaninya secara konsisten sekaligus menghormati batasan yang dimiliki orang lain.

Jadi, kalau selama ini kamu masih sering menjadi people pleaser dan sulit mengatakan “tidak”, mungkin ini saat yang tepat untuk mulai belajar memasang boundaries. 

Sebab menjaga kesehatan mental tidak hanya soal istirahat yang cukup, tetapi juga tentang berani menentukan batasan yang sehat dalam setiap hubungan.

Tag:bounderiesgen zmenyenangkan orang lainpeople pleaser
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Listrik Jalan, Bensin Siaga: Ini 3 PHEV buat Road Trip!
By Ani Ratnasari
Ilustrasi mobil PHEV.
1
Cara Membuat Telur Asin Sendiri di Rumah, Cukup dengan Bahan Sederhana
By Ossid Duha Jussas Salma
Telur asin
2
Reza Indragiri Sebut Slipi-Grogol-Palmerah “Kawasan Angker”
By Rahmat Tunny
Ilustrasi “Kawasan angker” Grogol, Slipi, Palmerah.
3
Ratu Tisha Puji Opening Ceremony BRI Super League 2026/2027, Singgung Suporter Tandang
By Hadi Febriansyah
Wakil Ketua Umum PSSI, Ratu Tisha
4
Belum Pernah Menang, Nova Arianto Penasaran Taklukkan Australia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
By Hadi Febriansyah
Belum Pernah Menang, Nova Arianto Penasaran Taklukkan Australia di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
5

BERITA LAINNYA

Gaya makeup gyaru
Hype

Gyaru, Gaya Makeup Jepang yang Tampil Berani dan Ekspresif

Tren makeup Jepang tidak hanya dikenal dengan tampilan natural dan minimalis. Ada…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
4 jam lalu
Buku Islam Ala Prabowo.
Hype

Buku Islam Ala Prabowo Viral Lagi, Judulnya Bikin Warganet Riuh

Buku Islam Ala Prabowo kembali ramai dibahas di media sosial. Karya yang…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
17 jam lalu
Ilustrasi bully.
Hype

Pernah Di-Bully? Jangan Heran Jika Pelaku Terlihat Lebih Bahagia, Ini Penjelasannya

Pernah nggak sih kamu mikir, “Kok orang yang dulu nge-bully gue hidupnya…

Ani RatnasariHardani Triyoga
By
Ani Ratnasari
Hardani Triyoga
19 jam lalu
Ilustrasi tempura khas Jepang
Hype

Tempura, Makanan Serba Goreng Khas Jepang yang Menggugah Selera

Tempura menjadi salah satu kuliner khas Jepang yang dikenal hingga berbagai negara.…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
20 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up