Tren makeup Jepang tidak hanya dikenal dengan tampilan natural dan minimalis. Ada pula gyaru, gaya riasan yang identik dengan penampilan berani, ekspresif, dan mencolok.
Gaya ini berkembang sebagai bagian dari subkultur fashion anak muda Jepang dan memiliki ciri khas pada riasan mata.
Seiring perkembangannya, gyaru hadir dalam berbagai gaya dengan karakter yang berbeda. Mulai dari tampilan yang glamor hingga gaya yang lebih manis dan feminin, setiap jenis gyaru memiliki ciri khas tersendiri.
Gaya Makeup Gyaru
Dilansir dari laman Joyn Tokyo (15 Januari 2026), gyaru merupakan subkultur fashion dan gaya hidup anak muda Jepang yang berkembang pesat pada 1990-an hingga 2000-an.
Secara istilah, gyaru (ギャル) merupakan pelafalan Jepang dari kata bahasa Inggris “gal”, yang berarti “girl” atau “gadis/perempuan muda.”
Gaya ini dikenal dengan penampilan yang berani, mencolok, playful, dan berbeda dari gambaran perempuan Jepang yang identik dengan tampilan sederhana dan feminin.
Gyaru tidak hanya merujuk pada satu gaya. Namun, meski tampilannya berbeda, gaya-gaya tersebut umumnya memiliki ciri khas berupa makeup yang menonjolkan mata, rambut yang ditata dengan volume, serta penampilan yang ekspresif.
Ciri Khas
Riasan ini biasanya menempatkan mata sebagai fokus utama, sehingga menghasilkan tampilan yang lebih besar dan menyerupai boneka.
Beberapa cirinya meliputi penggunaan eyeliner yang tegas, bulu mata palsu yang dramatis, serta penekanan pada garis mata bagian bawah.
Area bawah mata atau aegyosal juga sering diberi highlight untuk menciptakan kesan mata yang lebih besar dan cute.
Selain mata, alis biasanya dibuat lebih tegas dan disesuaikan dengan warna rambut. Contouring dan highlighter juga digunakan untuk memberikan dimensi pada wajah.
Sementara itu, warna bibir dapat disesuaikan dengan perkembangan tren, mulai dari warna pucat hingga tampilan glossy dan gradasi.
Jenis-Jenis Gyaru
Gyaru berkembang menjadi berbagai subgaya. Beberapa di antaranya memiliki tampilan yang cukup berbeda, tetapi tetap membawa karakter utama gyaru yang berani dan ekspresif.
- Kogal dikenal dengan gaya yang terinspirasi dari seragam sekolah Jepang. Penampilannya biasanya dilengkapi rok pendek, loose socks, dan aksesori yang memberikan kesan cute dan youthful.
- Hime gyaru atau princess gyaru memiliki tampilan yang lebih feminin dan glamor. Gaya ini identik dengan rambut ikal bervolume, pita, renda, warna pink, serta berbagai detail yang memberikan kesan seperti seorang putri.
- Onee gyaru menghadirkan karakter yang lebih dewasa. Dibandingkan gaya gyaru yang identik dengan anak sekolah, onee gyaru menggunakan rambut yang lebih sleek, pakaian yang lebih fitted, dan makeup glamor dengan kesan feminin yang matang.
- Ganguro dan manba dikenal sebagai bentuk gyaru yang lebih ekstrem. Keduanya pernah populer dengan penggunaan warna kulit yang lebih gelap, makeup mata dan bibir yang sangat kontras, eyeliner putih, serta rambut dan pakaian berwarna cerah.
Bukan Sekadar Makeup
Di balik riasan yang mencolok, gyaru juga merupakan bentuk ekspresi diri. Gaya ini berkembang sebagai bagian dari budaya anak muda Jepang yang ingin tampil berbeda, percaya diri, dan tidak selalu mengikuti standar penampilan yang dianggap konvensional.
Karena itu, mengenal gyaru tidak cukup hanya dengan melihat eyeliner tebal atau bulu mata yang dramatis.
Gyaru juga berkaitan dengan sikap percaya diri, kebebasan berekspresi, dan keberanian menunjukkan karakter melalui penampilan.





















