Empat orang Warga Negara Indonesia (WNI) turut terlibat dalam kasus sindikat judi online jaringan internasional yang beroperasi di gedung perkantoran Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
Keempat pelaku turut berperan setelah Polri mengembangkan penyelidikan dari penggerebekan markas judol yang melibatkan 321 WNA.
Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra bilang keempat WNI itu memiliki peran penting dalam operasional judol jaringan internasional tersebut.
Salah satunya atas nama MAP berperan sebagai admin keuangan yang merupakan bagian di bawah leader jaringan situs perjudian online. MAP turut ditangkap saat penggerebekan di Gedung Hayam Wuruk,”
ucap Wira saat konferensi pers di Mabes Polri, Jumat 26 Juni 2026.
Lalu pelaku BT bertugas mencari lokasi gedung untuk dijadikan markas operasional judol dan terpilih di gedung Hayam Wuruk Jakarta Barat.
Kemudian pelaku DFA menyiapkan rekening dan kartu ATM untuk diserahkan kepada pelaku MAP serta salah satu WN China yang ditetapkan sebagai buron inisial LTH. Sindikat judol itu juga memakai rekening DFA untuk transksi operasional judol.
Kemudian pelaku DA yang menyediakan kebutuhan finansial sindikat tersebut, mulai dari menyediakan kartu ATM, menukarkan aset dalam ke kripto. Termasuk mengurus izin tinggal para WNA yang merupakan operator judol.
Wira menambahkan, dari 312 WNA yang telah diamankan sebanyak 287 diantaranya telah ditetapkan sebagai tersangka, sementara sisanya masih dilakukan pendalaman.
Adapun rincian para tersangka tediri dari 76 WN China, tiga WN Laos, dua WN Malaysia, 15 WN Myanmar. Kemudian enam WN Thailand, dan 185 WN Vietnam.
Kata dia, sindikat itu dijalankan oleh 175 costumer service, 10 programmer atau IT, 27 admin marketing, 22 admin operasional, dan 44 bertugas mendukung aktivitas jaringan tersebut.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat melanggar Pasal 426 dan/atau Pasal 607 juncto Pasal 20 dan/atau Pasal 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.


























