Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi mulai manuvernya melakukan safari politik keliling nusantara. Lampung jadi daerah pertama yang didatangi eks Wali Kota Solo itu.
Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga menilai safari politik Jokowi tentu dimaksudkan untuk mendongkrak elektoral Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep.
Tak hanya itu, Jokowi juga dinilai ingin membesarkan elektoral putra sulungnya yang kini menjabat Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka.
Hal itu dilakukan Jokowi untuk menjaga kesinambungan trah Jokowi dalam politik nasional,”
kata Jamil kepada Owrite, Senin, 29 Juni 2026.
Masyarakat Sudah Jenuh
Namun jika melihat kunjungan Jokowi di Lampung, harapan itu tampaknya terlalu muluk. Sebab, ia menilai selama di Lampung tak terlihat antusias masyarakat setempat menyambut kedatangan Jokowi.
Sambutan masyarakat Lampung kepada Jokowi praktis tak terlihat. Masyarakat pada umumnya tetap melaksanakan rutinitas kesehariannya,”
jelas eks Dekan FIKOM IISIP itu.
Menurut dia, kondisi itu bertolak belakang dengan dukungan masyarakat Lampung terhadap Jokowi dalam kontestasi Pilpres 2019. Ia mengatakan di 2019, ada 59,71 persen warga Lampung yang punya hak pilih mencoblos Jokowi.
Bagi dia, banyaknya warga Lampung yang memilih Jokowi di 2019 tak sebanding dengan sambutan yang diterimanya saat safari politik.
Bahkan ada sebagian emak-emak yang demo untuk menolak kedatangan Jokowi di Lampung,”
ujar Jamil.
Jamil mengatakan, dengan dinamika itu maka figur Jokowi kini bukan seperti era sebelumnya.
Hal itu mengindikasikan kedikdayaan Jokowi saat ini memang sudah pudar. Jokowi bukan lagi sosok yang dikagumi. Trust terhadap Jokowi tampaknya sudah pudar,”
tutur Jamil.
Maka itu, ia menilai Jokowi bukan lagi magnet politik yang bisa ‘menghipnotis’ masyarakat untuk mengikuti kehendaknya.
“Jokowi sudah seperti layaknya warga biasa, yang tidak punya power politik,”
ujar Jamil.
Peluang PSI Kecil
Lebih lanjut, ia memprediksi dengan berharap Jokowi bisa membantu mengantarkan PSI ke Senayan 2029 maka peluangnya relatif kecil. Menurutnya, PSI bisa jadi nantinya hanya akan menerima kekecewaan.
Hal yang sama juga berpeluang akan dialami Gibran. Safari politik Jokowi di Lampung yang disambut dingin warga, kiranya akan sulit mendongkrak elektoral Gibran,”
tutur Jamil.
Jamil menyampaikan manuver Jokowi dalam safari ibarat ‘berjudi’ dalam politik.
Karena itu, safari politik Jokowi layaknya seperti berjudi. Jokowi melakukan hal itu penuh spekulasi demi memenuhi hasrat politiknya,”
ujar Jamil.
Dia justru menilai, Jokowi bisa jadi nantinya seperti lebih besar pasak daripada tiang. Jamil menyebut kalau ini terjadi maka ambisi politik Jokowi bisa jadi lebih besar daripada perolehan elektoral PSI dan Gibran.
Hal itu kiranya dapat menamatkan trah Jokowi dalam politik nasional,”
kata Jamil.
Ditolak Warga
Jokowi kembali jadi sorotan karena melakukan safari politik bareng PSI di Lampung, pada Sabtu, 27 Juni 2026. Safari politik bahkan diwarnai penolakan sebagian warga yang tak ingin Jokowi datang ke Lampung.
Jokowi percaya diri PSI bakal jadi partai besar dan masuk Senayan di Pemilu 2029. Ia mengatakan demikian saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Bandar Lampung di Pondok Rimbawan, Bandar Lampung.
Diungkapkannya, target PSI di 2029 bukan target yang kecil. Ditegaskan Jokowi, ada angka yang tidak kecil dan bisa diraih PSI untuk 2029.
Masuk Senayan itu insyaallah masuk, percaya saya. Tetapi, angka yang kita targetkan itu angka yang tidak kecil,”
kata Jokowi di Lampung, Sabtu, 27 Juni 2026.
Juru Bicara sekaligus Ketua DPP PSI Bestari Barus merespons soal aksi penolakan warga di Lampung saat safari politik pertama Jokowi. Dia menghormati sebagian warga yang menolak kedatangan Jokowi.
Menurut Bestari kedatangan Jokowi bersama elite PSI dalam safari politik karena ada aspirasi warga Lampung. Ia menyampaikan safari politik Jokowi akan terus dilakukan ke daerah lain sesuai agenda.
Ya, itu hak sebagian warga kan (menolak). Ada juga banyak yang antusias menyambut pak Jokowi. Lampung dipilih karena ada aspirasi dan sudah jadi agenda safari,”
ujar Bestari, Minggu, 28 Juni 2026























