Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 29 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Kebijakan ESDM Pangkas Batu Bara Bisa Buat Industri Tambang Lumpuh, Risiko PHK Tinggi
Ekonomi Bisnis

Kebijakan ESDM Pangkas Batu Bara Bisa Buat Industri Tambang Lumpuh, Risiko PHK Tinggi

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Juni 29, 2026 3:59 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Ilustrasi produksi batu bara RI. (Sumber: Dok. ESDM)
Ilustrasi produksi batu bara RI. (Sumber: Dok. ESDM)
SHARE

Kebijakan pemerintah memangkas kuota produksi batu bara pada 2026 dinilai berpotensi menekan industri pertambangan, bahkan memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) jika perusahaan tidak lagi mampu menjaga skala ekonomi produksinya.

Daftar isi Konten
  • Diprotes Pelaku Usaha Tambang
  • Satgas Pengadaan Batu Bara Atasi Pasokan

Direktur Eksekutif NEXT Indonesia Center Christiantoko mengatakan pembatasan produksi dilakukan pemerintah melalui mekanisme persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) dengan alasan menjaga harga pasar, mengamankan cadangan energi nasional, serta mencegah kelebihan pasokan.

Selain itu, pembatasan produksi juga berpotensi memengaruhi pasokan batu bara domestik, termasuk untuk PT PLN (Persero).

Baca juga:
Bukan Karena Gas Langka! Bahlil Bongkar Alasan Harga LNG Industri… Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membeberkan alasan pemerintah…
Gas Industri Akhirnya Murah Cegah PHK, Bahlil: Harga LNG Turun… Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia resmi menurunkan harga…
Ekonom Desak Audit PLN, Jangan Cuma Bilang Stok Batu Bara… Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat mendesak…
  • Bukan Karena Gas Langka! Bahlil Bongkar Alasan Harga LNG Industri Diskon Jadi…
  • Gas Industri Akhirnya Murah Cegah PHK, Bahlil: Harga LNG Turun ke US$13…
  • Ekonom Desak Audit PLN, Jangan Cuma Bilang Stok Batu Bara RI Aman

ESDM memangkas kuota produksi nasional menjadi sekitar 600 juta ton pada tahun 2026, turun dari realisasi pada 2025 yang hampir mencapai 800 juta ton. Pemangkasan ini bervariasi antara 40 persen hingga 70 persen per perusahaan,”

kata Christiantoko pada Owrite, Senin, 29 Juni 2026.
Produksi batu bara. (Sumber: Dok. ESDM)
Produksi batu bara. (Sumber: Dok. ESDM)

Diprotes Pelaku Usaha Tambang

Menurut dia, kebijakan tersebut menuai keberatan dari kalangan pelaku usaha pertambangan. Sebab, penurunan volume produksi dinilai membuat skala ekonomi perusahaan terganggu.

Tentu saja banyak perusahaan menjerit. Salah satu alasan mereka, hal ini membuat skala ekonomi produksi tidak seimbang sehingga berisiko terjadinya PHK,”

ujarnya.

Di sisi lain, Christiantoko menilai kenaikan harga batu bara di pasar global justru menciptakan insentif bagi produsen untuk memaksimalkan penjualan ke luar negeri. Kondisi itu dinilai dapat menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga pasokan batu bara untuk kebutuhan dalam negeri.

Selama harga batu bara di pasar global tinggi dan produksi dalam negeri dikurangi, maka selalu akan ada kecenderungan atau potensi untuk melakukan penjualan ke luar negeri karena lebih menguntungkan,”

jelasnya.

Satgas Pengadaan Batu Bara Atasi Pasokan

Meski demikian, ia mengatakan pemerintah telah membentuk satuan tugas (satgas) pengadaan batu bara untuk PLN guna memastikan pasokan bagi pembangkit listrik tetap terjaga.

Christiantoko berharap langkah tersebut dapat menjaga keseimbangan antara keberlangsungan industri pertambangan, keamanan pasokan energi nasional, dan kepentingan kelistrikan dalam negeri.

Baca juga:
Batu Bara RI Tembus 790 Juta Ton Tapi Masih Byarpet:… Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat mengkritisi…
Siasat Bahlil Pangkas Impor Bensin 20 Juta KL: Siap-Siap Kendaraan… Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal menerapkan program bioetanol E20…
'Diserempet' Mobil China, Volkswagen Cetak Rekor Bakal PHK 100 Ribu… Produsen mobil terbesar di Jerman, Volkswagen alias VW, berencana memutus hubungan kerja…
  • Batu Bara RI Tembus 790 Juta Ton Tapi Masih Byarpet: Kenapa PLN…
  • Siasat Bahlil Pangkas Impor Bensin 20 Juta KL: Siap-Siap Kendaraan "Minum" E20…
  • 'Diserempet' Mobil China, Volkswagen Cetak Rekor Bakal PHK 100 Ribu Karyawan
Tag:Batu baraESDMindustri tambangPembangkit ListrikPHKPLNRKAB
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prosesi Adat Jokowi Injak Kepala Kerbau Tuai Tafsir, Pengamat: Perang Politik Lawan PDIP!
By Rahmat Tunny
Presiden ke-7 RI Joko Widodo menginjak kepala kerbau saat menghadiri prosesi adat di Lampung. (Sumber: Istimewa)
1
‘Magnet’ Politik Jokowi Sudah Luntur, Safari di Lampung jadi Alarm untuk PSI dan Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi bersama PSI safari politik di Lampung. (Foto: IG PSI).
2
Malam Reuni Bareng SBY-JK, Pagi Roy Suryo Langsung Jalani Sidang Gugat Kapolda Metro Jaya
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo gugat Kapolda Metro dan Jaksa Agung terkait penangkapan paksa dirinya kasus pencemaran nama baik Presiden Ke-7 Joko Widodo ke PN Jaksel.
3
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Telan 1.300 Nyawa, WHO Sebut Ancaman Belum Berakhir
By Ani Ratnasari
Ilustrasi cuaca panas ekstrem di Eropa.
4
RUU Keamanan Siber Mulai Dibahas, DPR Akui Banyak Celah Berbahaya
By Rika Pangesti
Gedung DPR/MPR RI.
5

BERITA LAINNYA

Proyeksi produksi beras meningkat
Ekonomi Bisnis

RI Mau Ekspor 10 Ribu Ton Beras ke Singapura? Begini Ceritanya

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berencana mengekspor 10 ribu ton beras…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
9 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Usai Tragedi Maut Bekasi, Purbaya: Kemenhub Belum Minta Anggaran Perlintasan Kereta

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima permintaan resmi dari Kementerian…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
30 menit lalu
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (5/5/2026). (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/hma)
Ekonomi Bisnis

Rupiah ‘Berotot’ di Level Rp17.876, Tapi Terancam Loyo Dibayangi Eskalasi AS-Iran

Rupiah dibuka menguat pada perdagangan Senin, 29 Juni 2026. Nilai tukar 'berotot'…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
1 jam lalu
Ilustrasi Petugas PT Pertamina Gas Negara (PGN) melakukan pengecekan stasiun pengaturan tekanan gas jaringan gas.
Ekonomi Bisnis

Pasokan Gas Industri Bermasalah, Stabilitas Ekonomi RI Diuji Ketidakpastian Global

Pemerintah mengakui persoalan pasokan gas untuk industri masih jadi pekerjaan rumah yang…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up