Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 30 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Beraksi 5 Tahun, Pria di Singapura Tipu Puluhan Siswa Modus Proyek Sekolah Palsu
Internasional

Beraksi 5 Tahun, Pria di Singapura Tipu Puluhan Siswa Modus Proyek Sekolah Palsu

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Juni 30, 2026 5:46 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Ilustrasi Tisu Toilet
Ilustrasi Tisu Toilet (Foto: Pexels/ Алексей Вечерин)
SHARE

Seorang pria asal Singapura bernama Chew Jun Yang (36) dijatuhi hukuman penjara selama enam tahun satu bulan setelah terbukti menipu puluhan siswa sekolah menengah dengan modus proyek sekolah palsu.

Selama sekitar lima tahun, tepatnya sejak 2018 hingga 2023, ia menyamar sebagai teman sekolah korban untuk mendapatkan data pribadi dan rekaman yang kemudian digunakan demi kepuasan seksualnya.

Dilansir dari Channel News Asia, Chew mengaku bersalah atas 11 dakwaan, termasuk penggunaan identitas orang lain untuk menipu korban, mengirim pesan bermuatan seksual demi kepuasan seksualnya, memberikan zat yang membuat korban sakit, serta menipu korban agar membuat dan mengirim rekaman intim.

Selain itu, hakim juga mempertimbangkan 17 dakwaan lainnya saat menjatuhkan vonis. Jaksa sebelumnya menuntut Chew dihukum penjara antara enam tahun empat bulan hingga tujuh tahun satu bulan, tetapi hakim akhirnya menjatuhkan hukuman enam tahun satu bulan penjara.

Baca juga:
Akibat Ekonomi Lesu Aksi Kriminal Menggila, Aparat Diminta Tak Tinggal… Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) menyoroti meningkatnya angka kriminalitas jalanan di sejumlah daerah. …
'Ekonomi Alternatif': Mengapa Anak Muda Rentan Terjerumus Komplotan Begal? Publik resah lantaran marak begal beberapa waktu belakangan. Faktor ekonomi diduga menjadi…
Orang Tua Wajib Tahu! Ini 3 Modus Kejahatan Seksual Anak… Perkembangan internet memang bawa banyak manfaat, tetapi juga menyimpan ancaman yang tak…
  • Akibat Ekonomi Lesu Aksi Kriminal Menggila, Aparat Diminta Tak Tinggal Diam
  • 'Ekonomi Alternatif': Mengapa Anak Muda Rentan Terjerumus Komplotan Begal?
  • Orang Tua Wajib Tahu! Ini 3 Modus Kejahatan Seksual Anak di Internet

Pengadilan mengungkap, setidaknya ada 30 siswa sekolah menengah yang menjadi korban Chew. Ia menghubungi korban melalui WhatsApp dan mengaku sebagai teman semasa sekolah dasar agar korban percaya dan mau menuruti permintaannya.

Setelah berhasil mendapatkan kepercayaan korban, Chew mulai meminta data pribadi, seperti nama, usia, tinggi badan, berat badan, sekolah, hingga foto.

Memberikan Informasi Pribadi

Sedikitnya ada 19 korban yang memberikan informasi pribadi, sementara ada juga 10 korban yang mengirimkan foto kepada pelaku.

Modus yang digunakan Chew yaitu ia mengaku sedang mengerjakan proyek penelitian tentang kesehatan dan sistem pencernaan. Alasan itu dipakai untuk membujuk korban mengikuti berbagai permintaannya.

150 WNI di Malaysia Terancam Hukuman Mati Terkait Kasus Narkoba

Korban diminta menceritakan pengalaman saat mengalami keracunan makanan atau gangguan pencernaan. Mereka juga diminta mengirim rekaman suara maupun video yang diketahui digunakan untuk kepentingan seksual pelaku.

Dalam salah satu kasus, Chew juga mengirimkan beberapa paket berisi berbagai zat kepada seorang siswa. Ia kemudian meminta korban untuk mengkonsumsinya saat melakukan panggilan video hingga akhirnya mengalami muntah dan diare.

Setelah itu, korban diminta menceritakan kondisi yang dialaminya. Korban baru sadar telah ditipu, setelah bertemu dengan teman sekolah yang identitasnya dipakai oleh Chew.

Meski sempat meminta agar tidak dilaporkan ke polisi, kasus tersebut akhirnya tetap terbongkar. Chew bahkan kembali mencari korban baru dengan meminta korban lama mengajak teman-temannya ikut dalam proyek palsu tersebut.

Tak hanya itu, Chew juga menyusup ke grup percakapan gim daring dengan menyamar sebagai pelajar.

Dari sana, ia mendekati seorang siswa, meminta foto teman-teman sekelasnya, lalu mengarahkan percakapan ke arah seksual hingga memperoleh video dari korban.

Polisi pertama kali menyita ponsel Chew pada April 2020 dan menemukan percakapan pelecehan seksual.

Meski sedang menjalani proses hukum, ia tetap mengulangi perbuatannya hingga akhirnya ditangkap kembali pada September 2023.

Saat penangkapan terakhir, polisi menemukan 19 rekaman korban remaja di ponsel Chew. Rekaman tersebut dikumpulkan melalui berbagai modus yang dijalankannya selama bertahun-tahun.

Laporan Institute of Mental Health (IMH) pada Juli 2025 menyebut Chew didiagnosis mengalami gangguan fetishistik. Namun, hakim menilai kondisi tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk meringankan hukuman karena pelaku sadar bahwa tindakannya melanggar hukum.

Jaksa juga mengungkap bahwa Chew merupakan residivis. Pada 2015, ia pernah dipenjara selama tiga tahun atas kasus serupa, tetapi kembali mengulangi perbuatannya setelah bebas.

Tag:Kejahatan SeksualKriminalitasPengadilan SingapuraPenipuan Remaja
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Comeback Gila Brasil! Jepang Dipukul KO Lewat Gol Telat Martinelli, Tiket 16 Besar Aman
By Hadi Febriansyah
Gabirel Martineli jadi pembeda Brasil lawan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026 (Foto: Dok. FIFA)
1
PSI Bantah ‘Magnet’ Jokowi Sudah Luntur: Lucu Aja Pengamat, Gak Apple to Apple
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Jokowi di Lampung. (Foto: ANTARA FOTO/Ardiansyah).
2
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara Kasus Chromebook
By Rahmat Baihaqi
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim (tengah) didampingi para pendukung saat memasuki Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026).
3
Jelang Putusan: 177 Hari Berkutat di Sidang Chromebook, Nadiem Makarim Sentil Sistem Hukum Nasional
By Rahmat Baihaqi
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim selesai membacakan duplik saat sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
4
Panas! PSI Sindir PDIP Tak Punya Hak Ceramahi soal Dinasti Politik, Ini Alasannya
By Rahmat Tunny
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri saat peresmian renovasi Istana Gebang dan patung Bung Karno di Kota Blitar, Jawa Timur, Senin, 15 Juni 2026.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Terungkap! Pejabat Trump Diam-diam Bertemu Petinggi Hamas, Ada Misi Besar di Baliknya

Pejabat senior dalam pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump disebut mengadakan…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
5 jam lalu
Ilustrasi situasi di Gaza
Internasional

Israel Bongkar Rencana Relokasi Warga Gaza, Mossad Disebut Sudah Turun Tangan

Menteri Inovasi, Sains, dan Teknologi Israel Gila Gamliel mengatakan sudah mengajukan rencana…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
6 jam lalu
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: X/@WhiteHouse)
Internasional

Trump Kirim Utusan ke Doha, Klaim Iran Siap Bertemu Meski Teheran Membantah

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim bahwa Iran ingin minta pertemuan…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
11 jam lalu
Ilustrasi cuaca panas ekstrem di Eropa.
Internasional

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Telan 1.300 Nyawa, WHO Sebut Ancaman Belum Berakhir

World Health Organization (WHO) melaporkan gelombang panas ekstrem yang melanda sebagian besar…

Ani RatnasariHardani Triyoga
By
Ani Ratnasari
Hardani Triyoga
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up