Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan gencatan senjata antara Iran dan AS resmi berakhir. Trump mengecam Iran setelah serangan yang kembali meningkat.
Dia pun melempar sinyal kuat kemungkinan meningkatnya permusuhan besar antara AS dan Iran. Ia bilang Iran sampah yang dipimpin figur kejam dan bengis.
Saya rasa (gencatan senjata) ini sudah berakhir. Mereka sampah. Mereka orang-orang sakit. Mereka dipimpin oleh orang-orang sakit, dan mereka orang-orang yang kejam dan bengis,”
kata Trump dikutip dari Washington Post, Rabu, 8 Juli 2026.
Trump menyampaikan demikian dalam pertemuan dengan para pemimpin NATO. Pertemuan itu setelah pasukan AS melancarkan lebih dari 80 serangan balasan terhadap Iran.
Serangan AS itu diklaim Trump sebagai tanggapan atas serangan Iran terhadap kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz.
Trump mengatakan bahwa Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sudah menargetkan 85 fasilitas militer AS termasuk di Bahrain dan Kuwait. Dia menyebut berurusan dengan Iran hanya membuang waktu.
Mereka pembohong. Ada yang salah dengan mereka. Mereka gila. Sejauh yang saya ketahui, ini sudah berakhir,”
lanjut Trump.
Trump melanjutkan bahwa pembicaraan dengan Iran bisa dilanjutkan. Namun, ia sangat skeptis bahwa pembicaraan tersebut akan produktif.
Saya akan membiarkan para negosiator hebat kita terus berbicara jika mereka mau, tetapi saya tidak melihat kemungkinan itu,”
ujar Trump.
Sebagai informasi, pada Juni lalu, AS dan Iran mencapai kesepakatan peta perdamaian awal untuk membuka kembali Selat Hormuz bagi lalu lintas pelayaran. Pembahasan itu salah satunya terkait isu nuklir yang lebih pelik dan kemungkinan pencabutan sanksi AS terhadap Teheran.
Namun, kesepakatan sementara itu tampaknya buyar kurang dari 60 hari yang dialokasikan para negosiator untuk mencapai kesepakatan yang lebih tahan lama.
Trump juga sebelumnya telah menyampaikan harapan bahwa negosiasi akan mengarah pada kontrol ketat terhadap program nuklir Iran. Namun, permusuhan yang kembali memanas.























