Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan biodiesel B50 telah melalui serangkaian uji coba pada berbagai jenis kendaraan, termasuk mobil mewah seperti Mercedes-Benz. Hasil pengujian selama enam bulan itu menunjukkan kualitas B50 lebih baik dibandingkan B40.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pengujian tidak hanya dilakukan pada kendaraan penumpang, tetapi juga kereta api, bus, hingga kapal untuk memastikan kesiapan implementasi B50 secara nasional.
Ini tesnya enam bulan. Jadi kereta api, mobil, mobil Mercedes pun dites, Pak, bus. Tidak hanya Toyota, Mercedes pun oke. Jadi ini dari Asia sampai Eropa semua kita bikin,”
kata Bahlil dalam acara Peluncuran B50 melalui akun Youtube resmi Kementerian ESDM, Kamis, 9 Juli 2026.
Performa B50 Lebih Baik dari B40


Selain itu, Menteri ESDM juga mengatakan hasil uji coba menunjukkan performa B50 lebih baik dibandingkan B40. Salah satu indikatornya adalah umur pakai filter bahan bakar yang lebih panjang.
Alhamdulillah hasil tesnya ternyata kualitas B50 jauh lebih baik daripada B40. Kalau B40 filter-nya diganti pada ukuran 10.000 sampai dengan 20.000 kilometer. Nah untuk B50, ada yang 40.000 belum diganti filter-nya,”
ujar Bahlil.
Ia menilai hasil tersebut menjadi bukti bahwa peningkatan kadar biodiesel hingga 50 persen tidak menurunkan kualitas bahan bakar maupun performa kendaraan.
Pemerintah pun optimistis implementasi B50 dapat diterapkan dalam waktu dua bulan di berbagai sektor transportasi dan industri.






















