Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 16 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Perceraian di Indonesia Tembus 438 Ribu Kasus pada 2025, Pakar Ungkap Penyebabnya
Nasional

Perceraian di Indonesia Tembus 438 Ribu Kasus pada 2025, Pakar Ungkap Penyebabnya

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Juli 16, 2026 7:38 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Ilustrasi Pengadilan Agama Cibinong
Ilustrasi Pengadilan Agama Cibinong (Foto: screenshot youtobe pa-cibinong.go.id)
SHARE

Angka perceraian di Indonesia kembali meningkat sepanjang 2025. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah perceraian naik dari 394.608 kasus pada 2024 menjadi 438.168 kasus pada 2025, atau meningkat sekitar 11 persen dalam satu tahun. Kenaikan ini terjadi di tengah tingginya angka pernikahan yang mencapai sekitar 1,48 juta pasangan sepanjang 2025.

Daftar isi Konten
  • Perselisihan dan Pertengkaran
  • Pelatihan Komunikasi bagi Pasangan

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menilai lonjakan perceraian tidak bisa dipandang hanya sebagai persoalan rumah tangga atau menurunnya komitmen masyarakat terhadap pernikahan.

Menurutnya, peningkatan kasus perceraian merupakan gejala sosial yang menunjukkan masih lemahnya dukungan negara terhadap ketahanan keluarga.

Perceraian memang keputusan personal, tetapi peningkatan kasus secara nasional adalah gejala sosial. Di belakang konflik suami istri terdapat tekanan ekonomi, ketidakpastian kerja, utang rumah tangga, ketimpangan beban pengasuhan, kekerasan, perjudian, serta lemahnya dukungan negara terhadap keluarga,”

ujar Achmad.

Ia mengatakan tingginya angka perceraian bukan sekadar persoalan moral atau kemampuan pasangan menjaga komunikasi. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan belum hadirnya kebijakan keluarga yang komprehensif.

Negara aktif mencatat pernikahan dan memproses perceraian, tetapi sering tidak hadir pada masa paling rentan di antara keduanya,”

katanya.

Perselisihan dan Pertengkaran

Berdasarkan data BPS, sekitar 64 persen perceraian pada 2025 disebabkan perselisihan dan pertengkaran terus-menerus.

Baca juga:
Skema Kopdes Merah Putih Disarankan Dievaluasi, Jangan Cuma Kejar Jumlah The Indonesian Institute (TII) menilai implementasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau…
Kopdes Merah Putih Berpotensi jadi Proyek Kekuasaan, Desa Bisa Terjebak… Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhamad Isnur, mengkritik pelaksanaan…
Pertamina Buka Suara soal Sopir Truk Minyak Dipecat Lalu Digantikan… Isu viral soal sopir truk tangki Pertamina yang dipecat lalu digantikan personel…
  • Skema Kopdes Merah Putih Disarankan Dievaluasi, Jangan Cuma Kejar Jumlah
  • Kopdes Merah Putih Berpotensi jadi Proyek Kekuasaan, Desa Bisa Terjebak Beban Fiskal
  • Pertamina Buka Suara soal Sopir Truk Minyak Dipecat Lalu Digantikan TNI

Sementara itu, faktor ekonomi menjadi penyebab lebih dari 105 ribu kasus perceraian. Selain itu, terdapat kasus akibat salah satu pihak meninggalkan pasangan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga perjudian.

Namun, Achmad menilai kategori “perselisihan dan pertengkaran terus-menerus” tidak selalu menggambarkan akar persoalan.

Menurutnya, konflik rumah tangga sering kali dipicu oleh masalah lain, seperti kehilangan pekerjaan, penghasilan yang tidak menentu, utang termasuk pinjaman daring, perselingkuhan, kecanduan judi daring, hingga pembagian kerja domestik yang tidak seimbang.

Ketika beragam persoalan dimasukkan ke dalam satu kategori besar, pemerintah kehilangan kemampuan merancang intervensi yang tepat,”

ujarnya.

Achmad menjelaskan banyak pasangan muda saat ini membangun rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti.

Sebagian besar bekerja di sektor informal, berstatus kontrak, atau bergantung pada pendapatan harian, sementara harus menghadapi biaya kebutuhan hidup, pendidikan, kesehatan, hingga pengasuhan anak tanpa perlindungan sosial yang memadai.

Pelatihan Komunikasi bagi Pasangan

Karena itu, ia menilai solusi atas tingginya angka perceraian tidak cukup hanya melalui pelatihan komunikasi bagi pasangan.

Komunikasi tidak dapat menggantikan pekerjaan layak, pendapatan stabil, rumah terjangkau, layanan penitipan anak, dan perlindungan sosial,”

katanya.

Di sisi lain, Laporan Tahunan Mahkamah Agung 2025 menunjukkan sekitar 78 persen perkara perceraian di Pengadilan Agama merupakan cerai gugat yang diajukan oleh istri.

Menurut Achmad, kondisi tersebut bukan karena perempuan semakin mudah mengakhiri pernikahan, melainkan menunjukkan meningkatnya kesadaran hukum dan keberanian perempuan keluar dari hubungan yang tidak aman, termasuk yang diwarnai kekerasan atau penelantaran.

Ia menegaskan kebijakan untuk menekan angka perceraian tidak boleh berubah menjadi tekanan agar perempuan mempertahankan rumah tangga dalam kondisi yang merugikan. Keselamatan korban, terutama dalam kasus KDRT, harus tetap menjadi prioritas.

Angka Perceraian Meledak, Bonus Demografi Bisa Berubah Jadi Beban Nasional

Achmad juga menilai program bimbingan perkawinan bagi calon pengantin yang dijalankan Kementerian Agama merupakan langkah positif, tetapi belum cukup.

Menurutnya, negara perlu menghadirkan pendampingan sepanjang siklus kehidupan keluarga, mulai dari layanan konseling, pengelolaan keuangan, kesehatan mental, pengasuhan anak, hingga deteksi dini kekerasan dalam rumah tangga.

Selain itu, ia mendorong pemerintah memperkuat perlindungan bagi anak setelah perceraian, termasuk melalui mekanisme yang memastikan pembayaran nafkah berjalan efektif.

Ketahanan keluarga tidak cukup dibangun lewat nasihat moral. Dibutuhkan pekerjaan yang layak, perlindungan sosial, layanan pengasuhan, konseling profesional, perlindungan dari kekerasan, serta penegakan nafkah pascaperceraian. Keluarga memang dibangun oleh pasangan, tetapi lingkungan yang menentukan apakah keluarga dapat bertahan juga dibentuk oleh kebijakan negara,”

tutupnya.

Tag:Angka Perceraian MeningkatKasus PerceraianPenyebab PerceraianPerceraian di Indonesia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Tangis Inggris Pecah! Argentina Menang Dramatis 2-1 dan Tantang Spanyol di Final
By Hadi Febriansyah
Pemain Timnas Argentina melakukan comeback di menit akhir dengan mengalahkan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026.
1
PDIP Curiga Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun, Jawaban Menkop Bikin Kaget
By Natania Longdong
Menteri Koperasi Fery Juliantono saat Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR.
2
Tiga Sprindik Versi Kejagung, Eks Jampidsus Febrie Belum Lepas dari Status Tersangka
By Rahmat Baihaqi
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka baru kasus korupsi MBG di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
3
Prabowo Beri Ultimatum 1 Bulan ke BGN, MBG Wajib Berbenah dan Harus Tepat Sasaran
By Rika Pangesti
Petugas di SPPG saat menyiapkan menu MBG. (Sumber: Dok. BGN)
4
Bukan Karena Tak Ada Stok, Ini Penyebab BBM Langka di Sumut yang Picu Kepanikan
By Natania Longdong
Pertamina menambah stok BBM ke sejumlah SPBU di Sumatera Utara. (Sumber: Pertamina)
5

BERITA LAINNYA

Gedung Koperasi Merah Putih Kelurahan Baruga yang telah rampung dibangun di Kendari, Sulawesi Tenggara
Nasional

Skema Kopdes Merah Putih Disarankan Dievaluasi, Jangan Cuma Kejar Jumlah

The Indonesian Institute (TII) menilai implementasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Pertemuan Komisi XII DPR dan Pertamina Patra Niaga, 16 Juli 2026, di gedung DPR.
Nasional

Pertamina Buka Suara soal Sopir Truk Minyak Dipecat Lalu Digantikan TNI

Isu viral soal sopir truk tangki Pertamina yang dipecat lalu digantikan personel…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
3 jam lalu
Koperasi Desa Merah Putih
Nasional

Kopdes Merah Putih Berpotensi jadi Proyek Kekuasaan, Desa Bisa Terjebak Beban Fiskal

Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhamad Isnur, mengkritik pelaksanaan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
Kobaran api.
Nasional

Duar! Puspalad Madiun Meledak, 1 Prajurit Meninggal

Satu prajurit TNI meninggal dan lainnya luka akibat ledakan Gudang Pusat Munisi…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up