Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok pada pembukaan perdagangan Jumat pagi, 17 Juli 2026. IHSG diperdagangkan melemah sebesar 0,32 persen ke level 6.088.
Nilai transaksi IHSG sebesar Rp585,5 miliar, dengan melibatkan 1,1 miliar saham dalam 121,9 ribu kali transaksi. Sebanyak 220 saham turun, 241 tidak bergerak, dan 193 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG akan mengalami pelemahan pada perdagangan hari ini setelah sebelumnya ditutup menguat 1,1 persen.
IHSG berpotensi koreksi hari ini,”
kata Fanny dalam risetnya, pada Jumat, 17 Juli 2026.
Saham Asia Bervariasi
Fanny mengatakan bursa saham Asia ditutup bervariasi pada perdagangan Kamis, 16 Juli 2026. Kondisi ini karena aksi jual saham Chip picu volatilitas pasar.
Bursa saham Asia ditutup bervariasi pada perdagangan Kamis, 16 Juli dengan saham Korea Selatan menjadi penekan utama setelah aksi jual besar-besaran pada saham-saham semikonduktor menyebabkan pelemahan indeks KOSPI,”
jelas Fanny.
Adapun indeks KOSPI ditutup anjlok 6,4 persen. Di Taiwan, indeks saham ditutup relatif stagnan setelah sempat turun hingga 1,5 persen pada sesi perdagangan.
Lantas, untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 6.050 hingga 6.070. Sementara, level resist IHSG di kisaran 6.130 hingga 6.150.






















