Penyerang Real Madrid Kylian Mbappe kembali mengukir sejarah di panggung sepak bola dunia. Kapten Timnas Prancis itu sementara jadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Mbappe menggeser Lionel Messi dari posisi teratas meski gagal membawa Les Bleus meraih posisi ketiga usai kalah 4-6 dari Inggris. Dua gol yang dicetak Mbappe pada laga perebutan tempat ketiga membuat koleksi golnya di putaran final Piala Dunia bertambah menjadi 22 gol.
Catatan tersebut melampaui torehan Messi yang sebelumnya memimpin daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan 21 gol.
Mengutip dari Talk Sport, Minggu, 19 Juli 2026, persaingan kedua megabintang itu menjadi salah satu cerita terbesar sepanjang Piala Dunia 2026. Selain memburu gelar juara bersama negaranya masing-masing, Messi dan Mbappe juga terlibat dalam perebutan gelar Sepatu Emas sekaligus rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.
Lewati Rekor Legenda
Sebelum disalip Mbappe, Messi lebih dulu menorehkan sejarah dengan melewati rekor legenda Jerman, Miroslav Klose.
Kapten Argentina itu menyamai koleksi 16 gol Klose lewat hattrick ke gawang Aljazair. Lalu, memecahkan rekor melalui dua gol saat Argentina mengalahkan Austria 2-0.
Messi kemudian terus menambah pundi-pundi golnya sepanjang turnamen. Ia mencetak gol melalui tendangan bebas saat menghadapi Yordania, membobol gawang Tanjung Verde.
Lalu, kembali mencatatkan namanya di papan skor ketika Argentina menyingkirkan Mesir pada babak 16 besar.
Rangkaian gol itu membawa Messi mengoleksi 21 gol di Piala Dunia. Hal itu termasuk delapan gol yang dibukukannya sepanjang edisi 2026.
Namun, rekor tersebut akhirnya berpindah tangan kepada Mbappe. Kapten Prancis itu membuka turnamen dengan performa impresif melalui dua gol saat Les Bleus mengalahkan Senegal 3-1.
Penampilan tersebut sekaligus membuat bintang Real Madrid itu melampaui rekor Olivier Giroud sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Prancis.
Mbappe kemudian terus menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol ke gawang Irak, dua gol saat menghadapi Swedia. Lalu, masing-masing satu gol ke gawang Paraguay dan Maroko.
Satu Kesempatan
Puncaknya terjadi pada laga perebutan tempat ketiga melawan Inggris. Meski Prancis harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 4-6, Mbappe tetap menjadi sorotan berkat dua gol yang mengantarkannya mengoleksi 22 gol di Piala Dunia. Tambahan dua golnya itu memecahkan rekor milik Messi.
Meski demikian, persaingan keduanya belum sepenuhnya berakhir. Messi masih memiliki satu kesempatan untuk merebut kembali status pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Pemain 39 tahun itu perbesar peluang meraih Sepatu Emas saat memimpin Argentina menghadapi Spanyol pada partai final Piala Dunia 2026.
Dengan laga final yang masih tersisa, duel Messi dan Mbappe dalam perebutan rekor individu dipastikan jadi salah satu kisah paling menarik yang mewarnai penutupan Piala Dunia 2026.























