Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 21 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Air Kelapa vs Minuman Isotonik, Mana yang Lebih Baik untuk Mengganti Cairan Tubuh?
Kesehatan

Air Kelapa vs Minuman Isotonik, Mana yang Lebih Baik untuk Mengganti Cairan Tubuh?

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: Juli 20, 2026 1:40 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
20 jam lalu
Share
Kelapa muda
Kelapa muda (Foto: Dok. Unsplash/ Ivy Law)
SHARE

Saat berolahraga, bekerja di bawah terik matahari, dan saat sakit demam atau diare, tubuh kehilangan cairan dan elektrolit.

Daftar isi Konten
  • Air Kelapa, Minuman Isotonik Alami
  • Mengenal Istilah Minuman Isotonik
  • Perbedaan Air Kelapa dan Minuman Isotonik
  • Air Kelapa vs Minuman Isotonik, Mana yang Lebih Baik?
  • Baiknya Tidak Dikonsumsi Setiap Hari

Untuk menggantinya, banyak orang memilih minuman isotonik, tapi tidak sedikit juga yang mengandalkan air kelapa sebagai minuman alami kaya elektrolit.

Keduanya memang dapat membantu mengembalikan dehidrasi, tetapi memiliki kandungan dan fungsi yang berbeda.

Mana di antara air kelapa dan minuman isotonik yang lebih baik? Melansir dari laman Universitas IPB (21 Februari 2019), berikut penjelasannya.

Baca juga:
Penelitian Ungkap Makan Tomat Bisa Bantu Lindungi Kulit dari Sinar… Tomat tak hanya dikenal sebagai buah yang kaya nutrisi dan menyegarkan, tetapi…
Bersin Terus saat Bangun Tidur, Kenali Gejala Sinusitis dan Cara… Bersin yang terjadi saat pagi hari sering dianggap sebagai reaksi tubuh terhadap…
80 Persen Pasien Baru Terdiagnosis Stadium Lanjut, Kenali Gejala Kanker… Kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia. Data GLOBOCAN…
  • Penelitian Ungkap Makan Tomat Bisa Bantu Lindungi Kulit dari Sinar Matahari, Benarkah?
  • Bersin Terus saat Bangun Tidur, Kenali Gejala Sinusitis dan Cara Mengatasinya
  • 80 Persen Pasien Baru Terdiagnosis Stadium Lanjut, Kenali Gejala Kanker Sebelum Terlambat

Air Kelapa, Minuman Isotonik Alami

Air kelapa merupakan minuman alami yang biasa digunakan sebagai pelepas dahaga maupun pelengkap berbagai olahan pangan.

Salah satu kandungan utama air kelapa adalah kalium (potasium), yaitu mineral yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan, fungsi saraf, dan kerja otot.

Selain itu, air kelapa juga mengandung natrium, magnesium, kalsium, gula alami dalam jumlah kecil, serta sedikit protein. Berkat kandungan elektrolit tersebut, air kelapa sering disebut sebagai minuman isotonik alami.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa air kelapa dapat diformulasikan dengan tambahan sukrosa (gula) dan vitamin C (asam askorbat) untuk meningkatkan cita rasa, masa simpan, maupun nilai gizinya.

Mengenal Istilah Minuman Isotonik

Minuman isotonik adalah minuman yang dirancang untuk membantu menggantikan cairan, elektrolit, dan karbohidrat yang hilang melalui keringat. Minuman ini memiliki konsentrasi zat terlarut, seperti gula dan elektrolit, yang hampir sama dengan cairan tubuh sehingga dapat diserap dengan cepat.

Karena dirancang untuk kebutuhan tertentu, minuman isotonik umumnya lebih dianjurkan bagi orang yang berolahraga dengan intensitas tinggi atau melakukan aktivitas fisik dalam waktu lama. Meski mengandung elektrolit yang mirip dengan kandungan air kelapa, keduanya tidaklah sama.

6 Manfaat Konsumsi Kelapa Muda Bagi Kesehatan

Perbedaan Air Kelapa dan Minuman Isotonik

Meski sama-sama dapat membantu menghidrasi tubuh, air kelapa dan minuman isotonik memiliki perbedaan dari segi kandungan, proses pembuatan, hingga tujuan konsumsinya.

  • Sumber: Air kelapa merupakan minuman alami dari buah kelapa, sedangkan minuman isotonik dibuat dengan formulasi khusus.
  • Kandungan: Air kelapa kaya akan elektrolit alami, terutama kalium. Sementara itu, minuman isotonik umumnya mengandung natrium, kalium, dan karbohidrat dalam jumlah yang disesuaikan untuk membantu rehidrasi.
  • Tujuan konsumsi: Air kelapa cocok untuk membantu hidrasi sehari-hari atau setelah olahraga ringan. Sebaliknya, minuman isotonik lebih dianjurkan setelah olahraga berat atau aktivitas fisik berkepanjangan yang menyebabkan banyak kehilangan cairan dan elektrolit.

Air Kelapa vs Minuman Isotonik, Mana yang Lebih Baik?

Beberapa penelitian menemukan bahwa kemampuan air kelapa dalam membantu rehidrasi tidak berbeda jauh dengan minuman isotonik.

Meski demikian, karena kandungan natriumnya lebih rendah, air kelapa mungkin kurang optimal untuk menggantikan elektrolit yang hilang akibat keringat berlebih dibandingkan minuman isotonik.

Baiknya Tidak Dikonsumsi Setiap Hari

Air kelapa umumnya aman dikonsumsi setiap hari dalam jumlah yang wajar sebagai bagian dari pola makan seimbang, meski pada kondisi kesehatan tertentu tetap dibatasi karena mengandung gula alami.

Namun, minuman isotonik tidak dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari jika tidak disertai aktivitas fisik yang berat. Minuman ini umumnya mengandung gula dan natrium yang lebih tinggi dibandingkan air putih. Karena itu, minuman isotonik sebaiknya dikonsumsi sesuai kebutuhan, misalnya setelah olahraga intensitas tinggi.

Jika tidak melakukan olahraga berat atau mengalami kehilangan cairan yang signifikan, mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup umumnya sudah memadai untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Tag:Air Kelapacairan tubuhDehidrasiKesehatanMunuman Isotonik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Kontroversi Dody Hanggodo Bergulir, Elite Demokrat: Menteri Bertanggung Jawab ke Presiden
By Hardani Triyoga
Menteri PU Dody Hanggodo (kanan) meninjau Jembatan Enang-Enang di Desa Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
1
Diduga Gelapkan Fee Rp3,2 M Milik Hotman Paris, Mengapa Keponakannya Nekat Akhiri Hidup?
By Rahmat Baihaqi
Sebuah bangunan puluhan lantai di perkotaan.
2
Ucapan Hotman Dinilai Berlebihan, Ketum LAKI Dukung Wartawan Tempuh Jalur Hukum
By Rahmat Tunny
Pengacara Hotman Paris Hutapea (tengah) berjalan memasuki Gedung Bundar saat tiba di Kejaksaan Agung, Jakarta.
3
Jejak Law Firm Diduga Afiliasi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Terungkap, Kantor Lama Tinggalkan Permata Hijau
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi korupsi
4
APBN Semester I-2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya Klaim Masih Bagus
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTA (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
5

BERITA LAINNYA

Makanan sarapan pagi
Kesehatan

Rutin Sarapan Bantu Metabolisme dan Fokus Lebih Stabil, Benarkah?

Sarapan sering disebut sebagai waktu makan paling penting dalam sehari. Tanpa disadari,…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Ilustrasi tomat. (Foto: Pixellab).
Kesehatan

Penelitian Ungkap Makan Tomat Bisa Bantu Lindungi Kulit dari Sinar Matahari, Benarkah?

Tomat tak hanya dikenal sebagai buah yang kaya nutrisi dan menyegarkan, tetapi…

Hilwa UrwatulHardani Triyoga
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Warga menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 pada babak semi final antara Spanyol melawan Prancis di kawasan Pasar Klandasan, Balikpapan, Kalimantan Timur
Kesehatan

Tiga Tips Begadang Nonton Final Piala Dunia 2026 ala Menkes Budi Gunadi Sadikin, Biar Tetap Fit

Gelaran final Piala Dunia 2026 akan berlangsung pada Senin, 20 Juli 2026…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
5 hari lalu
Ilustrasi penyakit Kanker
Kesehatan

80 Persen Pasien Baru Terdiagnosis Stadium Lanjut, Kenali Gejala Kanker Sebelum Terlambat

Kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia. Data GLOBOCAN…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
5 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up