Eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang dipastikan tetap menjabat sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero) meski mengundurkan diri dari kursi Kepala BGN untuk menjalani pengobatan di luar negeri. Jabatan komisaris tersebut tidak terdampak oleh pengunduran dirinya dari BGN.
Sementara itu, berdasarkan informasi pada laman resmi PT Pertamina (Persero), Nanik Sudaryati Deyang masih tercatat sebagai Komisaris PT Pertamina (Persero).
Ia diangkat berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Direktur Utama PT Danantara Asset Management selaku para pemegang saham PT Pertamina (Persero) Nomor SK-150/MBU/06/2025 dan SK.012/DI-DAM/DO/2025 tertanggal 12 Juni 2025 tentang pemberhentian dan pengangkatan anggota Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero).


Punya Rangkap Jabatan Lain
Selain menjabat sebagai Komisaris Pertamina, Nanik juga tercatat sebagai Wakil Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan RI serta Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).
Dengan demikian, pengunduran dirinya hanya berlaku dari jabatan Kepala BGN dan tidak mengubah posisi yang masih diembannya di Pertamina maupun lembaga lainnya.
Sebelumnya, Nanik mengatakan telah berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mundur dari jabatan Kepala BGN demi fokus memulihkan kondisi kesehatan. Meski demikian, Presiden disebut masih memintanya tetap mengawasi Badan Gizi Nasional melalui dewan pengawas yang rencananya akan dibentuk.
Nanik juga menegaskan dirinya tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo dalam menjalankan berbagai program prioritas, khususnya MBG yang menurutnya bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.
Sebelum mengundurkan diri, Nanik mengaku telah melakukan sejumlah pembenahan di BGN, mulai dari pergantian lima pejabat eselon I dari lintas kementerian hingga pembentukan 11 tim reformasi untuk memperbaiki tata kelola serta pelaksanaan program MBG di berbagai daerah.

























