Advokat Hotman Paris Hutapea menepis kabar di media sosial ihwal dirinya terlibat pencucian uang bersama tersangka korupsi eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah.
“Sumpah demi Tuhan, gue baru kenal baru (dan) pertama kali ketemu Pak Febrie saat penandatanganan surat kuasa (menjadi kuasa hukum tersangka). Semua (tuduhan) itu fitnah,”
ucap Hotman di RS Medistra, Jakarta Selatan, Kamis, 23 Juli 2026.
Pertemuan dengan Febrie saat ia mendampingi pemeriksaan perdana di Kejagung pada 17 Juli 2026. Hotman turut membantah kabar miring perihal tunggakan pajak sejumlah aset miliknya.
Kabar tunggakan pajak itu berseliweran di media sosial, menyebutkan pajak Hotman belum lunas saat menjadi kuasa hukum Febrie. Dia meminta publik jangan memfitnah dan tidak mempercayai kabar tersebut.
“Unggahan saya malah menantang orang-orang kantor pajak. (Kabar medsos) itu fitnah banget,”
kata dia.
Meski begitu, Hotman menyatakan mundur sebagai kuasa hukum Febrie dengan alasan sakit syaraf kejepit. Dia mengaku sudah berkomunikasi Febrie dua hari lalu.
“Dia bisa memaklumi, enggak apa-apa. Dia sahabat saya,”
tutur Hotman.
Mula
Isu keterlibatan Hotman dalam beberapa kasus santer beredar. Akun Instagram @jakartapening mengaitkan tempat usaha Holywings milik Hotman merupakan hasil pencucian uang bersama Febrie.
“30 OULET HOLYWINGS DI SELURUH INDONESIA DIDUGA4rb HASIL TPPU BERSAMA TERSANGKA FEBRIE,”
tulis akun itu.
Dalam akun Instagram lainnya @paltiwest, menarasikan pengacara kondang bersama istrinya, Agustianne Marbun, menunggak pajak. Unggahan itu menyebut objek pajak masih berstatus kurang bayar dan banyak penagihan.






















