Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 24 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Banyak yang Ngira Love Bombing Itu Green Flag, Padahal Red Flag dalam Hubungan! Kok Bisa?
Hype

Banyak yang Ngira Love Bombing Itu Green Flag, Padahal Red Flag dalam Hubungan! Kok Bisa?

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Juli 24, 2026 11:16 am
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
(Foto; Pexels/ Afif Ramdhasuma)
SHARE

Pernah nggak sih kamu punya pasangan yang dengan dalih “cinta” dia mencoba membatasi gerakmu, ingin tahu semua aktivitasmu, siapa aja teman yang kamu ajak hangout, dan dengan alasan takut kehilangan dia bahkan melarangmu untuk berinteraksi dengan teman?

Daftar isi Konten
  • Apa Itu Love Bombing?
  • Ciri-ciri Love Bombing yang Wajib Diwaspadai
  • Kenapa Seseorang Melakukan Love Bombing?
  • Love Bombing Punya Tiga Tahapan
  • Love Bombing Beda dengan Cinta yang Tulus
  • Gimana Cara Menghadapinya?

Mungkin di awal kamu mikirnya ini adalah bentuk perhatian dan posesif yang diidam-idamkan banyak orang, karena pasanganmu sayang mentok ke kamu, dan nggak mau kehilanganmu.

Tapi kalau dia bahkan mengatur semua keputusan dalam hidupmu, mungkin kamu perlu berpikir ulang untuk ungkapan kasih sayang yang dia berikan.

Karena bisa jadi, kamu lagi ngalamin yang namanya love bombing, yaitu perhatian dan kasih sayang yang dikasih secara berlebihan dan ini bikin kamu bergantung padanya, dan tanpa sadar kamu mulai dikendalikan.

Nggak sedikit juga kok orang yang ketipu dan kemudian menyebut ini sebagai red flag paling gong dalam hubungan percintaan, karena ini disamarkan dalam bentuk cinta yang katanya “besar dan tulus”.

Baca juga:
Stop Jadi Second Choice! Ini Ciri-ciri Kamu Bukan Prioritas Dia Pernahkah kamu merasa menjadi “opsi cadangan" dalam sebuah hubungan asmara? Atau merasa…
Apa Itu Seagulling? Benarkah Lebih Toxic daripada Ghosting? Dalam kisah percintaan saat ini, muncul berbagai istilah baru untuk menggambarkan kondisi…
Kenal Istilah Backburner? Posisi Paling Menyakitkan dalam Hubungan Istilah Backburner belakangan ramai dipakai Gen Z di media sosial untuk menggambarkan…
  • Stop Jadi Second Choice! Ini Ciri-ciri Kamu Bukan Prioritas Dia
  • Apa Itu Seagulling? Benarkah Lebih Toxic daripada Ghosting?
  • Kenal Istilah Backburner? Posisi Paling Menyakitkan dalam Hubungan

Menurut WebMD, love bombing bukan sekadar pasangan yang romantis atau bucin. Ini sudah masuk ke ranah manipulasi emosional yang bertujuan membuat seseorang merasa sangat dicintai di awal hubungan, sebelum akhirnya mulai dikontrol.

Apa Itu Love Bombing?

Love bombing adalah perilaku ketika seseorang membanjiri pasangannya dengan perhatian, pujian, hadiah, hingga janji-janji manis untuk masa depan dalam waktu yang sangat singkat.

Di fase ini, kebanyakan orang akan terjebak karena mereka merasa seperti menemukan pasangan impian.

Doi yang selalu ada, selalu membalas chat dalam hitungan detik, bilang kamu adalah soulmate-nya, bahkan sudah ngomongin nikah padahal baru kenal beberapa minggu.

Tapi perlu diingat kalau tidak semua pasangan yang romantis itu melakukan love bombing. Karena ada perbedaan mendasar dari keduanya, yaitu niat dari perhatian yang diberikan.

Suka Baby Talk dengan Pasangan? Penelitian Ungkap Ini Bisa Jadi Tanda Hubungan Sehat

Jika pasanganmu memberikan perhatian dengan tujuan untuk mengontrolmu, fix itu adalah love bombing.

Ciri-ciri Love Bombing yang Wajib Diwaspadai

Kalau kamu atau temanmu mengalami beberapa hal berikut, coba perhatikan lagi apakah hubungan tersebut benar-benar sehat atau justru sudah jadi tanda-tanda red flag.

  • Baru kenal sebentar tapi sudah bilang “aku cinta kamu” atau “kamu jodohku”.
  • Chat terus tanpa henti dan marah kalau kamu telat membalas.
  • Selalu ingin tahu kamu lagi sama siapa dan di mana.
  • Cemburu saat kamu nongkrong dengan teman atau keluarga.
  • Memberi hadiah mahal di awal hubungan.
  • Memaksa hubungan berjalan cepat, mulai dari jadian sampai membahas masa depan.
  • Membuatmu merasa bersalah saat memilih orang lain daripada dirinya.

Awalnya semua itu mungkin bikin kamu merasa spesial. Tapi lama-kelamaan, perhatian tersebut berubah menjadi tuntutan yang bisa menguras mental dan emosimu.

Kenapa Seseorang Melakukan Love Bombing?

Menurut WebMD, love bombing sering terjadi pada pelaku yang punya sifat NPD atau gaya keterikatan (attachment style) yang tidak aman.

Mereka bisa saja memiliki rasa takut ditinggalkan, haus validasi, atau ingin selalu menjadi pusat perhatian. Akibatnya, mereka menggunakan kasih sayang sebagai cara agar pasangannya bergantung secara emosional.

Tapi ada juga karena faktor lingkungan, misalnya tumbuh di lingkungan yang tidak memiliki contoh hubungan yang sehat sehingga menganggap perilaku manipulatif sebagai hal yang wajar.

Love Bombing Punya Tiga Tahapan

Love bombing biasanya nggak berhenti di fase romantis saja. Ada pola yang sering terjadi dalam hubungan seperti ini.

1. Idealization

Di tahap ini kamu dibanjiri pujian, perhatian, hadiah, dan kasih sayang. Kamu merasa menjadi orang paling spesial di dunia.

2. Devaluation

Setelah hubungan mulai berjalan, pasangan berubah. Dia mulai posesif, mudah marah, mengkritik, bahkan melakukan gaslighting hingga kamu mempertanyakan setiap tindakan dan pilihanmu sendiri.

3. Discard

Saat kamu mencoba menetapkan batasan atau memilih pergi, pasangan bisa tiba-tiba meminta maaf, kembali bersikap sangat manis, berjanji akan berubah, dan pada akhirnya tetap saja mengulang siklus yang sama.

Love Bombing Beda dengan Cinta yang Tulus

Mungkin kamu bertanya, “Kalau pasangan perhatian terus itu salah?” Jawabannya tentu saja tidak.

Sebenarnya sah-sah saja kalau pasanganmu mau mencurahkan cinta, pujian, bahkan memberi hadiah. Asalkan pasanganmu ini benar-benar mencintaimu dan tetap menghormati batasan yang kamu buat.

Dia nggak bakal melarangmu ataupun marah kalau kamu ingin pergi quality time bareng sahabat ataupun keluargamu.

Karena pelaku love bombing sering menganggap batasan sebagai ancaman dan berusaha membuatmu merasa bersalah ketika tidak mengikuti keinginannya.

Gimana Cara Menghadapinya?

Kalau kamu mulai merasa hubunganmu berubah menjadi toxic, jangan abaikan perasaan itu. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain:

  • Jangan terburu-buru menjalani hubungan.
  • Tetapkan batasan yang jelas sejak awal.
  • Perhatikan apakah pasangan menghormati batasan tersebut.
  • Ceritakan kondisimu kepada teman atau keluarga yang kamu percaya.
  • Jika hubungan sudah mengarah pada manipulasi atau kekerasan emosional, pertimbangkan untuk mengakhirinya dan mencari bantuan profesional.

Banyak orang mengira perhatian yang berlebihan adalah bukti cinta yang besar. Padahal, cinta yang sehat bukan soal selalu bersama setiap waktu atau harus tahu semua aktivitas pasangan.

Hubungan yang sehat dibangun dari rasa saling percaya, saling menghargai, dan komunikasi yang jujur. Jadi, kalau pasanganmu mulai mengatasnamakan cinta untuk mengatur hidupmu, mungkin yang sedang kamu hadapi bukan kasih sayang, melainkan love bombing.

Karena pada akhirnya, cinta seharusnya membuatmu merasa aman menjadi diri sendiri, bukan merasa diawasi setiap saat.

Tag:Green FlagLove BombingManipulasi EmosionalRed FlagToxic Relationship
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prabowo Sindir Wartawan hingga LSM: ‘Londo Ireng’ Berkeliaran di Indonesia, Cuma Ganti Baju!
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
1
PKB Curi Start Lewat Tema Prabowonomics, Siapkan Tiket Cawapres untuk Cak Imin
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di pembukaan Harla PKB-28.
2
Goda PDIP yang Ada di Luar Koalisi, Prabowo: Sebetulnya Hatinya Sama dengan Kita
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato saat menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
3
MBG Disorot! Pergantian Bos BGN Disebut Tak Cukup, Ada Masalah Besar yang Belum Beres
By Natania Longdong
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menjawab pertanyaan wartawan usai rapat internal di Kantor BGN, Jakarta,
4
Cak Imin Dukung Prabowo Dua Periode: Biar Pemerintahan Kuat
By Natania Longdong
Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) di Komplek Parlemen, Jakarta. (Sumber: Fraksi PKB)
5

BERITA LAINNYA

Stimulus pada anak di fase golden age
Hype

Mengenal Golden Age, Fase Penting bagi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) menjadi momentum untuk mengingat pentingnya pemenuhan hak-hak…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
6 jam lalu
Permainan congklak
Hype

Lima Permainan Tradisional Indonesia Baik untuk Perkembangan Anak

Bermain merupakan bagian penting dari proses tumbuh kembang anak. Melalui aktivitas bermain,…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
17 jam lalu
Sejumlah anak merakit purwarupa robot berjalan pada acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di kawasan Tugu Sirih, Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Hype

Sering Diabaikan, Padahal Validasi Perasaan Penting untuk Tumbuh Kembang Anak

Setiap tanggal 23 Juli, Indonesia memperingati Hari Anak Nasional (HAN) sebagai momentum…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
18 jam lalu
Ilustrasi anak menggunakan gadget
Hype

Dampak Gadget Berlebihan pada Anak, Waspadai Risikonya bagi Tumbuh Kembang 

Hari Anak Nasional (HAN) menjadi momentum untuk mengingat pentingnya memastikan setiap anak…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
18 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up