Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 8 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Ulta Levenia Jangan Balas Kritik Mahasiswa dengan Sindiran demi Viralitas
Politik

Ulta Levenia Jangan Balas Kritik Mahasiswa dengan Sindiran demi Viralitas

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 24, 2026 3:40 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 bulan lalu
Share
Presiden Prabowo Subianto dan Tenaga Ahli KSP Ulta Leverai Nababan.
Presiden Prabowo Subianto dan Tenaga Ahli KSP Ulta Leverai Nababan. Doc: IG Ulta
SHARE

Analis Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik Universitas Mercu Buana (UMB) Dr. Syaifuddin mengatakan, respons Plt Deputi IV Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Ulta Levenia Nababan terhadap kritik mahasiswa lebih menonjolkan efek viral dibandingkan argumentasi yang konstruktif.

Logika media digital lebih mengutamakan viralitas dibandingkan kedalaman substansi. Sehingga satu metafora atau sindiran dapat mendominasi percakapan nasional dalam waktu singkat,”

kata Syaifuddin saat dihubungi Owrite, Jumat, 24 Juli 2026.

Menurutnya, pejabat publik harus memahami bahwa setiap pernyataan yang disampaikan di ruang digital akan dipersepsikan sebagai representasi pemerintah. Karena itu, komunikasi publik harus dibangun dengan mempertimbangkan dampak simbolik yang ditimbulkan.

Ulta Levenia Tak Patut Hina Jas Almamater UI, Jawab Kritik Harus dengan Data

Fenomena ini menunjukkan, pejabat publik harus memiliki sensitivitas tinggi terhadap dampak simbolik setiap pesan yang dipublikasikan, mengingat setiap unggahan akan menjadi representasi wajah pemerintah di mata masyarakat,”

ucapnya.

Ia menilai, kritik dari mahasiswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan demokrasi. Dalam pandangannya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai kekuatan moral yang mengawal arah kebijakan pemerintah melalui kritik yang berbasis argumentasi.

Merespons kritik mahasiswa secara konstruktif merupakan bagian dari praktik demokrasi yang sehat. Mahasiswa memiliki posisi historis sebagai salah satu kekuatan moral (moral force) yang berperan penting dalam mengontrol nilai kebenaran setiap kebijakan pemerintahan melalui kritik berbasis argumentasi,”

jelasnya.

Syaifuddin menambahkan, pejabat pemerintah termasuk tenaga ahli, seharusnya memandang kritik sebagai masukan yang perlu dijawab secara terbuka, bukan sebagai serangan yang harus dibalas secara emosional.

Baca juga:
Prabowo Didesak Tindak Aparat yang Hadang Aksi Mahasiswa di Bundaran… Presiden Prabowo Subianto didesak mengambil tindakan tegas terhadap aparat yang melarang atau…
MK Tegaskan Aturan Baru Penghinaan Presiden: Keluarga hingga Relawan Tak… Mahkamah Konstitusi (MK) persempit ruang pelaporan perkara penghinaan terhadap Presiden dan Wakil…
WFH ASN Diperpanjang hingga September 2026, Ini Alasannya  Pemerintah resmi memperpanjang kebijakan work from home (WFA) satu kali dalam sepekan untuk aparatur…
  • Prabowo Didesak Tindak Aparat yang Hadang Aksi Mahasiswa di Bundaran HI
  • MK Tegaskan Aturan Baru Penghinaan Presiden: Keluarga hingga Relawan Tak Bisa Lagi…
  • WFH ASN Diperpanjang hingga September 2026, Ini Alasannya 

Karena itu, pejabat atau tenaga ahli pemerintah seperti Ulta Levenia Nababan sebaiknya memandang kritik sebagai masukan yang perlu dijawab secara terbuka, bukan sebagai serangan yang harus dibalas secara emosional,”

ungkapnya.

Ia menegaskan, komunikasi pemerintah akan lebih efektif apabila dibangun melalui data, argumentasi ilmiah, serta ruang dialog yang terbuka. 

Lebih jauh Syaifuddin, pendekatan tersebut justru akan memperkuat legitimasi pemerintah sekaligus menunjukkan penghormatan terhadap tradisi akademik.

Respons yang berbasis data, argumentasi ilmiah, klarifikasi yang santun, serta kesediaan berdialog akan memperkuat legitimasi pemerintah sekaligus menunjukkan penghormatan terhadap tradisi akademik dan kebebasan berpendapat yang dijamin dalam sistem demokrasi,”

pungkasnya.
Tag:Bakom RIJas AlmamaterKritik mahasiswaPenghinaanSyaifuddinuiUlta Levenia Nababan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
WNI Tanya Syekh Assim soal Pemimpin Zalim, Jawabannya Bikin Netizen Geger: “Surga Jalur WNI”
By Ani Ratnasari
Syekh Assim Al-Hakeem
1
Walking Pad, Alat Olahraga Ringkas untuk Aktivitas di Rumah: Cocok untuk Teman Kerja di Rumah
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi walking pad
2
Korupsi Unsoed: Ujian Sistem Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri
By Rika Pangesti
Plt Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof Ali Rokhman (kanan) berdiskusi dengan mahasiswa terkait delapan tuntutan Aliansi Mahasiswa Unsoed soal transparansi dan evaluasi birokrasi kampus di halaman Gedung Rektorat Unsoed, Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (27/8/2026).
3
Tak Selalu Merugikan, Ini Manfaat Abu Vulkanik untuk Pertanian
By Ossid Duha Jussas Salma
Warga menunjukkan abu vulkanik akibat erupsi dari Anak Gunung Krakatau di Bandar Lampung, Lampung
4
Diperiksa sebagai Tersangka Asabri, Pengacara Febrie Heran Kejagung Gunakan Surat “Pinjaman”
By Rahmat Baihaqi
Tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Febrie Adriansyah (tengah) saat tiba di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto (ketiga kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (ketiga kanan), Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kedua kiri), Ketua DPR Puan Maharani (kedua kanan), Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin (kanan), dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kiri) menyaksikan defile dalam upacara HUT Ke-80 Bhayangkara di Pusat Latihan Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).
Politik

Kepuasan Publik Merosot Jelang 2 Tahun Pemerintahan, Menteri Ekonomi hingga Hukum Layak Kena Evaluasi

Jelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
3 jam lalu
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kedua kiri) bersama Saan Mustopa (kiri) berjabat tangan dengan perwakilan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Teguh Istiyanto (kanan) dan Supriyono (kedua kanan) alias Botok saat audiensi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Politik

Pertemuan Tertutup Aktivis Pati dengan Dasco Sebelum Demo Disorot, Wajar Jika Publik Curiga

Pertemuan tertutup antara Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, dengan perwakilan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
Presiden Prabowo saat memimpin Ratas
Politik

Jelang Dua Tahun Prabowo – Gibran, Banyak Wamen Tak Produktif jadi Beban Negara

Menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, keberadaan banyak…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
4 jam lalu
Gedung DPR RI
Politik

Prabowo Usul Badan Geologi dan BMKG Digabung, Mekeng DPR: Masuk Akal, Disatukan Bagus  Juga

DPR RI merespons wacana Presiden RI Prabowo Subianto menggabungkan Badan Geologi dengan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up