Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump beri peringatan keras ke China dan Rusia agar tak memasok senjata kepada Iran. Dia yakin China dan Rusia berkomitmen untuk tak memberikan maupun menjual senjata ke Teheran.
Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump mengatakan Presiden China Xi Jinping telah meyakinkannya saat pertemuan mereka di Beijing, beberapa waktu lalu. Ia mengklaim Jinping sepakat tak akan memasok ataupun menjual senjata kepada Iran termasuk melalui perusahaan-perusahaan China.
Presiden Xi, dalam pertemuan kami baru-baru ini di Beijing, mengatakan kepada saya bahwa dalam keadaan apa pun China tidak akan memberikan atau menjual senjata kepada Republik Islam Iran,”
kata Trump dikutip dari Anadolu Ajansi, Senin, 27 Juli 2026.
Trump juga mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin beri jaminan serupa meski perang di Ukraina masih berlangsung.
Menurut dia, Putin paham bahwa AS tidak menjual senjata kepada Ukraina. Tapi, AS jual senjata kepada negara-negara NATO.
Mereka membayar penuh, dan bagaimana senjata itu kemudian didistribusikan, saya tidak tahu. Karena itu, dua negara besar yang sering disebut-sebut terkait Iran, menurut saya, tidak ikut terlibat. Jika mereka melakukannya, itu akan menjadi hal yang sangat buruk bagi mereka,”
lanjut Trump.
Pun, saat bicara kepada awak media di Gedung Putih, Trump kembali menegaskan bahwa ia percaya Xi dan Putin akan menepati komitmen untuk tak memasok senjata kepada Iran.
Menanggapi pertanyaan mengenai pernyataannya yang berbeda dengan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth, ia menjawab santai. Sebelumnya, Hegseth menyebut Rusia dan China ‘memungkinkan” Iran memperkuat kemampuannya.
Saya tidak tahu apakah mereka ‘memungkinkan’ itu (untuk memasok senjata),”
ujar Trump.
Ia kembali menyampaikan Xi dan Putin sudah beri jaminan bahwa mereka tak akan memasok senjata kepada Iran.
Saya akan katakan bahwa Presiden Xi mengatakan dia tidak akan ikut terlibat. Presiden Putin juga mengatakan hal yang sama. Saya rasa saya mempercayai mereka,”
tutur Trump.
Trump menambahkan dua pemimpin itu juga punya kepentingan untuk memegang komitmen itu.
Saya rasa mereka tidak ingin membuat saya kecewa,”
imbuhnya.























