Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 29 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Sinyal ‘Awas’ Krisis Air di Jawa: Puan Sentil Pemerintah Jangan Biarkan Rakyat ‘Berburu’ Air Bersih Sendiri
Nasional

Sinyal ‘Awas’ Krisis Air di Jawa: Puan Sentil Pemerintah Jangan Biarkan Rakyat ‘Berburu’ Air Bersih Sendiri

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
Last updated: Juli 29, 2026 9:21 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 jam lalu
Share
Petani memeriksa pipa air ubi di lahan sawah irigasi anak Sungai Cimulu yang mengering di Kampung Ciwasmandi, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (16/7/2026).
Petani memeriksa pipa air ubi di lahan sawah irigasi anak Sungai Cimulu yang mengering di Kampung Ciwasmandi, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (16/7/2026). (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/nz)
SHARE

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah segera mengambil langkah darurat menyusul peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait ancaman krisis air bersih di 39 daerah Pulau Jawa. Sebagian wilayah berstatus “Awas”.

Daftar isi Konten
  • Kepekaan Pemerintah
  • Upaya Maksimal
  • Daerah

“Air merupakan kebutuhan paling mendasar bagi kehidupan. Ketika masyarakat harus menunggu bantuan, menempuh jarak jauh, atau mengeluarkan biaya tambahan hanya untuk memperoleh air, kondisi tersebut menunjukkan negara belum menjamin penuh hak dasar rakyat,”

kata Puan, Rabu, 29 Juli 2026, di Jakarta.
Baca juga:
BMKG Gencarkan Modifikasi Cuaca Hadapi El Nino, Klaim Tingkatkan Curah… Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggencarkan operasi modifikasi cuaca sebagai upaya…
Hampir 4 Juta Anak 'Kabur' dari Kelas: Puan Desak Pemerintah… Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti temuan 6.000 anak putus sekolah di…
Bawa Kabur Rp11 Miliar Lewat Honorer 'Gaib': DPR Colek Polisi… Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mempertanyakan keputusan kepolisian yang belum menahan…
  • BMKG Gencarkan Modifikasi Cuaca Hadapi El Nino, Klaim Tingkatkan Curah Hujan hingga…
  • Hampir 4 Juta Anak 'Kabur' dari Kelas: Puan Desak Pemerintah Susun Desain…
  • Bawa Kabur Rp11 Miliar Lewat Honorer 'Gaib': DPR Colek Polisi yang Belum…

Kepekaan Pemerintah

Ia menegaskan negara haram membiarkan masyarakat berjuang sendiri untuk mendapatkan air bersih.

“Tidak boleh ada masyarakat Indonesia yang berjuang sendiri hanya untuk mendapatkan air bersih. Pemerintah harus bertindak sekarang, memastikan kebutuhan hari ini terpenuhi, sekaligus menyelesaikan penyebabnya agar krisis yang sama tidak terus diwariskan dari satu musim kemarau ke musim berikutnya,”

ujar dia.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Banten melaporkan sekira 140 titik terdampak kekeringan yang tersebar di Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Tangerang. 

Sementara di Kabupaten Bekasi, BPBD mencatat 30.593 jiwa terdampak krisis air bersih. Melihat kondisi tersebut, Puan meminta pemerintah pusat dan daerah menjadikan penanganan krisis air bersih sebagai prioritas lintas kementerian dengan satu komando yang jelas.

Puan meminta pemerintah pusat dan daerah menjadikan penanganan krisis air bersih sebagai prioritas lintas kementerian dengan satu komando yang jelas.

“Pemerintah tidak boleh menunggu sumur semakin banyak mengering atau jumlah warga terdampak terus bertambah sebelum mengerahkan seluruh kapasitas negara,”

ucap dia.

Upaya Maksimal

Menurut Puan pemerintah harus memastikan seluruh wilayah terdampak dapat terdata, kebutuhan air masyarakat dihitung, sumber pasokan ditetapkan, dan distribusi dilakukan setiap hari hingga kondisi kembali normal.

“Masyarakat tidak boleh dibiarkan mencari pertolongan sendiri di tengah pembagian kewenangan antarlembaga. Pemerintah harus mengetahui siapa warga yang belum menerima air, bukan hanya berapa banyak tangki yang telah diberangkatkan,”

kata Puan.

Politisi PDIP itu juga meminta kapasitas distribusi air diperkuat apabila kemampuan pemerintah daerah tidak mencukupi, dengan cara melibatkan TNI, Polri, BUMN, perusahaan air minum, dan berbagai pihak lain yang memiliki sarana distribusi untuk mempercepat penyaluran air bersih.

Selain memastikan pasokan untuk masyarakat, Puan mengingatkan pemerintah agar sekolah, puskesmas, rumah sakit, rumah ibadah, panti sosial, dan permukiman padat harus menjadi prioritas agar krisis air tidak berkembang menjadi persoalan kesehatan dan sanitasi.

Lantas pemerintah daerah juga harus mengawasi harga air di wilayah terdampak agar kelangkaan tidak dimanfaatkan untuk menaikkan harga secara tidak wajar.

“Jika air bersih harus diperoleh melalui distribusi darurat, Pemerintah wajib memastikan layanan tersebut dapat diakses tanpa membebani masyarakat,”

ucap dia.

Daerah

Merujuk data Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis Dasarian III Juli 2026 BMKG yang diakses pukul 20.58 WIB hari ini, ada 69 daerah berstatus “Waspada”, 91 daerah berstatus “Siaga”, dan 5 daerah berstatus “Awas”. Total ada 165 kabupaten/kota di berbagai provinsi di Indonesia.

Baca juga:
Sinyal Jinak Dana Judol: DPR Minta Pemerintah Waspada Modus Baru Meskipun perputaran dana judi online (judol) turun 20 persen pada 2025—penurunan pertama…
Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara Temui DPR, Bahas Tuntutan Bonus dan… Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara–PT Sinergi Gula Nusantara (SPBUN-SGN) menemui DPR RI untuk…
Mendagri Dipanggil DPR Saat Reses, Nasib TKD hingga Gaji PPPK… Persoalan fiskal daerah dinilai mendesak membuat Komisi II DPR RI tetap menggelar…
  • Sinyal Jinak Dana Judol: DPR Minta Pemerintah Waspada Modus Baru
  • Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara Temui DPR, Bahas Tuntutan Bonus dan Remunerasi
  • Mendagri Dipanggil DPR Saat Reses, Nasib TKD hingga Gaji PPPK 39 Daerah…

Tag:airair bersihBMKGDPRKemarau
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Sejumlah Lokasi Langsung Disegel!
By Rahmat Baihaqi
Gedung KPK
1
Bisnis Gas Whip Pink Bisa Raup Cuan Rp5 Miliar Sebulan, Begini Modus Edar ke Klub Malam
By Rahmat Baihaqi
Ratusan tabung gas merek Whip Pink di dalam kardus.
2
Viral Arti Warna Ikon Kontak WhatsApp, Benarkah Jadi Tanda Nomor Disimpan hingga Pernah Diblokir?
By Syifa Fauziah
Viral Arti Warna Ikon Kontak WhatsApp, Benarkah Jadi Tanda Nomor Disimpan hingga Pernah Diblokir?
3
Timnas Indonesia Terbang ke Thailand dengan Pesawat Carter, Justin Hubner Kembali Absen?
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia Jens Raven (kiri) berselebrasi bersama Pelatih John Herdman (kedua kiri) usai membobol gawang Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
4
Ragnar Oratmangoen Kembali! Timnas Indonesia Dapat Tambahan Kekuatan Jelang Lawan Timor Leste
By Hadi Febriansyah
Pesepak bola Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum laga melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi pembangunan markas Batalyon Teritorial di hutan.
Nasional

Harus Senang atau Sedih: Kemhan Siap Sulap 961 Hektare Hutan Jadi Markas Batalyon Teritorial

Kementerian Pertahanan resmi menerima Surat Keputusan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) dari…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
1 menit lalu
Ketua Satgas Informasi BPBD Kalimantan Barat Daniel memaparkan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat di Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD di Pontianak, Kalimantan Barat
Nasional

BMKG Gencarkan Modifikasi Cuaca Hadapi El Nino, Klaim Tingkatkan Curah Hujan hingga 40 Persen

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggencarkan operasi modifikasi cuaca sebagai upaya…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
58 menit lalu
Ilustrasi guru dan siswa putus sekolah.
Nasional

Hampir 4 Juta Anak ‘Kabur’ dari Kelas: Puan Desak Pemerintah Susun Desain Induk Penuntasan Anak Tidak Sekolah

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti temuan 6.000 anak putus sekolah di…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
1 jam lalu
Ilustrasi Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra dan tenaga honorer fiktif.
Nasional

Bawa Kabur Rp11 Miliar Lewat Honorer ‘Gaib’: DPR Colek Polisi yang Belum Borgol Sekda Lampung Tengah

Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mempertanyakan keputusan kepolisian yang belum menahan…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up