Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan operasi modifikasi cuaca di kawasan Danau Toba pada Mei hingga Juni 2026 untuk menjaga tinggi muka air danau di tengah musim kemarau.
Langkah tersebut dilakukan agar pasokan air tetap terjaga untuk mendukung aktivitas pertanian, pembangkit listrik tenaga air (PLTA), serta kebutuhan masyarakat.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan operasi modifikasi cuaca dilakukan bekerja sama dengan Perum Jasa Tirta I.
Menurutnya, tinggi muka air Danau Toba dapat menyusut hingga sekitar satu sentimeter per hari sehingga perlu dijaga agar tetap berada pada level normal.
Kami melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menjaga permukaan air tetap normal sehingga masyarakat masih bisa bertani dan kebutuhan listrik tenaga air tetap terjaga,”
kata Faisal di Istana Negara, Jakarta, dikutip Rabu, 29 Juli 2026.
Ia menjelaskan, pelaksanaan modifikasi cuaca tidak dilakukan secara sembarangan. BMKG terlebih dahulu melakukan kajian ilmiah dengan mempertimbangkan kondisi hidrometeorologi di setiap wilayah.
Hal itu diperlukan karena Indonesia memiliki 699 zona musim dengan karakteristik hujan yang berbeda-beda.
Indonesia memiliki 699 zona musim. Jadi kita tidak serta-merta melakukan modifikasi cuaca, tetapi semuanya didasari kajian ilmiah,”
ujarnya.
Operasi Modifikasi Cuaca Aman Bagi Lingkungan
Selain itu, BMKG memastikan bahan semai yang digunakan dalam operasi modifikasi cuaca aman bagi lingkungan.
Faisal mengatakan material yang digunakan berasal dari bahan alami sehingga tidak menimbulkan dampak kimiawi terhadap lingkungan sekitar.
Bahan semai yang kita gunakan juga bahan alami, sehingga tidak membahayakan secara kimiawi bagi lingkungan sekitar,”
ujarnya.
Faisal menambahkan, pendekatan berbasis data dan kajian ilmiah tersebut juga diterapkan dalam pengelolaan waduk di berbagai daerah.
BMKG berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Balai Besar Wilayah Sungai untuk menentukan lokasi yang membutuhkan operasi modifikasi cuaca sesuai kondisi ketersediaan air di masing-masing wilayah.



















