Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 31 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hukum / Tim 9 Kejaksaan Punya Integritas Ungkap Kasus Febrie, Dukungan Presiden Jadi Kunci
Hukum

Tim 9 Kejaksaan Punya Integritas Ungkap Kasus Febrie, Dukungan Presiden Jadi Kunci

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juli 31, 2026 7:10 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
3 jam lalu
Share
Ilustrasi Tan Kian dan Ferry Boboho terjerat dalam kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah.
Ilustrasi Tan Kian dan Ferry Boboho terjerat dalam kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah. (Dibuat oleh AI)
SHARE

Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengakui, Tim 9 yang dibentuk Kejaksaan Agung untuk menangani dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret eks Jampidsus Febrie Adriansyah, memiliki kapasitas untuk mengusut perkara hingga tuntas.

Daftar isi Konten
  • Pentingnya Dukungan Presiden
  • Preseden Buruk

Namun, dirinya menegaskan keberhasilan tim tersebut sangat bergantung pada dukungan penuh dari Presiden.

Karena saya lihat Tim Sembilan yang ditunjuk dari Kejaksaan Agung itu orang-orang hebat,”

kata Novel Baswedan kepada Owrite, Jumat, 31 Juli 2026.

Novel mengungkapkan, sejumlah anggota Tim 9 merupakan sosok yang telah lama dikenalnya dan memiliki integritas yang baik. Ia mengaku pernah belajar dari beberapa anggota tim tersebut ketika sama-sama berkecimpung di dunia penegakan hukum.

Korupsi Febrie Pengkhianatan Besar terhadap Negara, Presiden Jangan Diam

Banyak di antara mereka yang saya kenal baik, integritasnya juga bagus. Ada Pak Arina, Bu Irene Putri, dan banyak lagi yang lain. Mereka senior. Saya dulu banyak belajar juga dari beliau-beliau,”

ujarnya.

Dengan pengalaman dan integritas yang dimiliki, sambung Novel, Tim 9 memiliki kemampuan untuk mengungkap perkara secara menyeluruh apabila diberikan ruang bekerja secara independen dan memperoleh dukungan yang memadai.

Jadi orang-orang ini mestinya kalau disuruh mengungkap semuanya dengan tuntas, pasti akan diungkap dengan benar,”

ucapnya.

Pentingnya Dukungan Presiden

Meski demikian, Novel menilai dukungan dari pimpinan negara tetap menjadi faktor penting agar proses pengungkapan perkara berjalan maksimal. Tanpa dukungan tersebut, menurutnya penyidikan dikhawatirkan tidak dapat berkembang secara optimal.

Nah, dukungan itu menurut saya perlu. Kalau kemudian hanya sekadar dibiarkan, saya kira tidak akan bisa berhasil secara maksimal,”

kata Novel.

Ia juga menyinggung informasi yang sempat beredar mengenai dugaan keterlibatan sejumlah anggota militer pada awal pengungkapan perkara.

Di media sempat saya lihat terkait keterlibatan beberapa anggota militer yang kemudian disebut mendatangi, mengepung, dan seterusnya. Fakta-faktanya seperti apa saya tidak tahu persis,”

jelasnya.

Meski demikian, Novel mengaku tidak mengetahui secara pasti fakta dari informasi tersebut. Namun menurutnya hal itu patut didalami apabila terdapat indikasi yang relevan dengan penyidikan.

Tapi paling tidak hal-hal ini bisa menjadi indikasi bahwa ada pihak lain yang bisa jadi punya kepentingan terhadap perkara ini. Dan itulah yang seharusnya dijadikan dasar untuk mengungkap semuanya,”

tegasnya.

Preseden Buruk

Lebih lanjut Novel mengingatkan, bahwa kegagalan mengungkap perkara secara menyeluruh dapat menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum.

Baca juga:
Berburu Petunjuk di Kaca Gawai: Polisi Sisir Jejak Digital Karumga… Polda Metro Jaya mendalami jejak digital Sutrimo, Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks…
DPR Tak Serius Benahi UU Pemilu, Politik Uang dan Penegakan… Pakar kepemiluan Hadar Nafis Gumay menilai, Undang-Undang Pemilu yang berlaku saat ini…
Mencari Perisai di Tengah Badai TPPU: LPSK Kaji Perlindungan Ferry… Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menerima permohonan perlindungan bagi saksi kasus…
  • Berburu Petunjuk di Kaca Gawai: Polisi Sisir Jejak Digital Karumga Sutrimo
  • DPR Tak Serius Benahi UU Pemilu, Politik Uang dan Penegakan Hukum Kerap…
  • Mencari Perisai di Tengah Badai TPPU: LPSK Kaji Perlindungan Ferry Boboho

Menurutnya, pengungkapan sejak sekarang akan memudahkan penyelesaian perkara dan memberikan kepastian hukum, sementara Presiden memiliki kewenangan untuk mengambil langkah politik apabila dipandang diperlukan.

Karena sekali kasus seperti ini tidak diungkap dengan tuntas, maka akan menjadi persoalan yang suatu hari bisa menjadi preseden. Bisa dicontoh atau berulang atau suatu hari ketika mau diungkap akan jauh lebih sulit.

Tapi kalau sekarang didudukkan perkaranya apa adanya, ini akan memudahkan. Sekalipun kemudian dalam prosesnya nanti Presiden memandang perlu mengambil sikap secara politik, Presiden juga punya hak dan kewenangan di situ,”

tutup Novel.
Tag:Febrie AdriansyahHeadlineKorupsi dan TPPUNovel BaswedanPresiden PrabowoPunya IntegritasTim 9 Kejagung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Lima Rekomendasi Sepatu Brand Lokal yang Cocok untuk Berdiri Lama di KRL
By Ani Ratnasari
Ilustrasi sepatu yang biasa digunakan saat beraktivitas
1
Deddy Sitorus Bantah Hina ‘Wartawan Sirkus’ saat Rapat di DPR: Saya Berharap Dapat Diluruskan
By Rika Pangesti
Politisi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus
2
Gibran Tak Perlu Disandingkan dengan Dedi Mulyadi, Selisih Elektabilitas Terlalu Jauh
By Rahmat Tunny
Wakil Presiden Gibran Rakabuming
3
Nama-nama Ini Muncul! Kejagung Bongkar 7 Perusahaan Terkait Pengondisian Kasus Besar
By Rahmat Baihaqi
Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan Rudi Margono.
4
6 Hakim Dilaporkan ke KY, Diduga Putus Perkara Pakai UU yang Dianulir MK
By Rahmat Baihaqi
Gedung Komisi Yudisial
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi staf KPK menghapus otomatis percakapan dalam aplikasi.
Hukum

Trik Ayah-Anak Urus Bupati Pemalang: Kejanggalan Staf KPK Hapus Pesan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan kejanggalan pada ponsel milik staf administrasinya, Setya…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
2 jam lalu
Ilustrasi penggalian jejak digital ponsel.
Hukum

Berburu Petunjuk di Kaca Gawai: Polisi Sisir Jejak Digital Karumga Sutrimo

Polda Metro Jaya mendalami jejak digital Sutrimo, Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
3 jam lalu
Ilustrasi Ferry Boboho dan aparat penegak hukum.
Hukum

Mencari Perisai di Tengah Badai TPPU: LPSK Kaji Perlindungan Ferry Boboho

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menerima permohonan perlindungan bagi saksi kasus…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
4 jam lalu
Ilustrasi penemuan korban tergeletak di depan klinik yang tak beroperasi.
Hukum

Menembus Kabut Kematian Sutrimo: Polisi Cecar Lima Saksi Demi Pecahkan Teka-Teki

Pengusutan kasus kematian misterius Sutrimo, Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jampidsus Febrie…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up