Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 10 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Pasien BPJS Meninggal: Bukan Cuma Alat Canggih, TII Ingatkan Kualitas Layanan Kesehatan Butuh Humanisme
Nasional

Pasien BPJS Meninggal: Bukan Cuma Alat Canggih, TII Ingatkan Kualitas Layanan Kesehatan Butuh Humanisme

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
Last updated: Agustus 10, 2026 10:57 am
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 jam lalu
Share
Ilustrasi kontras kondisi pasien di lorong rumah sakit.
Ilustrasi kontras kondisi pasien di lorong rumah sakit. (Dibuat oleh AI)
SHARE

Kasus dugaan curhat pasien BPJS Kesehatan yang menunggu selama 8 jam untuk mendapatkan ruangan dan dicibir oleh sejumlah tenaga kesehatan (nakes) mendapat perhatian dari banyak pihak.

Daftar isi Konten
  • Jangan Sekedar Evaluasi
  • Curhat

Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute (TII) Felia Primaresti menilai kasus ini menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan rumah sakit, penambahan alat kesehatan, maupun perluasan cakupan jaminan kesehatan. 

“Pemerintah harus memastikan ketersediaan sistem rujukan yang lebih efektif, distribusi tenaga kesehatan yang memadai, mekanisme penanganan keluhan yang transparan, serta penguatan budaya pelayanan yang berorientasi pada pasien,”

ujar Felia, dikutip pada Senin, 10 Agustus 2026.
Baca juga:
Pasien BPJS Dicibir Saat Mengeluh, TII: Keluhan Bukan Ancaman yang… Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research…
Bukan Sekadar 'Uji Viral', Kinerja Dedi Mulyadi Mesti Diuji Lewat… Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno meminta publik tidak mengukur…
Buntut Pasien BPJS Telantar Berjam-jam: PB IDI Minta Rumah Sakit… Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Slamet Budiarto menyorot…
  • Pasien BPJS Dicibir Saat Mengeluh, TII: Keluhan Bukan Ancaman yang Harus Dibalas…
  • Bukan Sekadar 'Uji Viral', Kinerja Dedi Mulyadi Mesti Diuji Lewat Nasib Warga…
  • Buntut Pasien BPJS Telantar Berjam-jam: PB IDI Minta Rumah Sakit Diaudit

Jangan Sekedar Evaluasi

Ia menambahkan perlu evaluasi terhadap kapasitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit terutama rumah sakit rujukan BPJS Kesehatan.

“Dengan tingkat kunjungan tinggi juga menjadi langkah penting agar kondisi overcapacity tidak terus berulang dan membahayakan keselamatan pasien,”

ucap Felia.

Ukuran keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya terletak pada seberapa modern fasilitas yang dimiliki, tetapi pada kemampuan negara memastikan setiap warga diperlakukan secara manusiawi ketika mereka berada dalam kondisi paling membutuhkan pertolongan. 

“Penting untuk diingat bahwa good governance bukan hanya menghadirkan pelayanan, melainkan memastikan pelayanan tersebut berjalan secara adil, akuntabel, responsif, dan menghormati martabat setiap warga negara,”

kata dia.

Curhat

Media sosial dihebohkan dengan curhat seorang pasien BPJS Kesehatan yang mengeluhkan menunggu 8 jam untuk mendapatkan kamar. Unggahan tersebut viral dan mendapat beragam reaksi dari warganet.

Alih-alih mendapat simpati, beberapa warganet yang diduga merupakan nakes justru berkomentar merendahkan. Tak lama berselang, seorang warganet yang diduga kerabat pasien, memberi kabar bahwa pasien tersebut telah meninggal dunia.

Imbas peristiwa itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memeriksa nakes yang berkomentar buruk.

Baca juga:
Cibir Keluhan Pasien BPJS dan Diduga Langgar Sumpah: IDI Bakal… Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Slamet Budiarto menyoroti…
Yurizal Tunggu 8 Jam di IGD Sebelum Meninggal, Pakar: Jangan… Kasus pasien BPJS Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan, yang disebut menunggu hingga delapan…
Pasien BPJS Tunggu 8 Jam Belum Dapat Kamar, Ini Penjelasan… BPJS Kesehatan memberi tanggapan terkait kasus pasien peserta JKN yang mengeluhkan belum…
  • Cibir Keluhan Pasien BPJS dan Diduga Langgar Sumpah: IDI Bakal Panggil Dokter…
  • Yurizal Tunggu 8 Jam di IGD Sebelum Meninggal, Pakar: Jangan Campuradukkan Tunggu…
  • Pasien BPJS Tunggu 8 Jam Belum Dapat Kamar, Ini Penjelasan BPJS Kesehatan
Tag:BPJS KesehatandokterIDImedsosNakespasienTII
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Keracunan MBG Terus Terjadi, JPPI Bongkar Ancaman Serius: Negara Bangun Budaya Impunitas
By Natania Longdong
Sejumlah siswa menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Desa Cot Kumbang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara, Aceh
1
Denny Indrayana Gelar Sayembara ‘Buru’ Ijazah Asli SMA Gibran: Berhadiah Rp100 Juta
By Rahmat Tunny
Ilustrasi hadiah sayembara mencari ijazah Wakil Presiden Gibran. Rakabuming.
2
Omon-Omon Prabowo dan Aparat Loyo: Denny Indrayana Soroti Tambang Ilegal di Kalsel
By Rahmat Tunny
Ilustrasi sosok perusak lingkungan di Kalimantan Selatan.
3
Alergi Kritik di Ruang Siber: Guntur Romli Protes Penangkapan Warga Soal Pidato Nuklir Prabowo
By Rahmat Tunny
Ilustrasi penangkapan warga terkait pidato nuklir yang disampaikan Presiden Prabowo.
4
Keyakinan Konsumen RI Merosot pada Juli 2026, Penghasilan dan Lapangan Kerja Disorot
By Anisa Aulia
Pelamar kerja melakukan wawancara secara tatap muka pada bursa kerja bertajuk Job Market Fair 2026 di BSCC Dome, Balikpapan, Kalimantan Timur. (Sumber: Antara Foto/Angga Palguna/YU)
5

BERITA LAINNYA

Gedung kantor LPSK
Nasional

Sutrimo Tewas Misterius, LPSK Jemput Bola Beri Perlindungan Darurat ke Keluarganya

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) membuka opsi memberikan perlindungan darurat terhadap…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
36 menit lalu
BPJS Kesehatan
Nasional

Pasien BPJS Dicibir Saat Mengeluh, TII: Keluhan Bukan Ancaman yang Harus Dibalas Ejekan

Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research…

Syifa FauziahAmin-Suciady-Owrite
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
57 menit lalu
Gambar ilustrasi
Nasional

Pasien BPJS Yurizal Tunggu 8 Jam di IGD, Kasusnya Buka Borok Tata Kelola Kesehatan

Kasus pasien BPJS Yurizal Tri Chaerawan yang harus menunggu hingga delapan jam…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
58 menit lalu
Relawan mengemas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Polda Sultra, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (19/1/2026).
Nasional

40.759 Orang Keracunan MBG, Audit Nasional Mendesak: Keselamatan Anak Bukan Bahan Uji Coba!

Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up