Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 16 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ditagih: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Angka Statistik
Politik

Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ditagih: Rakyat Butuh Bukti, Bukan Sekadar Angka Statistik

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 16, 2026 12:42 pm
By
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
3 jam lalu
Share
Politikus Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin.
Politikus Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin. (Foto: Istimewa).
SHARE

Politikus Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin menyoroti usia panjang negara RI semestinya membuat pemerintah mampu membedakan antara janji dan kenyataan.

Didi mengkritik pemerintah agar bisa membedakan antara angka pembangunan dan kondisi kehidupan rakyat. Menurut Didi, peringatan kemerdekaan tidak cukup hanya diisi dengan pidato pemimpin negara mengenai capaian pemerintah.

Pidato tentang kemajuan kembali terdengar. Tetapi, ada pertanyaan yang lebih sederhana: sudahkah rakyat benar-benar merasakan arti kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari?”

kata Didi, dalam keterangannya, Minggu, 16 Agustus 2026.

Menurut dia, makna kemerdekaan bukan hanya bebas dari penjajahan. Kemerdekaan harus dilihat dari kemampuan masyarakat mendapatkan pekerjaan, memenuhi kebutuhan keluarga, memperoleh pendidikan, hingga menjalani kehidupan yang layak.

Baca juga:
Tragedi Gempa NTT: 51 Tewas, 132 Luka-luka, Basarnas Sisir Wilayah… Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii…
Viral Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg,… Pernah kebayang nggak punya pendapatan Rp700 ribu hanya dengan ngupas satu kilogram…
Pengamat Sentil Prabowo: Tak Cukup Pidato, Trust Publik Harus Dipulihkan Pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2026 dinilai…
  • Tragedi Gempa NTT: 51 Tewas, 132 Luka-luka, Basarnas Sisir Wilayah Terdampak
  • Viral Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Netizen Langsung…
  • Pengamat Sentil Prabowo: Tak Cukup Pidato, Trust Publik Harus Dipulihkan

Salah satu persoalan yang kembali menjadi sorotan Didi adalah janji penciptaan 19 juta lapangan kerja yang pernah disampaikan dalam kampanye politik. Janji 19 juta lapangan kerka itu pernah dilontarkan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat kempanye politik.

Di tengah renungan itulah kita teringat sebuah janji politik yang pernah terdengar begitu gagah, 19 juta lapangan kerja,”

ujar eks Anggota DPR RI itu.

Bagi Didi, angka itu dinilai bukan sekadar target politik. Tapi, melainkan harapan jutaan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan dan kepastian ekonomi.

Namun, memasuki 2026, pertanyaan mengenai realisasi janji tersebut kembali mengemuka.

Tetapi, tahun 2026 menghadirkan pertanyaan yang semakin sulit dihindari. Di manakah 19 juta lapangan kerja itu?,”

tutur Didi.

Bukan Sekadar Angka Pengangguran

Didi menilai statistik ketenagakerjaan memang perlu dibaca secara objektif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka pada Februari 2026 sebesar 4,68 persen, turun 0,08 poin persentase dibandingkan Februari 2025.

Pada periode yang sama, jumlah angkatan kerja mencapai 154,91 juta orang, dengan 147,67 juta orang di antaranya bekerja. Jumlah penduduk bekerja juga bertambah sekitar 1,9 juta orang dalam setahun.

Meski demikian, angka tersebut belum sepenuhnya menggambarkan kondisi kesejahteraan pekerja.

Rata-rata upah buruh pada Februari 2026 tercatat sekitar Rp3,29 juta per bulan. Sementara itu, masih terdapat sekitar 7,24 juta orang yang menganggur.

Karena itu, persoalan lapangan kerja menurut Didi tidak seharusnya berhenti pada pertanyaan mengenai berapa banyak orang yang bekerja.

Persoalan yang lebih penting adalah apakah pekerjaan tersebut mampu memberikan kehidupan yang layak.

“Sebab orang dapat tercatat bekerja dalam statistik. Tetapi, tetap menghitung uang belanja sampai lembar terakhir menjelang akhir bulan,” jelas Didi.

Menurut dia, ada warga negara yang dapat keluar dari ‘kategori’ pengangguran. Namun, belum tentu warga itu bisa keluar dari kecemasan ekonomi.

Gibran Didesak Buka Progres 19 Juta Lapangan Kerja: Jangan Cuma Janji Kampanye

Didi mengatakan pandangannyasejalan dengan perhatian Bank Dunia terhadap kualitas pekerjaan di Indonesia. Pertumbuhan lapangan kerja dinilai belum otomatis menghasilkan pekerjaan dengan produktivitas dan pendapatan yang mampu mendorong masyarakat masuk kelas menengah.

Bank Dunia juga mencatat upah riil Indonesia turun rata-rata 1,1 persen per tahun sepanjang 2018-2024.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tantangan pembangunan bukan hanya menciptakan angka pekerjaan. Namun, juga menghadirkan pekerjaan yang produktif, bermartabat, memiliki kepastian, serta memberikan penghasilan yang memadai.

“Artinya, persoalan kita bukan sekadar menciptakan pekerjaan. Kita membutuhkan pekerjaan yang bermartabat. Pekerjaan yang produktif,” ujar Didi.

Didi menyinggung persoalan penciptaan lapangan kerja juga semakin kompleks dengan masih terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

Data Kementerian Ketenagakerjaan mencatat 32.389 pekerja terkena PHK sepanjang Januari-Juni 2026. Angka itu berdasarkan pekerja yang terklasifikasi dalam program Jaminan Kehilangan Pekerjaan.

Baca juga:
Gempa M 7,7 NTT Picu Tsunami, Badan Geologi Ungkap Jejak… Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada…
Harga Bright Gas Pertamina 5,5 Kg dan 12 Kg Turun… Pertamina Patra Niaga menurunkan harga Bright Gas, yang berlaku efektif mulai hari…
Purbaya Tegaskan Belum Berencana Naikkan Gaji ASN pada 2027 Pemerintah belum berencana menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri…
  • Gempa M 7,7 NTT Picu Tsunami, Badan Geologi Ungkap Jejak Mengerikan Sesar…
  • Harga Bright Gas Pertamina 5,5 Kg dan 12 Kg Turun Dikit, Dijual…
  • Purbaya Tegaskan Belum Berencana Naikkan Gaji ASN pada 2027

Dia mengkritik kondisi itu membuat janji penciptaan 19 juta lapangan kerja kembali menjadi perhatian.

Pertanyaan mengenai realisasi janji tersebut, menurut Didi, semestinya tidak dipandang sebagai bentuk kebencian ataupun sekadar sinisme politik.

Dia menekankan rakyat punya hak untuk meminta bukti pertanggungjawaban atas janji politik yang pernah disampaikan. Sebab, bagi pekerja yang kehilangan pekerjaan, PHK bukan sekadar angka statistik.

Mana 19 juta lapangan kerja itu? Pertanyaan tersebut bukan kebencian kepada pemerintah. Bukan pula sekadar sinisme politik. Itu hak rakyat untuk menagih sebuah janji,”

tutur Didi.

Tag:Berita PentingGibranJanji 19 Juta Lapangan Kerjajanji politik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Pengamat Sentil Prabowo: Tak Cukup Pidato, Trust Publik Harus Dipulihkan
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan DPR 2026. (Sumber: Dok. DPR)
1
Gempa M 7,7 NTT Picu Tsunami, Badan Geologi Ungkap Jejak Mengerikan Sesar Flores
By Hardani Triyoga
Foto udara sejumlah tenda pengungsian bencana gempa berdiri di Stadion Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. (ANTARA FOTO/Mega Tokan).
2
Viral Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Netizen Langsung Ramai Cari Lowongan
By Ani Ratnasari
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyalami Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto (tengah) disaksikan Ketua DPR Puan Maharani (kiri) seusai pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
3
Gempa NTT Bikin Pelabuhan Rusak, Dermaga Roboh hingga Terminal Penumpang Retak
By Natania Longdong
Sarana dermaga di NTT rusak pasca gempa.
4
Gempa Flores Bikin 20 SPBU Lumpuh, Pertamina Beberkan Kondisi Terkini Pasokan BBM
By Natania Longdong
Infrastruktur dermaga dan pelabuhan yang rusak pasca gempa NTT.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan DPR 2026. (Sumber: Dok. DPR)
Politik

Pengamat Sentil Prabowo: Tak Cukup Pidato, Trust Publik Harus Dipulihkan

Pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 2026 dinilai…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
8 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto (kanan) menyalami Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Soeharto (tengah) disaksikan Ketua DPR Puan Maharani (kiri) seusai pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya saat Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Politik

Puan Ungkap Sikap PDIP Usai Dipuji Prabowo: Kami akan Bahu Membahu

Ketua DPR Puan Maharani merespons pujian Presiden Prabowo Subianto terhadap PDI Perjuangan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 hari lalu
pemerintah dalam menghormati jasa para pendahulu dan pemimpin bangsa yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi negara.
Politik

MK Tegaskan Aturan Baru Penghinaan Presiden: Keluarga hingga Relawan Tak Bisa Lagi Melapor

Mahkamah Konstitusi (MK) persempit ruang pelaporan perkara penghinaan terhadap Presiden dan Wakil…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan MPR tahun 2026. (Sumber: Dok. DPR)
Politik

Prabowo Perintahkan RUU Perampasan Aset Disegerakan, Menkum: Kami Tunggu DPR

Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas mengatakan Presiden RI Prabowo Subianto telah…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up