Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan adanya sejumlah negara Timur Tengah yang siap mengirimkan pasukan ke Gaza untuk menghadapi Hamas. Hal itu disampaikan Trump melalui unggahan di platform Truth Social, yang kini tengah ramai diperbincangkan dunia.
Banyak sekutu besar kami di Timur Tengah dengan tegas menyatakan siap memasuki Gaza dengan kekuatan besar atas permintaan saya untuk ‘meluruskan Hamas’ jika kelompok itu terus melanggar perjanjian,” tulis Trump.
Meskipun tidak menyebut secara spesifik negara mana saja yang menawarkan bantuan, Trump secara khusus menyinggung Indonesia dan memuji sikap Presiden Prabowo Subianto atas kontribusinya dalam upaya perdamaian di Timur Tengah.
Saya ingin berterima kasih kepada Indonesia yang besar dan kuat, serta kepada pemimpinnya yang luar biasa, atas segala bantuan dan dukungan mereka kepada Timur Tengah dan Amerika Serikat,” ujar Trump, dikutip dari Al Jazeera.
Cinta dan semangat untuk perdamaian di Timur Tengah belum pernah sebesar ini selama seribu tahun. Sungguh luar biasa untuk disaksikan!” tambahnya.
Pasukan Internasional di Gaza
Sumber dari lingkaran pemerintahan Trump menyebutkan bahwa Amerika Serikat tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah negara, termasuk Indonesia, Uni Emirat Arab, Mesir, Qatar, dan Azerbaijan, untuk membentuk pasukan internasional di Gaza.
Langkah ini merupakan bagian dari proposal gencatan senjata 20 poin yang telah disepakati oleh Israel dan Hamas, menandai dimulainya upaya perdamaian baru di kawasan tersebut.
AS sendiri dikabarkan akan mengirim hingga 200 personel militer untuk membantu misi tersebut, tanpa menempatkan pasukan secara langsung di wilayah Gaza.
Indonesia Dukung Perdamaian Palestina
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan bahwa Indonesia akan terus aktif mendukung upaya perdamaian di Palestina.
Kita terus mendukung kemerdekaan Palestina. Indonesia sudah kirim bantuan pangan, kapal, hingga pesawat Hercules untuk mengirim logistik ke Gaza,” ujar Prabowo.
Prabowo juga memastikan bahwa Indonesia siap mengirim pasukan penjaga perdamaian (peacekeeping) bila diminta oleh pihak internasional.
Kalau diminta pasukan penjaga perdamaian, Indonesia siap. Tapi prosesnya tidak mudah. Ini masih dalam pembahasan teknis dan diplomatik,” tambahnya.
Dukungan terbuka Indonesia terhadap misi kemanusiaan di Gaza membuat negara ini semakin diakui dalam diplomasi global.
Langkah Prabowo mendapat sambutan positif dari banyak pihak, termasuk Amerika Serikat yang melihat Indonesia sebagai mitra strategis dalam menjaga
stabilitas di Timur Tengah.
Kini, sorotan dunia tertuju pada langkah lanjutan yang akan diambil RI bersama negara-negara lain untuk memastikan perdamaian dan keamanan jangka panjang di Gaza.

