Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok pada perdagangan Rabu, 19 Agustus 2026. IHSG melemah 1,04 persen ke level 6.382.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp702,1 miliar, dengan melibatkan 2 miliar saham dalam 134,2 ribu kali transaksi. Sebanyak 283 saham turun, 207 tidak bergerak, dan 157 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memproyeksikan bahwa IHSG berpotensi melemah pada perdagangan hari ini.
IHSG berpotensi koreksi terbatas hari ini,”
ujar Fanny dalam risetnya Rabu, 19 Agustus 2026.
Bursa Asia


Fanny menuturkan, bursa Asia bergerak beragam dengan mayoritas turun pada perdagangan Selasa, 18 Agustus, setelah Wall Street mengawali pekan dengan pelemahan.
Selain itu, investor masih mencermati ketegangan antara AS dan Iran serta kekhawatiran inflasi yang mendorong kenaikan yield obligasi pemerintah AS,”
jelasnya.
Adapun indeks Korea Selatan KOSPI turun 1,55 persen dan KOSDAQ anjlok 3,5 persen. Kemudian indeks Nikkei 225 Jepang turun 2,5% persen, indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 0,03 persen, Taiex Taiwan turun 1,2 persen, serta Hang Seng Hong Kong naik 0,07 persen.
Lantas untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan bahwa IHSG akan bergerak di level support 6.330 hingga 6.400. Sedangkan level resist IHSG di kisaran 6.500 hingga 6.550.























