Nilai tukar rupiah melemah tipis pada pembukaan perdagangan Rabu, 19 Agustus 2026. Rupiah merosot 0,01 persen atau 1 poin ke level Rp17.863 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengungkapkan melemahnya rupiah ini didorong oleh tingginya tensi geopolitik di Timur Tengah. Kondisi itu menyebabkan kenaikan harga minyak dunia.
Rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah terhadap dolar di tengah eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan kenaikan harga minyak mentah dunia,”
ujar Lukman kepada Owrite Rabu, 19 Agustus 2026.
Menunggu RDG

Namun, Lukman menuturkan bahwa pelemahan rupiah akan terbatas. Sebab, investor kini cenderung wait and see menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) mengenai arah suku bunga.







