Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 22 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / 750 Hotspot Kepung Kalimantan, DPR Desak Pemerintah Perkuat Perlindungan Warga
Daerah

750 Hotspot Kepung Kalimantan, DPR Desak Pemerintah Perkuat Perlindungan Warga

Rika PangestiIvan OWRITE
Last updated: Agustus 22, 2026 12:10 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Foto udara memperlihatkan asap membumbung tinggi dari kebakaran hutan dan lahan di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah
Foto udara memperlihatkan asap membumbung tinggi dari kebakaran hutan dan lahan di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (ANTARA FOTO/Auliya Rahman/tom.)
SHARE

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali mengepung sejumlah wilayah Kalimantan. Dalam tiga hari, sedikitnya 750 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi terdeteksi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Daftar isi Konten
  • 518 Hotspot
  • Personel Gabungan

Terkait hal ini, DPR mendesak agar pemerintah tak hanya mengejar api, tetapi juga memperkuat perlindungan terhadap warga.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengatakan peningkatan titik panas dalam beberapa hari terakhir menunjukkan karhutla sudah menjadi ancaman yang berdampak langsung terhadap masyarakat. Karena itu, penanganannya tidak bisa hanya berorientasi pada pemadaman.

Ini bukan lagi sekadar soal api di hutan dan lahan. Ketika asap sudah mengganggu jarak pandang, aktivitas masyarakat dan penerbangan, serta berpotensi mengganggu kesehatan warga, maka keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,”

ujar Hetifah dalam keterangannya, Sabtu, 22 Agustus 2026.

518 Hotspot

Data Kementerian Kehutanan menunjukkan 518 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi tercatat pada 19 Agustus 2026 di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Jumlah itu meningkat lebih dari empat kali lipat dibandingkan hari sebelumnya.

Jika dihitung dalam periode 17–19 Agustus 2026, total terdapat 750 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi di tiga provinsi tersebut. Lonjakan ini menjadi peringatan bahwa ancaman karhutla belum mereda dan masih berpotensi meluas.

Baca juga:
DPR Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Bencana Nasional: Kalimantan Seperti 'Setengah… Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan semakin parah hingga mengganggu aktivitas…
Asap Karhutla Kepung Kalimantan, Mendikdasmen Izinkan Pembelajaran dari Rumah Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi ancaman bagi…
Karhutla Ancam Kalimantan, IKN Forest City Dipertanyakan: Jangan Cuma Jual… Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan konsep forest city kembali diuji oleh…
  • DPR Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Bencana Nasional: Kalimantan Seperti 'Setengah Neraka'
  • Asap Karhutla Kepung Kalimantan, Mendikdasmen Izinkan Pembelajaran dari Rumah
  • Karhutla Ancam Kalimantan, IKN Forest City Dipertanyakan: Jangan Cuma Jual Narasi Hijau

Kalimantan Timur juga menghadapi kondisi serupa. Berdasarkan data BPBD Kalimantan Timur per 19 Agustus 2026, terdapat 413 titik karhutla dengan luas lahan dan hutan terbakar mencapai 936,95 hektare.

Di Kutai Barat, karhutla tercatat terjadi di 72 lokasi dengan luas area terbakar mencapai 415,51 hektare. Hetifah yang merupakan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Timur meminta pemerintah tidak menunggu sampai dampak karhutla semakin besar.

Sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Timur, saya tentu sangat prihatin. Kaltim juga menghadapi peningkatan karhutla. Kita tidak boleh menunggu sampai dampaknya semakin besar baru kemudian bergerak,”

tegasnya.

Personel Gabungan

Hetifah mengapresiasi langkah pemerintah yang telah mengerahkan personel gabungan, memperkuat pemadaman darat, menggunakan water bombing, hingga menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca.

Namun, seluruh upaya tersebut dinilai harus dibarengi dengan perlindungan masyarakat yang terdampak asap.

Pemadaman api harus terus dilakukan, tetapi masyarakat yang terdampak asap juga harus dilindungi. Pemerintah daerah perlu memastikan kesiapan fasilitas kesehatan, ketersediaan masker yang sesuai, informasi kualitas udara, serta perlindungan khusus bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan masyarakat yang memiliki kerentanan kesehatan,”

papar Hetifah.

Dia juga meminta BNPB bersama BPBD memperkuat sistem komando dan koordinasi di daerah yang mengalami peningkatan karhutla.

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Pemerintah Didesak Fokus pada Pencegahan

Menurutnya, setiap hotspot yang terdeteksi harus segera diverifikasi agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

“Yang kita perlukan adalah respons cepat berbasis data. Hotspot harus segera diverifikasi di lapangan. Jangan sampai ada jeda terlalu panjang antara deteksi, laporan, dan pemadaman,” ujarnya.

Selain pemadaman, Hetifah meminta pemerintah mulai menyiapkan skenario menghadapi kemungkinan karhutla berulang. Pasalnya, kondisi kering diperkirakan masih berlangsung di sejumlah wilayah Kalimantan dalam beberapa pekan ke depan.

BMKG memperkirakan kondisi minim pertumbuhan awan masih terjadi di sebagian wilayah Kalimantan. Musim hujan sendiri baru berpotensi datang sekitar pertengahan Oktober.

Artinya, kita masih memiliki periode risiko yang panjang. Jangan hanya berpikir bagaimana memadamkan api hari ini. Pemerintah harus menyiapkan skenario menghadapi kemungkinan karhutla berulang sampai kondisi cuaca kembali membaik,”

pungkasnya.

Hetifah menegaskan akan terus mendorong koordinasi pemerintah pusat dan daerah dalam menangani karhutla.

Ia meminta seluruh langkah penanganan dilakukan cepat, berbasis data, dan tidak mengabaikan keselamatan masyarakat yang berada di tengah kepungan asap.

Tag:Hetifah SjaifudianKalimantanKarhutlaKomisi VIII DPRPerlindungan Warga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Karhutla Ancam Kalimantan, IKN Forest City Dipertanyakan: Jangan Cuma Jual Narasi Hijau
By Syifa Fauziah
Peserta menanam bibit pohon dalam kegiatan aksi menanan bersama di Ibu Kota Nusantara (IKN), Paser Penajam Utara, Kalimantan Timur
1
Mulai 2027, PPPK Paruh Waktu Otomatis Diangkat Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes
By Rika Pangesti
Guru membimbing siswi mengerjakan soal saat proses belajar mengajar di SRMP 25 Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/5/2026).
2
Konflik Agraria Tak Kunjung Tuntas, Komnas HAM Catat 2.780 Aduan dalam Lima Tahun
By Rika Pangesti
Ilustrasi lahan pertanian
3
750 Hotspot Kepung Kalimantan, DPR Desak Pemerintah Perkuat Perlindungan Warga
By Rika Pangesti
Foto udara memperlihatkan asap membumbung tinggi dari kebakaran hutan dan lahan di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah
4
Dugaan Penembakan Anjing di Pabuaran Bikin Geger, Forum Masyarakat Anti Kekerasan Desak Polisi Bertindak
By Hadi Febriansyah
Forum Masyarakat Anti Kekerasan
5

BERITA LAINNYA

Api membakar sebuah pondok dari bambu di Kelurahan Sabaru, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Daerah

DPR Desak Kemenkeu Cairkan Rp290,9 Miliar untuk Penanganan Karhutla

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan terus meluas. Di tengah kondisi…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
43 menit lalu
Api membakar semak belukar lahan di dekat kawasan permukiman Tegal Sari, Palangka Raya, Kalimantan Tengah
Daerah

DPR Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Bencana Nasional: Kalimantan Seperti ‘Setengah Neraka’

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan semakin parah hingga mengganggu aktivitas…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
1 jam lalu
Forum Masyarakat Anti Kekerasan
Daerah

Dugaan Penembakan Anjing di Pabuaran Bikin Geger, Forum Masyarakat Anti Kekerasan Desak Polisi Bertindak

Dugaan penembakan terhadap dua anjing peliharaan warga di Desa Pancanegara, Kecamatan Pabuaran,…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
3 jam lalu
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman (kiri) meninjau penyaluran bantuan bagi para korban gempa bumi di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT
Daerah

6.931 KK Terdampak Gempa Flores, BNPB Percepat Distribusi 5.000 Paket Bantuan

Penanganan darurat setelah gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up