Polda Metro Jaya buka suara perihal pemblokiran rekening koordinator Aliansi Masyrakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok jelang aksi unjuk rasa di Gedung DPR pada 27 Agustus 2026 mendatang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya permohonan pemblokiran sementara guna penundaan transaksi. Dia menegaskan tidak ada penyitaan dari rekening milik AMPB.
Perlu kami luruskan kepada warga masyarakat, selama pelaksanaan penundaan transaksi, rekening yang berada di dalam tabungan tersebut itu tidak disita,”
kata Budi di kantornya, Senin, 24 Agustus 2026.
Diblokir Lima Hari
Budi mengatakan pemblokiran sementara rekening milik Supriyono dilakukan mengacu dalam Pasal 26 Undang-Undang 8 Tahun 2010 mengenai penundaan transaksi selama kurang lebih lima hari.
Selama pemblokiran sementara, Budi memastikan seluruh saldo Supriyono akan dikembalikan nantinya.
Seiring dengan pemblokiran itu, Polda Metro Jaya juga menyelidiki asal muasal saldo Supriyono yang diduga untuk kebutuhan saat aksi AMPB di DPR nantinya.
Pada saat dalam proses penyelidikan ini, tidak ditemukan pidana ya otomatis itu akan dibuka oleh pihak otoritas bank,”
ujarnya.


Dana Keperluan Unjuk Rasa
Dalam unggahan di media sosial, Botok menceritakan rekening bank Mandiri miliknya diblokir sepihak pada 22 Agustus 2026. Padahal saldo Rp80,9 juta itu nantinya dipakai untuk menggelar unjuk rasa di DPR pada 27 Agustus 2026.
Saldo itu nantinya hendak dipakai untuk keperluan operasional dan logistik aksi yang merupakan donasi dan uang gabungan yang disetorkan kepadanya.
Sementara itu, akun resmi bank mandiri sempat mengakui pemblokiran rekening itu atas permintaan dari aparat penegak hukum.
Pemblokiran tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan telah dilakukan sesuai prosedur ketentuan yang berlaku,”
tulis unggahan akun resmi bank mandiri sebelum dihapus.
Bank Mandiri menyatakan permohonan maaf dan berkomitmen untuk terus mengedepankan prinsip GCG, kepatuhan, dan kehati-hatian dalam menjalankan layanan perbankan.

























