Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 25 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Karhutla Kembali Mengganas di Kalimantan, Efektifkah Operasi Modifikasi Cuaca?
Nasional

Karhutla Kembali Mengganas di Kalimantan, Efektifkah Operasi Modifikasi Cuaca?

Ossid Duha Jussas SalmaHardani Triyoga
Last updated: Agustus 25, 2026 9:47 am
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
3 jam lalu
Share
Pesawat Casa NC-212 terbang melaksanakan operasi modifikasi cuaca di Pangkalan TNI AU Dhomber, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (22/8/2026).
Pesawat Casa NC-212 terbang melaksanakan operasi modifikasi cuaca di Pangkalan TNI AU Dhomber, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (22/8/2026). ( ANTARA FOTO/Angga Palguna/YU)
SHARE

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali jadi perhatian pemerintah seiring meningkatnya hotspot di sejumlah wilayah Kalimantan pada Agustus 2026. Kondisi tersebut juga diikuti laporan masyarakat mengenai kabut asap dan menurunnya jarak pandang di beberapa wilayah.

Daftar isi Konten
  • Hotspot Karhutla Meningkat
  • Penanganan Karhutla
  • Peluang OMC

Melansir dari laman Kementerian Komunikasi dan Digital, Selasa, 25 Agustus 2026, pemerintah memperkuat penanganan melalui operasi terpadu yang melibatkan Kementerian Kehutanan, BNPB, BMKG, pemerintah daerah, TNI, Poltsi, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, pelaku usaha, relawan, hingga masyarakat.

Berbagai langkah dilakukan untuk mencegah api meluas. Salah satunya pemerintah mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk bantu meningkatkan peluang turunnya hujan di wilayah rawan. Namun, seberapa efektif OMC dalam menekan luas kebakaran hutan dan lahan?

Hotspot Karhutla Meningkat

Berdasarkan pemutakhiran Sistem Pemantauan Karhutla (SIPONGI) Kementerian Kehutanan, jumlah hotspot berkepercayaan tinggi di Kalimantan menunjukkan perkembangan yang cukup dinamis pada 17–19 Agustus 2026.

Baca juga:
Kalimantan Dikepung Karhutla, Ini Enam Langkah Pemerintah untuk Jinakkan Kobaran… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia tertama Kalimantan kembali…
Malaysia Siap Kirim Bantuan untuk Indonesia Atasi Karhutla, Asalkan… Pemerintah Malaysia menyatakan siap membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah, Malaysia dan Brunei Dorong… Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan kembali…
  • Kalimantan Dikepung Karhutla, Ini Enam Langkah Pemerintah untuk Jinakkan Kobaran Api
  • Malaysia Siap Kirim Bantuan untuk Indonesia Atasi Karhutla, Asalkan…
  • Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah, Malaysia dan Brunei Dorong ASEAN Turun…

Pada 17 Agustus, terdeteksi 93 hotspot di Kalimantan Barat, 28 hotspot di Kalimantan Tengah, dan dua hotspot di Kalimantan Selatan. Jumlah tersebut kemudian berubah pada 18 Agustus, dengan 15 hotspot di Kalimantan Barat, 73 di Kalimantan Tengah, dan 21 di Kalimantan Selatan.

Peningkatan cukup signifikan terjadi pada 19 Agustus. Kalimantan Barat mencatat 259 hotspot berkepercayaan tinggi, Kalimantan Tengah 242 titik, dan Kalimantan Selatan 17 titik. Totalnya mencapai 518 hotspot atau lebih dari empat kali lipat dibandingkan hari sebelumnya.

Penanganan Karhutla

Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah memperkuat operasi terpadu di tiga provinsi prioritas, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Penanganan dilakukan melalui patroli terpadu, pemeriksaan lapangan, pemadaman darat, pembasahan dan pendinginan, hingga penyekatan area terbakar.

Karhutla Mengganas, DPR Sentil Pemerintah Jangan Asal Salahkan Masyarakat Lokal

Pemerintah juga memperkuat sarana pemadaman, termasuk pembangunan dan pengaktifan sumur bor di wilayah prioritas. Langkah tersebut penting terutama pada lahan gambut karena bara api dapat bertahan di bawah permukaan.

Selain penanganan langsung di lokasi kebakaran, pemerintah menggunakan OMC sebagai salah satu strategi untuk membantu mengendalikan karhutla. OMC dilakukan dengan memanfaatkan kondisi atmosfer dan menyemai awan yang memenuhi persyaratan teknis agar peluang terjadinya hujan dapat meningkat.

Hujan yang turun diharapkan membantu membasahi wilayah rawan dan mengurangi kondisi kering yang mendukung penyebaran api.

Di Kalimantan Barat, OMC telah dilaksanakan pada 13–17 Agustus 2026 melalui Posko Pontianak. Dalam periode tersebut terdapat sembilan sorti penerbangan dengan estimasi volume curah hujan di wilayah penyemaian mencapai 10,92 juta meter kubik.

Peluang OMC

Peluang pelaksanaan OMC kembali terbuka pada 23–27 Agustus 2026. BMKG masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melihat kemungkinan pelaksanaan operasi berdasarkan kondisi atmosfer.

Sementara itu, di Kalimantan Tengah, OMC telah dilakukan pada 27 Juli–4 Agustus dan 11–15 Agustus 2026. Secara keseluruhan, terdapat 13 sorti penerbangan dengan estimasi volume curah hujan di wilayah penyemaian sekitar 4,8 juta meter kubik.

Baca juga:
Trenggiling Jadi Korban Karhutla, Satwa Langka Ini Ternyata Populasinya Terancam… Seekor trenggiling ditemukan mati saat tim Manggala Agni melakukan penanganan kebakaran hutan…
Bukan Cuma Musim Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Terus Berulang di… Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian di sejumlah wilayah Indonesia…
Paparan Asap Kebakaran Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Penjelasannya Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian di sejumlah wilayah Indonesia…
  • Trenggiling Jadi Korban Karhutla, Satwa Langka Ini Ternyata Populasinya Terancam Punah
  • Bukan Cuma Musim Kemarau, Ini Penyebab Karhutla Terus Berulang di Indonesia
  • Paparan Asap Kebakaran Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Penjelasannya

Untuk mengetahui dampak OMC terhadap kebakaran, diperlukan perbandingan sejumlah indikator, seperti luas area terbakar, perkembangan titik api, curah hujan, kondisi kelembapan lahan, serta perubahan kondisi kebakaran sebelum dan setelah OMC.

Faktor cuaca juga perlu diperhitungkan karena turunnya hotspot atau meluasnya kebakaran tidak selalu disebabkan oleh OMC. Hujan alami, perubahan arah angin, kelembapan, kondisi vegetasi, karakteristik lahan, hingga keberhasilan pemadaman darat juga memengaruhi perkembangan karhutla.

Dengan demikian, OMC lebih tepat dipandang sebagai salah satu instrumen pendukung pengendalian karhutla, bukan satu-satunya ukuran keberhasilan penanganan.

Namun, efektivitasnya terhadap luas kebakaran tetap perlu dilihat bersama data lapangan dan berbagai faktor lain yang memengaruhi perkembangan karhutla.

Tag:HotspotKalimantanKarhutlaOMCOperasi Modifikasi Cuaca
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah, Malaysia dan Brunei Dorong ASEAN Turun Tangan
By Natania Longdong
Foto udara saat terjadi kebakaran lahan di kawasan Gunung Bahagia, Balikpapan, Kalimantan Timur.
1
BMKG Ramal Cuaca Selasa 25 Agustus: Cerah Mendominasi, Jaksel Diprediksi Tembus 34 Derajat
By Syifa Fauziah
Ilustrasi cuaca Jakarta cerah.
2
Trenggiling Jadi Korban Karhutla, Satwa Langka Ini Ternyata Populasinya Terancam Punah
By Ossid Duha Jussas Salma
Tim Manggala Agni menemukan trenggiling yang terbakat akibat karhutla (Foto: TikTok radarkhatulistiwa).
3
Viral Foto Diduga Peserta SPPI Nongkrong di Barak, Komentar Netizen Bikin Geleng-geleng Kepala
By Ani Ratnasari
Viral Foto Diduga Peserta SPPI
4
Desil Tukang Becak Naik dari 1 ke 9, Kisahnya Viral hingga Bikin Netizen Geram
By Ani Ratnasari
Ilustrasi KIP
5

BERITA LAINNYA

Petugas tengah melakukan pendinginan di lokasi kebakaran lahan.
Nasional

Kalimantan Dikepung Karhutla, Ini Enam Langkah Pemerintah untuk Jinakkan Kobaran Api

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia tertama Kalimantan kembali…

Ossid Duha Jussas SalmaHardani Triyoga
By
Ossid Duha Jussas Salma
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Ilustrasi Jalan Rusak akibat Gempa Bumi. (Sumber: Unsplash/ Anastasia R.)
Nasional

Update 25 Agustus 2025: Gempa Bumi Susulan di NTT Mencapai 7.029 Kali

Aktivitas gempa bumi susulan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus…

dusep-malikAmin-Suciady-Owrite
By
Dusep Malik
Amin Suciady
2 jam lalu
Relawan berupaya memadamkan kebakaran lahan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Sumber: Antara Foto/Auliya Rahman/tom)
Nasional

Malaysia Siap Kirim Bantuan untuk Indonesia Atasi Karhutla, Asalkan…

Pemerintah Malaysia menyatakan siap membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 jam lalu
Personel Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran Desa adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB. (Sumber: Antara Foto/Ahmad Subaidi/YU)
Nasional

Desa Adat Sade Hangus Terbakar, Pemerintah Janji Siapkan Bantuan Rekonstruksi

Pemerintah menyiapkan bantuan pembiayaan untuk rekonstruksi atau membangun ulang Desa Adat Sade…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up