Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 27 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Bahaya PM2.5 di Balik Kabut Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh
Kesehatan

Bahaya PM2.5 di Balik Kabut Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: Agustus 26, 2026 5:13 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 jam lalu
Share
Foto udara kawasan Bundaran Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo yang tertutup kabut asap di Kota Palembang, Sumatera Selatan
Foto udara kawasan Bundaran Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo yang tertutup kabut asap di Kota Palembang, Sumatera Selatan (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.)
SHARE

Kabut asap yang muncul saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga membawa berbagai polutan yang dapat berdampak pada kesehatan.

Daftar isi Konten
  • Apa Itu PM2.5?
  • Bahaya PM2.5
  • Mengurangi Paparan PM2.5
  • Harus Waspada

Salah satunya adalah PM2.5, partikel halus yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan.

Ketika konsentrasi PM2.5 di udara meningkat, masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak karhutla dapat lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan.

Paparan ini perlu diwaspadai karena partikel ini dapat mencapai bagian paru-paru yang lebih dalam.

Karena itu, memahami apa itu PM2.5 dan bahayanya menjadi penting, terutama ketika kabut asap karhutla mulai menyelimuti suatu wilayah. Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan RI (21 Agustus 2024), berikut penjelasannya.

Baca juga:
Walhi Soroti 10 Korporasi Saat Karhutla Kalteng, Ada yang Capai… Direktur Eksekutif Walhi Kalimantan Tengah Janang Firman Palanungkai menyampaikan sejumlah korporasi yang…
2.610 Titik Panas Kepung Kalbar, BNPB Waspadai Ancaman Karhutla hingga… Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mewaspadai ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…
259 Ribu Warga Sumsel Kena ISPA Imbas Karhutla, Walhi Ungkap… Direktur Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Selatan Ersyah menyebut…
  • Walhi Soroti 10 Korporasi Saat Karhutla Kalteng, Ada yang Capai 3.110 Hotspot
  • 2.610 Titik Panas Kepung Kalbar, BNPB Waspadai Ancaman Karhutla hingga Awal September
  • 259 Ribu Warga Sumsel Kena ISPA Imbas Karhutla, Walhi Ungkap Fakta yang…

Apa Itu PM2.5?

PM2.5 merupakan partikel udara berukuran sangat kecil, dengan diameter 2,5 mikrometer atau lebih kecil. Ukurannya bahkan jauh lebih kecil dibandingkan diameter rambut manusia. Karena sangat kecil, PM2.5 dapat melayang di udara dan terbawa angin.

Partikel ini juga dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan hingga mencapai bagian dalam paru-paru. Yang perlu diwaspadai, PM2.5 tidak selalu terlihat. Jadi, udara yang tampak jernih belum tentu bebas dari partikel tersebut.

Bahaya PM2.5

Ketika terhirup, PM2.5 dapat mengiritasi saluran pernapasan dan menyebabkan berbagai keluhan seperti batuk, tenggorokan tidak nyaman, mata perih, hingga sesak napas.

Paparan juga dapat memperburuk kondisi orang yang memiliki asma atau penyakit paru. Sementara dalam jangka panjang, paparan polusi partikulat berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan pernapasan serta penyakit jantung dan pembuluh darah.

Mengurangi Paparan PM2.5

Paparan PM2.5 saat karhutla tidak selalu dapat dihindari, tetapi risikonya bisa dikurangi dengan beberapa langkah berikut:

  • Pantau kualitas udara, bukan hanya melihat apakah langit tampak berkabut.
  • Kurangi aktivitas di luar ruangan, terutama olahraga atau aktivitas fisik berat saat kualitas udara memburuk.
  • Gunakan respirator seperti N95 jika harus beraktivitas di luar ruangan dan pastikan terpasang rapat.
  • Tutup pintu dan jendela ketika asap mulai masuk ke dalam rumah.
  • Gunakan air purifier dengan filter HEPA jika tersedia untuk membantu mengurangi partikel di dalam ruangan.
  • Siapkan ruang dengan udara lebih bersih, terutama untuk anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
  • Hindari sumber asap tambahan di dalam rumah, seperti rokok, vape, pembakaran sampah, dan dupa.
  • Waspadai gejala kesehatan, seperti batuk, mata perih, mengi, atau sesak napas. Jika keluhan semakin berat, segera cari pertolongan medis.
  • Cegah karhutla sejak awal dengan tidak membakar sampah atau membuka lahan menggunakan api serta segera melaporkan kebakaran yang ditemukan.

Karhutla bukan hanya membuat langit berkabut dan jarak pandang menurun. Partikel sangat kecil seperti PM2.5 juga dapat ikut masuk ke udara yang kita hirup. Karena itu, mengurangi paparan asap menjadi bagian penting untuk menjaga kesehatan.

Harus Waspada

Semua orang sebaiknya mengurangi paparan asap karhutla. Namun, risikonya perlu lebih diperhatikan pada anak-anak, bayi, lansia, ibu hamil, penderita asma, penyakit paru kronis, dan penyakit jantung. Pekerja yang harus beraktivitas di luar ruangan juga perlu lebih berhati-hati.

Karhutla Kalteng Kembali Membara, Asap Ancam Warga hingga Sekolah Libur

Paparan dapat meningkat ketika seseorang berada di lingkungan berasap dalam waktu lama atau melakukan aktivitas fisik berat. Karena itu, ketika kualitas udara memburuk akibat karhutla, sebaiknya kurangi aktivitas di luar ruangan dan gunakan perlindungan pernapasan.

Karhutla bukan hanya menyebabkan kerusakan hutan dan lahan, tetapi juga dapat memengaruhi kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Jangan abaikan kabut asap dan bau terbakar di sekitar kita. Kenali kualitas udara, lindungi pernapasan, dan tetap hati-hati terhadap risiko karhutla.

Tag:Kabut AsapKalimantanKarhutlaKesehatan Tubuh
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral Video Rombongan Bus Serbu Jakarta Jelang Demo 27 Agustus, Polisi Cek Tol dan Temukan Fakta Ini
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi bus di jalan tol.
1
Demo 27 Agustus 2026 di DPR/MPR: Ini Daftar Aliansi dan Tuntutannya
By Ani Ratnasari
Peserta aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta melakukan aksi damai di depan Gedung Parlemen, Jakarta,
2
Honda Accord Generasi Terbaru Segera Meluncur, Desain Makin Sporty dan Hybrid Lebih Irit
By Hadi Febriansyah
Ilustrasi Honda Accord
3
Asap Karhutla Bikin Palembang Sesak: 9.313 Kasus ISPA Tercatat hingga Agustus 2026
By Syifa Fauziah
Pengendara memakai masker saat pembagian masker gratis di simpang empat RS Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Senin (24/8/2026).
4
Saat Bantuan Menipis di Pengungsian: Gempa NTT Buka Borok Penanganan Bencana
By Syifa Fauziah
Sejumlah pengungsi beraktivitas di tenda pengungsian mandiri di Pota, Sambi Rampas, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (23/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Pemanis jenis madu
Kesehatan

Sering Dianggap Lebih Sehat, Ternyata Tiga Pemanis Ini Tetap Bisa Bikin Gula Darah Naik

Kalau kamu pikir mengganti gula pasir atau gula putih dengan gula aren,…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Gerakan Peregangan Sebelum Tidur (Gerakan Peregangan Sebelum Tidur)
Kesehatan

Enam Gerakan Peregangan Sebelum Tidur Bikin Tubuh Rileks dan Tidur Lebih Nyenyak

Aktivitas sepanjang hari dapat membuat tubuh terasa pegal dan tegang, terutama setelah…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
12 jam lalu
Pengendara memakai masker saat pembagian masker gratis di simpang empat RS Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Senin (24/8/2026).
Kesehatan

Asap Karhutla Bikin Palembang Sesak: 9.313 Kasus ISPA Tercatat hingga Agustus 2026

Kualitas udara di Palembang, Sumatra Selatan, memburuk karena asap kebakaran hutan dan…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
16 jam lalu
Ilustrasi virus Zika.
Kesehatan

Zika Diduga Menjangkit Turis Usai dari Bali, Kemenkes Ungkap Fakta Mengejutkan

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan hingga 22 Agustus 2026 tidak pernah menerima laporan…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up