Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 26 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Bareskrim Evaluasi 147 Kasus, KPA Ungkap Ada 865 Lokasi Konflik Agraria yang Belum Tuntas
Nasional

Bareskrim Evaluasi 147 Kasus, KPA Ungkap Ada 865 Lokasi Konflik Agraria yang Belum Tuntas

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Agustus 26, 2026 9:56 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 jam lalu
Share
Sejumlah petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Kawulo Alit Mandiri membentangkan spanduk saat unjuk rasa bertajuk "Tolak Kriminalisasi Petani" menuju Mapolda Jawa Tengah di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (3/8/2026).
Sejumlah petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Kawulo Alit Mandiri membentangkan spanduk saat unjuk rasa bertajuk "Tolak Kriminalisasi Petani" menuju Mapolda Jawa Tengah di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (3/8/2026). (ANTARA FOTO/Aji Styawan/wsj.)
SHARE

Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mengingatkan Bareskrim Polri agar tak melihat konflik agraria hanya dari kasus pemidanaan petani, masyarakat adat, aktivis, maupun advokat.

Sebab, di balik 147 kasus yang dievaluasi Bareskrim, masih ada ratusan lokasi konflik agraria yang membutuhkan penyelesaian secara menyeluruh.

Sekjen KPA Dewi Kartika mengatakan pihaknya mengapresiasi evaluasi Bareskrim terhadap 147 kasus pemidanaan yang dihadapi kelompok masyarakat dalam konflik agraria. Namun, menurut dia, angka tersebut belum menggambarkan keseluruhan persoalan agraria di Indonesia.

Hal yang perlu mendapat porsi perhatian ke depan adalah bagaimana pola penanganan konflik agraria di lapangan,”

kata Dewi dalam RDPU Komisi III DPR RI bersama Bareskrim Polri, di komplek parlemen, Senayan, Rabu, 26 Agustus 2026.
Baca juga:
Polri Jawab Tuduhan Bela Korporasi: Netralitas Harga Mati, Hukum Bukan… Polri menjawab tudingan keberpihakan kepada korporasi dalam konflik agraria yang berujung kriminalisasi…
Konflik Agraria Bukan Cuma Soal Pasal, Kabareskrim: Hukum Jangan Membungkam Kabareskrim Polri Komjen Syahar Diantono mengakui sengketa tanah merupakan persoalan struktural yang…
147 Jadi 8: Bareskrim dan KPA Beda Hitung Kasus Konflik… Bareskrim Polri membantah temuan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) perihal 147 kasus dugaan…
  • Polri Jawab Tuduhan Bela Korporasi: Netralitas Harga Mati, Hukum Bukan untuk Membungkam!
  • Konflik Agraria Bukan Cuma Soal Pasal, Kabareskrim: Hukum Jangan Membungkam
  • 147 Jadi 8: Bareskrim dan KPA Beda Hitung Kasus Konflik Agraria

Dewi menyebut KPA bersama DPR RI dan Pansus Penyelesaian Konflik Agraria tengah mendorong penanganan terhadap 865 Lokasi Prioritas Penyelesaian Konflik Agraria (LPRA).

Jadi, 147 kasus itu hanya sebagian kecil. Mohon ini menjadi atensi Bareskrim bahwa ada 865 lokasi konflik agraria yang sedang ditangani,”

ujarnya.

Menurut Dewi, 865 lokasi tersebut punya luas mencapai sekitar 1,7 juta hektare. Wilayah itu, kata dia, secara de facto telah digunakan sebagai pemukiman, persawahan, perkebunan rakyat, tanah desa, fasilitas umum dan fasilitas sosial, hutan adat, hingga wilayah konservasi lokal.

Karena itu, penyelesaian konflik tersebut tidak cukup dilakukan dengan pendekatan pidana. Dewi menilai pemerintah harus turun langsung untuk mencari jalan keluar bersama masyarakat yang berada di lokasi konflik.

Cara menuntaskannya tidak lagi dengan memobilisasi aparat, melainkan menurunkan kementerian dan lembaga untuk melakukan mediasi dan dialog konstruktif dengan masyarakat,”

kata Dewi.
147 Kasus Petani Dipidana di 11 Provinsi, KPA Desak Kapolri Turun Tangan

Dewi mengatakan persoalan agraria juga memiliki dampak ekonomi yang tidak bisa diabaikan.

Masyarakat yang tinggal dan mengelola wilayah konflik selama ini tetap menjalankan aktivitas pertanian, perkebunan, maupun kegiatan ekonomi lainnya.

Ada nilai ekonomi dan kontribusi nyata dari masyarakat di sana terhadap pertumbuhan ekonomi mikro dan makro,”

ujarnya.

Menurut Dewi, pemerintah perlu membedakan konflik agraria struktural dengan sengketa pertanahan biasa. Konflik agraria struktural melibatkan ketimpangan relasi kuasa antara masyarakat dengan badan usaha atau kebijakan negara dan dapat berlangsung selama puluhan tahun.

Konflik tersebut juga dapat berkaitan dengan keputusan pejabat publik, seperti penerbitan HGU, HGB, HTI, izin pertambangan, proyek strategis nasional, hingga Bank Tanah. Kondisi tersebut membuat penyelesaiannya tidak bisa hanya diserahkan pada proses hukum biasa.

Dewi menilai konflik agraria struktural merupakan persoalan yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat di tingkat desa maupun komunitas. Karena itu, penyelesaiannya membutuhkan keterlibatan kementerian dan lembaga terkait, DPR, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum.

147 Kasus Petani Dipidana di 11 Provinsi, KPA Desak Kapolri Turun Tangan

Dewi bilang KPA bersama Komisi III DPR RI mendorong agar titik-titik LPRA dapat perlindungan dan ditangani secara efektif oleh Pansus bersama kementerian dan lembaga.

Kerja sama dengan Polri juga diperlukan agar proses penyelesaian konflik tidak kembali berujung pada kriminalisasi masyarakat.

Di sisi lain, KPA menyoroti perlunya payung hukum yang lebih kuat untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Dewi menyebut RUU Reforma Agraria telah masuk dalam Prolegnas Prioritas 2026 atas inisiatif DPR RI.

Harapannya, RUU ini dapat menjadi payung hukum yang lebih kuat dalam memberikan perlindungan bagi petani dan masyarakat adat, serta menjadi pedoman bagi Bareskrim Polri,”

kata Dewi.

Tag:bareskrimkonflik agrariaKonsorsium Pembaruan Agrariapetani
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral Video Rombongan Bus Serbu Jakarta Jelang Demo 27 Agustus, Polisi Cek Tol dan Temukan Fakta Ini
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi bus di jalan tol.
1
Demo 27 Agustus 2026 di DPR/MPR: Ini Daftar Aliansi dan Tuntutannya
By Ani Ratnasari
Peserta aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta melakukan aksi damai di depan Gedung Parlemen, Jakarta,
2
Honda Accord Generasi Terbaru Segera Meluncur, Desain Makin Sporty dan Hybrid Lebih Irit
By Hadi Febriansyah
Ilustrasi Honda Accord
3
Asap Karhutla Bikin Palembang Sesak: 9.313 Kasus ISPA Tercatat hingga Agustus 2026
By Syifa Fauziah
Pengendara memakai masker saat pembagian masker gratis di simpang empat RS Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Senin (24/8/2026).
4
Saat Bantuan Menipis di Pengungsian: Gempa NTT Buka Borok Penanganan Bencana
By Syifa Fauziah
Sejumlah pengungsi beraktivitas di tenda pengungsian mandiri di Pota, Sambi Rampas, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (23/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Pertambangan
Nasional

PPATK Buka Data Kejahatan Tambang, Aliran Transaksi Tembus Rp684,71 Triliun

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengidentifikasi indikasi transaksi terkait kejahatan…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
21 menit lalu
Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan sambutan saat zikir dan doa kebangsaan 2006 di kawasan Monas, Jakarta.
Nasional

Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur, Sebut Hoaks Jelang Muktamar NU

Kementerian Agama (Kemenag) membantah kabar yang menyebut Menteri Agama Nasaruddin Umar telah…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
4 jam lalu
Sejumlah anggota Polri mengikuti upacara Hari Juang Polri.
Nasional

Polri Jawab Tuduhan Bela Korporasi: Netralitas Harga Mati, Hukum Bukan untuk Membungkam!

Polri menjawab tudingan keberpihakan kepada korporasi dalam konflik agraria yang berujung kriminalisasi…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
5 jam lalu
Ketua Dewan Direktur Great Institute, DR Syahganda Nainggolan
Nasional

Gerakan Massa 27 Agustus Disorot, Diimbau Berjalan Tertib dan Kondusif Demi Jaga Stabilitas

Sejumlah tokoh, aktivis, serta perwakilan relawan pendukung Presiden Prabowo Subianto menggelar diskusi…

hadi-febriansyah-owriteAmin-Suciady-Owrite
By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up