Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 26 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Gerakan Massa 27 Agustus Disorot, Diimbau Berjalan Tertib dan Kondusif Demi Jaga Stabilitas
Nasional

Gerakan Massa 27 Agustus Disorot, Diimbau Berjalan Tertib dan Kondusif Demi Jaga Stabilitas

hadi-febriansyah-owriteAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 26, 2026 6:23 pm
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 jam lalu
Share
Ketua Dewan Direktur Great Institute, DR Syahganda Nainggolan
SHARE

Sejumlah tokoh, aktivis, serta perwakilan relawan pendukung Presiden Prabowo Subianto menggelar diskusi mengenai situasi politik dan keamanan nasional menjelang rencana aksi massa di Gedung DPR/MPR.

Daftar isi Konten
  • Potensi Dampak Aksi Massa
  • Situasi Politik Tahun Lalu
  • Tak Anti-Demokrasi
  • Video Budi Arie Disorot

Diskusi bertajuk “Menjaga Stabilitas dan Kondusifitas Nasional” tersebut berlangsung di Resto & Cafe Sleepes Owl Dining, Jalan Tebet Utara Raya No. 27, Jakarta Selatan, Rabu 26 Agustus 2026.

Baca juga:
Disdik DKI Tegaskan Surat Edaran Daring Akibat Demonstrasi Hoaks Surat Edaran (SE) yang mengatasnamakan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta terkait perubahan…
Pigai Kirim Peringatan Keras ke Budi Arie, Begini Isinya Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, melontarkan peringatan terbuka kepada Ketua…
Budi Arie Singgung Pemilu Dipercepat, Pengamat: Prabowo Harus Waspada, Jokowi… Presiden Prabowo Subianto diminta tidak menganggap enteng pernyataan Ketua Umum Projo Budi…
  • Disdik DKI Tegaskan Surat Edaran Daring Akibat Demonstrasi Hoaks
  • Pigai Kirim Peringatan Keras ke Budi Arie, Begini Isinya
  • Budi Arie Singgung Pemilu Dipercepat, Pengamat: Prabowo Harus Waspada, Jokowi Siapkan Perlawanan!

Forum tersebut digelar sebagai respons terhadap dinamika politik yang berkembang di Indonesia, termasuk rencana aksi massa yang akan berlangsung di kompleks DPR/MPR pada Kamis 27 Agustus 2026.

Dalam diskusi itu, sejumlah tokoh menyampaikan pandangan agar penyampaian aspirasi tetap dilakukan sesuai aturan. Mereka berharap, aksi dapat berlangsung secara damai dan tertib serta tidak berujung pada tindakan anarkis.

Ketua Presidium Exponen 08, M Damar, mengungkapkan menghormati adanya aksi massa tersebut. Menurutnya, menyampaikan pendapat bagian dari demokrasi. Dia mengajak siapapun elemen masyarakat yang ingin melakukan aksi dan aspirasi untuk menjaga ketertiban.

Meski demikian, Damar mengecam keras segala bentuk mobilisasi yang sengaja diarahkan untuk memprovokasi, menciptakan kekacauan dan kerusuhan.

Silahkan menyampaikan aspirasi. Beda pendapat boleh, merusak negara yang tidak boleh,”

ujarnya.

Menurut Damar, saat ini Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sedang fokus bekerja. Pemerintah tengah memastikan agenda dan program pembangunan tetap berjalan dan terus merespon persoalan rakyat.

Saat ini kita menghadapi berbagai kejadian bencana di sejumlah wilayah termasuk gempa di NTT dan Kebakaran Hutan. Pemerintah sedang fokus ke sana. Energi kita, bangsa Indonesia seharusnya diarahkan untuk membantu masyarakat yang berdampak,”

imbuhnya.

Potensi Dampak Aksi Massa

Ketua Dewan Direktur Great Institute, DR Syahganda Nainggolan, turut menyoroti berbagai informasi yang beredar mengenai rencana gerakan massa di Jakarta.

Menurutnya, belakangan muncul sejumlah pemberitaan maupun informasi yang ramai diperbincangkan di media sosial mengenai rencana gerakan besar yang melibatkan berbagai kelompok dengan mengatasnamakan kepentingan rakyat.

Ia menyinggung gerakan masyarakat di Pati yang sebelumnya muncul dalam konteks tuntutan terkait pergantian Bupati Pati. Syahganda meminta pihak-pihak yang berencana melakukan aksi besar di Jakarta untuk mempertimbangkan secara matang dampak yang mungkin muncul.

Baca juga:
Budi Arie Singgung Percepatan Pemilu di Depan Jokowi, PDIP: Betapa… Wacana percepatan dinamika politik sebelum Pemilu 2029 yang dilontarkan Ketua Umum Projo,…
Gerindra Ogah Tanggapi Pernyataan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029:… Partai Gerindra menegaskan tidak ingin terseret dalam wacana percepatan Pemilu 2029 yang…
Korban Gempa NTT Membludak, 206 Relawan Dikirim ke Enam Wilayah… Tingginya kebutuhan layanan medis di wilayah terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di…
  • Budi Arie Singgung Percepatan Pemilu di Depan Jokowi, PDIP: Betapa Liciknya Jokowi
  • Gerindra Ogah Tanggapi Pernyataan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029: Gak Penting
  • Korban Gempa NTT Membludak, 206 Relawan Dikirim ke Enam Wilayah Terdampak Parah

Secara pribadi, saya meminta kepada pihak-pihak yang akan melakukan gerakan besar di Jakarta agar mempertimbangkan kembali langkah tersebut. Jangan sampai kemudian, seperti yang saya lihat sekarang, semua orang datang ke Jakarta dan mengklaim mewakili kelompoknya masing-masing,”

kata Syahganda.

Ia juga mengingatkan bahwa apabila aksi berujung pada kericuhan atau jatuhnya korban, masyarakat yang berada di lapangan berpotensi menjadi pihak yang paling terdampak.

Namun ketika terjadi korban, masyarakatlah yang menjadi korban. Sementara pihak yang berada di depan, tidak jelas pertanggungjawabannya,”

tambahnya.
Demo 27 Agustus 2026 di DPR/MPR: Ini Daftar Aliansi dan Tuntutannya

Situasi Politik Tahun Lalu

Syahganda kemudian mengaitkan kondisi saat ini dengan situasi yang terjadi pada Agustus tahun sebelumnya. Menurut dia, masyarakat Indonesia sebelumnya telah melewati situasi yang dinilai cukup mencekam.

Bahkan, saat itu sempat muncul kekhawatiran mengenai kemungkinan terjadinya keadaan darurat militer. Ia berharap, kondisi serupa tidak kembali terjadi dan stabilitas nasional tetap terjaga.

Kita berharap tidak boleh lagi ada gerakan-gerakan seperti tahun lalu yang mengancam stabilitas nasional dan menghancurkan kredibilitas pemerintahan yang sah, yaitu pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,”

ujarnya.

Tak Anti-Demokrasi

Sementara itu, Ketua Umum Relawan Cinta Prabowo (GCP), H. Kurniawan, menegaskan bahwa pihaknya tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di ruang publik.

Menurutnya, kritik terhadap pemerintah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem demokrasi. Karena itu, masyarakat tetap memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi selama dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kami bukan anti-demokrasi dan bukan anti-kritik. Kami memberikan hak kepada seluruh masyarakat untuk menyampaikan aspirasi di muka umum sesuai dengan aturan yang berlaku,”

ujarnya.

Namun, Kurniawan meminta kebebasan menyampaikan pendapat tersebut tetap diiringi dengan tanggung jawab. Ia berharap, aksi yang direncanakan berlangsung pada 27 Agustus tidak berubah menjadi tindakan yang mengganggu keamanan maupun kepentingan masyarakat umum.

Video Budi Arie Disorot

Dalam kesempatan tersebut, Kurniawan juga menanggapi beredarnya video pernyataan Budi Arie yang menurutnya telah memicu berbagai spekulasi politik. Menurutnya, video tersebut kemudian dikaitkan dengan isu mengenai kemungkinan percepatan pergantian kekuasaan.

Ditegaskannya, bahwa relawan yang mendukung Prabowo akan tetap mengawal jalannya pemerintahan hingga masa jabatan berakhir sesuai dengan amanat konstitusi.

Kami siap bersama Prabowo untuk mempertahankan pemerintahan ini bukan karena haus kekuasaan, tetapi demi kemajuan bangsa dan negara,”

katanya.

Menutup pernyataannya, Kurniawan kembali menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang berencana mengikuti aksi di DPR/MPR pada Kamis 27 Agustus 2026.

Ia meminta seluruh peserta aksi menaati aturan yang berlaku, menghindari tindakan anarkis, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dengan adanya imbauan tersebut, para tokoh dan relawan pendukung pemerintah berharap penyampaian aspirasi pada aksi 27 Agustus dapat berlangsung secara tertib dan damai tanpa menimbulkan gangguan terhadap masyarakat maupun stabilitas nasional.

Tag:27 agustusAksi DemontrasidemontrasiPrabowo SubiantoPresidenrelawanunjuk rasa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral Video Rombongan Bus Serbu Jakarta Jelang Demo 27 Agustus, Polisi Cek Tol dan Temukan Fakta Ini
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi bus di jalan tol.
1
Asap Karhutla Bikin Palembang Sesak: 9.313 Kasus ISPA Tercatat hingga Agustus 2026
By Syifa Fauziah
Pengendara memakai masker saat pembagian masker gratis di simpang empat RS Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Senin (24/8/2026).
2
Saat Bantuan Menipis di Pengungsian: Gempa NTT Buka Borok Penanganan Bencana
By Syifa Fauziah
Sejumlah pengungsi beraktivitas di tenda pengungsian mandiri di Pota, Sambi Rampas, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (23/8/2026).
3
Empat Kali Terjerat Narkoba, Revaldo Ungkap Alasan Mengejutkan Kembali Pakai Sabu
By Rahmat Baihaqi
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi.
4
Demo 27 Agustus 2026 di DPR/MPR: Ini Daftar Aliansi dan Tuntutannya
By Ani Ratnasari
Peserta aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta melakukan aksi damai di depan Gedung Parlemen, Jakarta,
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah anggota Polri mengikuti upacara Hari Juang Polri.
Nasional

Polri Jawab Tuduhan Bela Korporasi: Netralitas Harga Mati, Hukum Bukan untuk Membungkam!

Polri menjawab tudingan keberpihakan kepada korporasi dalam konflik agraria yang berujung kriminalisasi…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
20 menit lalu
Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menyampaikan keterangan pers terkait pemblokiran rekening aktivis Pati, Botok di Kompleks Parlemen, Senayan.
Nasional

Polda Metro Buka-bukaan soal Rekening Botok Pati, Sempat Diblokir Kini Bisa Dipakai Lagi

Polda Metro Jaya beri penjelasan terkait alasan mengajukan pemblokiran rekening Bank Mandiri…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
57 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto di NTT. (Sumber: YouTube Sekretariat Presiden)
Nasional

Prabowo Ungkap Alasan Tak Langsung ke NTT Saat Gempa: Tak Mau Ganggu Konsentrasi Pemda

Presiden Prabowo Subianto membeberkan alasannya tidak langsung mengunjungi Nusa Tenggara Timur (NTT)…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 jam lalu
Sejumlah petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Kawulo Alit Mandiri membentangkan spanduk saat unjuk rasa bertajuk "Tolak Kriminalisasi Petani" di depan Mapolda Jawa Tengah di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (3/8/2026).
Nasional

147 Jadi 8: Bareskrim dan KPA Beda Hitung Kasus Konflik Agraria

Bareskrim Polri membantah temuan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) perihal 147 kasus dugaan…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up