Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 3 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Komnas HAM Bongkar Dampak Serius Konflik Papua: Pengungsi Internal Terancam Kehilangan Masa Depan
Nasional

Komnas HAM Bongkar Dampak Serius Konflik Papua: Pengungsi Internal Terancam Kehilangan Masa Depan

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: September 3, 2026 3:22 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
3 jam lalu
Share
Penari menampilkan Tarian Khui Bea saat pembukaan pra Festival Danau Sentani (FDS) 2026 di Pantai Khalkote.
Penari menampilkan Tarian Khui Bea saat pembukaan pra Festival Danau Sentani (FDS) 2026 di Pantai Khalkote. ANTARA FOTO/Gusti Tanati/
SHARE

Persoalan konflik dan kekerasan di Papua dinilai belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Komnas HAM RI menyoroti dampaknya yang tak hanya berupa korban jiwa tetapi juga munculnya persoalan pengungsi internal yang terancam kehilangan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.

Komisioner Komnas HAM RI Atnike Nova Sigiro mengatakan situasi Papua dari tahun ke tahun masih menghadapi persoalan konflik dan kekerasan. Kondisi itu menjadi salah satu alasan Komnas HAM membentuk Tim Papua sejak 2022.

Komnas HAM sendiri sudah membentuk tim Papua sejak tahun 2022. Karena melihat bahwa situasi di Papua dari tahun ke tahun belum juga pulih dari persoalan konflik dan kekerasan,”

kata Atnike dalam pertemuan dengan Pansus Papua DPD RI di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 3 September 2026.
Baca juga:
Hak Dasar Warga 'Hangus' Terbakar Karhutla: Komnas HAM Ingatkan Hak… Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menyoroti dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…
DPD RI Colek Komite Eksekutif Papua Bentukan Prabowo: Bikin Tumpang… DPD RI mempertanyakan keberadaan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua bentukan…
Yorrys Raweyai: Konflik Papua Makin Tinggi, Pemerintah Belum Punya Visi… Ketua Pansus Papua DPD RI Yorrys Raweyai mengatakan eskalasi kekerasan di Papua…
  • Hak Dasar Warga 'Hangus' Terbakar Karhutla: Komnas HAM Ingatkan Hak Lingkungan Hidup
  • DPD RI Colek Komite Eksekutif Papua Bentukan Prabowo: Bikin Tumpang Tindih dan…
  • Yorrys Raweyai: Konflik Papua Makin Tinggi, Pemerintah Belum Punya Visi Penyelesaian

Menurut Atnike, konflik yang melibatkan aparat dan kelompok sipil bersenjata telah menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat Papua. Salah satunya adalah munculnya pengungsi internal akibat konflik dan kekerasan.

Kekerasan antara aparat dan kelompok sipil bersenjata tidak hanya menimbulkan korban jiwa. Tetapi, juga menimbulkan permasalahan sosial ekonomi di Papua yaitu dengan terjadinya pengungsi internal,”

ujarnya.
Tolak Militer dan MBG, Masyarakat Papua Butuh Pendidikan Gratis

Atnike menuturkan persoalan pengungsi internal kerap luput dari perhatian publik secara nasional. Padahal, warga yang terpaksa meninggalkan kampung halaman karena konflik menghadapi persoalan serius dalam memenuhi kebutuhan dasar.

Ia menegaskan kondisi itu tak bisa dipandang ringan hanya karena skala persoalannya berbeda dengan konflik pengungsi di negara lain.

Namun, tetap saja persoalan pengungsi internal yang terjadi akibat konflik dan kekerasan di Papua tersebut akan mengakibatkan hilangnya generasi Papua,”

lanjut Atnike.

Ancaman hilangnya generasi itu muncul karena para pengungsi internal tidak selalu bisa mendapatkan layanan dasar selama mereka belum dapat kembali ke kampung halaman.

Karena para pengungsi internal tersebut tidak bisa mendapatkan layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan apabila mereka tidak bisa kembali ke kampung halamannya,”

ujar Atnike.

Atas persoalan tersebut, Komnas HAM menyatakan mendukung langkah Pansus Papua DPD RI yang ingin membawa persoalan Papua menjadi perhatian lebih serius pemerintah pusat.

Baca juga:
Pansus Papua DPD Siap Urai Benang Kusut Konflik di Bumi… Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai mengatakan Panitia Khusus (Pansus) Papua DPD…
Papua Jadi Sorotan DPD, Pansus Mulai Petakan Dugaan Pelanggaran HAM… Pantia Khusus (Pansus) Papua DPD RI mulai bergerak menginventarisasi berbagai persoalan di…
Karhutla Capai 107 Ribu Hektare, Komnas HAM Desak Korporasi dan… Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak pemerintah dan aparat penegak…
  • Pansus Papua DPD Siap Urai Benang Kusut Konflik di Bumi Cenderawasih
  • Papua Jadi Sorotan DPD, Pansus Mulai Petakan Dugaan Pelanggaran HAM hingga Proyek…
  • Karhutla Capai 107 Ribu Hektare, Komnas HAM Desak Korporasi dan Pemodal Ikut…

Komnas HAM juga membuka ruang kolaborasi dengan Pansus sesuai tugas dan kewenangannya dalam bidang hak asasi manusia.

Komnas HAM dengan senang hati mendukung dan berkolaborasi ke depan terutama dari tugas dan kewenangan Komnas HAM yang fokus pada persoalan hak asasi manusia,”

kata Atnike.

Menurutnya, upaya pemulihan situasi HAM di Papua harus berjalan beriringan dengan upaya mengembalikan pengungsi ke kampung halaman agar mereka kembali memperoleh hak atas kesejahteraan.

Tag:Kelompok SipilKomnas HAMKorban Jiwapapua
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
1
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
2
40.759 Orang Diduga Keracunan MBG, JPPI: Ganti Kepala BGN Tak Selesaikan Masalah
By Natania Longdong
Seorang siswa menjalani perawatan karena diduga keracunan makanan di salah satu Rumah Sakit
3
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat: Reshuffle Jangan Jadi Bagi-Bagi Jatah Kue Politik!
By Rahmat Tunny
Ilustrasi reshuffle kabinet
4
Seluruh Gugatan Praperadilan Ditolak, Kubu Febrie : Makin Cepat Disidangkan Makin Bagus
By Rahmat Baihaqi
Tersangka yang merupakan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) berjalan menuju mobil tahanan di Rutan Cabang KPK, Jakarta, Jumat (7/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Diskusi publik yang dorong agar RUU Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) segera dirampungkan. (Owrite/Rika Pangesti).
Nasional

Ransomware hingga Kebocoran Data Mengintai, APJII Desak RUU KKS Segera Disahkan

Ancaman terhadap ruang siber Indonesia semakin beragam. Serangan ransomware, kebocoran data, hingga…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 detik lalu
Ilustrasi gigi.
Nasional

Recovery Tooth Masuk Radar BPOM: Rencana Takedown hingga Ancaman Penjara

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan produk tambal gigi yang dijual…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
35 menit lalu
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Suharyanto
Nasional

BNPB Siapkan ‘Uang Semangat’ untuk TNI-Polri yang Turun Padamkan Karhutla

Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, mengatakan pihaknya akan memberikan dukungan, salah…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
41 menit lalu
Demo ricuh di depan gedung DPR, Senayan.
Nasional

Peristiwa Pejompongan Seret Nama GRIB Jaya, Feri Amsari Soroti Ormas yang Dekat dengan Penguasa

Dugaan keterlibatan organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam kericuhan yang berujung pada meninggalnya warga…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
58 menit lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up