Telur asin menjadi salah satu olahan telur yang banyak digemari karena rasanya gurih dengan tekstur kuning telur yang khas.
Selain mudah ditemukan, telur asin ternyata juga bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan-bahan sederhana.
Proses pembuatannya memang membutuhkan waktu beberapa hari agar garam meresap ke dalam telur.
Langkah-langkahnya cukup mudah dilakukan, bahkan bagi pemula. Lantas, bagaimana cara membuat telur asin sendiri di rumah?
Kandungan Gizi
Melansir dari laman Fakultas Peternakan Universitas IPB (24 Juli 2026), telur asin mengandung berbagai zat gizi penting, seperti protein, lemak, vitamin A dan D, zat besi, fosfor, serta mineral lainnya.
Kandungan lemaknya relatif tidak banyak berubah selama proses pengasinan sehingga telur asin tetap dapat menjadi salah satu sumber protein hewani.
Namun, proses pengasinan membuat kadar natrium pada telur meningkat karena garam meresap melalui pori-pori cangkang. Meski demikian, kandungan gizinya tetap ada, hanya mengalami perubahan selama proses pengasinan.
Bahan-Bahan
Sebelum memulai proses pengasinan, siapkan terlebih dahulu bahan dan peralatan yang diperlukan. Salah satu bahan utama yang perlu diperhatikan adalah telur bebek karena kuning telurnya cenderung lebih besar dan teksturnya lebih padat.
Berikut bahan-bahan yang perlu disiapkan:
- 10 butir telur bebek segar
- 500 gram garam kasar
- 1 liter air
- Wadah tertutup, seperti stoples atau ember
- Abu gosok atau tanah liat secukupnya untuk metode balur
Setelah semua bahan tersedia, kamu bisa memilih salah satu dari dua metode pembuatan telur asin, yakni metode rendam air garam atau metode balur.
Metode Rendam
Metode rendam menjadi salah satu cara yang cukup sederhana karena hanya membutuhkan larutan air dan garam. Telur direndam selama beberapa hari agar garam meresap melalui pori-pori cangkang. Berikut langkah-langkahnya:
- Cuci telur bebek secara perlahan hingga bersih dari kotoran, kemudian keringkan.
- Rebus air hingga mendidih, lalu masukkan garam dan aduk sampai larut.
- Biarkan larutan air garam hingga benar-benar dingin.
- Susun telur di dalam wadah yang bersih dan memiliki penutup.
- Tuangkan larutan air garam hingga seluruh telur terendam.
- Tutup wadah dan simpan di tempat yang sejuk selama sekitar 10–14 hari.
- Setelah proses pengasinan selesai, angkat dan bersihkan telur.
- Rebus telur hingga matang sebelum dikonsumsi.
Lama perendaman dapat disesuaikan dengan tingkat keasinan yang diinginkan. Semakin lama telur direndam, semakin banyak garam yang dapat meresap ke dalamnya.
Metode Balur
Selain direndam, telur asin juga dapat dibuat dengan metode balur. Cara ini menggunakan campuran garam dengan abu gosok atau tanah liat yang kemudian dilapiskan pada seluruh permukaan cangkang telur. Cara membuatnya sebagai berikut:
- Campurkan garam dengan abu gosok atau tanah liat dan tambahkan sedikit air hingga membentuk pasta.
- Cuci telur bebek hingga bersih dan keringkan.
- Balurkan campuran tersebut ke seluruh permukaan telur secara merata.
- Simpan telur dalam wadah tertutup selama sekitar 10–14 hari.
- Setelah selesai, bersihkan seluruh lapisan yang menempel pada cangkang.
- Rebus telur hingga matang sebelum disantap.
Metode balur membutuhkan sedikit lebih banyak usaha karena setiap telur harus dilapisi secara merata. Namun, cara ini bisa menjadi pilihan jika tidak ingin menggunakan banyak larutan air garam.
Lama Pembuatan
Proses pengasinan umumnya membutuhkan waktu sekitar 10–14 hari. Namun, lama pengasinan dapat disesuaikan dengan tingkat keasinan yang diinginkan.
Setelah waktu pengasinan selesai, telur sebaiknya segera dibersihkan dan dimasak hingga matang. Dengan memilih telur yang segar, menggunakan takaran garam yang tepat, serta mengikuti proses penyimpanan dengan benar, telur asin bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan sederhana.






















