Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 6 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / AHY Ingatkan Amanah Reformasi, TNI-Polri hingga ASN Wajib Netral di Pemilu
Politik

AHY Ingatkan Amanah Reformasi, TNI-Polri hingga ASN Wajib Netral di Pemilu

Rika PangestiIvan OWRITE
Last updated: September 5, 2026 11:45 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 jam lalu
Share
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (Foto: screenshot Instagram agusyudhoyono)
SHARE

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan pemerintah dan seluruh kader Demokrat agar tidak melupakan salah satu amanah utama Reformasi, yakni memastikan aparat negara tetap profesional dan netral dalam kehidupan politik.

Pesan itu disampaikan AHY saat memberikan pidato dalam rangka HUT ke-25 Partai Demokrat di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Sabtu, 5 September 2026.

Ia menilai pengalaman Reformasi harus terus menjadi pijakan, terutama ketika kekuasaan kembali berhadapan dengan kritik dan kepentingan politik.

AHY mengatakan Reformasi lahir setelah Indonesia mengalami krisis multidimensi yang tidak hanya menyentuh ekonomi, tetapi juga politik, sosial, hukum, keamanan, hingga kepercayaan publik.

Reformasi hadir untuk mengoreksi pemusatan kekuasaan yang berlebihan, praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), lemahnya supremasi hukum, terbatasnya kebebasan dan partisipasi rakyat, serta terlibatnya militer dan kepolisian dalam politik kekuasaan, dan tidak netralnya aparatur negara dalam kehidupan politik,”

ungkap AHY.
Baca juga:
AHY Akui Banyak Keluarga Masih Tertekan: Jangan Menjauh dari Kenyataan… Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyentil kondisi ekonomi masyarakat…
PPHN Diusulkan Kembali, Pengamat Sentil MPR: Negara Demokrasi Tak Butuh… Rencana MPR RI menghidupkan kembali Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) menuai kritik dan…
MPR Mau Hidupkan Lagi PPHN, Pengamat: Jangan Sampai Demokrasi Indonesia… Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menghadirkan kembali Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) di…
  • AHY Akui Banyak Keluarga Masih Tertekan: Jangan Menjauh dari Kenyataan Rakyat
  • PPHN Diusulkan Kembali, Pengamat Sentil MPR: Negara Demokrasi Tak Butuh Haluan Negara…
  • MPR Mau Hidupkan Lagi PPHN, Pengamat: Jangan Sampai Demokrasi Indonesia Mundur

Karena itu, AHY menegaskan netralitas aparat negara bukan perkara teknis semata. Menurut dia, TNI, Polri, intelijen, penegak hukum, ASN, hingga seluruh aparatur negara harus berdiri di atas semua golongan.

Salah satu amanah penting Reformasi adalah memastikan alat dan aparatur negara berdiri di atas semua golongan. TNI, Polri, intelijen, penegak hukum, ASN, dan seluruh aparatur negara harus profesional dan netral, termasuk dalam setiap pemilu,”

ujarnya.

AHY juga mengingatkan bahwa demokrasi tidak boleh hanya dimaknai sebagai rutinitas lima tahunan.

Pemerintahan yang Bertanggung Jawab

Menurutnya, demokrasi membutuhkan pemerintahan yang bertanggung jawab, pers dan masyarakat sipil yang bebas, serta mekanisme pengawasan kekuasaan yang sehat.

“Demokrasi tidak boleh berhenti pada prosedur dan penyelenggaraan pemilu. Demokrasi membutuhkan pemerintahan yang bertanggung jawab, hukum yang dipercaya, pers dan masyarakat sipil yang bebas, serta checks and balances yang sehat,” kata AHY.

Ia menegaskan pemerintahan yang kuat tidak berarti pemerintahan yang kebal kritik.

Sebaliknya, kekuasaan harus tetap terbuka terhadap kritik, menghormati perbedaan, menjunjung hukum, dan siap mempertanggungjawabkan setiap keputusan kepada rakyat.

AHY juga meminta agar penyelenggaraan pemilu ke depan tetap berpegang pada prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Fasilitas negara, kata dia, tidak boleh berubah fungsi menjadi instrumen kepentingan politik praktis.

Pemilu harus berlangsung jujur, adil, bebas, dan demokratis (Luber Jurdil). TNI, Polri, intelijen, penegak hukum, ASN, dan seluruh aparatur negara harus profesional dan netral. Fasilitas negara harus digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan politik praktis,”

tegasnya.

AHY mengatakan Partai Demokrat memiliki pengalaman berada di dalam maupun di luar pemerintahan.

Demokrat, kata dia, pernah menang dan pernah kalah. Dari pengalaman tersebut, ia menilai demokrasi harus dijaga dalam kondisi apa pun.

Pemilu adalah milik rakyat. Jangan dihalang-halangi hak rakyat untuk memilih dan untuk dipilih,”

ujarnya.

AHY kemudian mengingatkan bahwa kekuasaan bukan sesuatu yang bisa dimiliki selamanya. Ia merujuk pengalaman 10 tahun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang berakhir melalui pergantian kekuasaan secara damai dan demokratis setelah dua periode.

Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya. Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu,”

kata AHY.

Menurut AHY, peringatan HUT Demokrat bukan sekadar momentum merayakan perjalanan partai.

Ganjar Minta DPR Gercep, Pansus Revisi UU Politik Bisa Jadi Jalan Bongkar Sistem Pemilu

Ia meminta kader yang kini berada di pemerintahan maupun parlemen menggunakan kekuasaan untuk kepentingan rakyat dan menjaga agar politik tetap berpijak pada mandat publik.

Kepada kader Demokrat yang berada di pemerintahan, gunakan kekuasaan untuk melayani,”

ujarnya.

AHY menutup pesannya dengan mengingatkan kader agar tidak menjadikan rakyat sekadar sasaran ketika membutuhkan suara. Politik, menurut dia, harus diuji dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

Jangan hanya hadir ketika kita membutuhkan suara rakyat. Hadirlah ketika rakyat membutuhkan kerja kita. Jangan tanyakan apa yang dapat kita peroleh dari politik; tanyakan apa yang dapat kita berikan melalui politik,”

tambah AHY.

Tag:AHYASNpemiluReformasiTNI-Polri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Listrik Jalan, Bensin Siaga: Ini 3 PHEV buat Road Trip!
By Ani Ratnasari
Ilustrasi mobil PHEV.
1
CCTV Anak Krakatau Mati Dihantam Material Vulkanik, Warga Dilarang Mendekat
By Rika Pangesti
Ilustrasi Gunung Krakatau
2
Cara Membuat Telur Asin Sendiri di Rumah, Cukup dengan Bahan Sederhana
By Ossid Duha Jussas Salma
Telur asin
3
DPR Minta BYD Libatkan Tenaga Lokal hingga Level Manajemen, Bukan Cuma jadi OB dan Security
By Rika Pangesti
Seorang pekerja melintas di fasilitas produksi kendaraan listrik BYD di Subang, Jawa Barat
4
Reza Indragiri Sebut Slipi-Grogol-Palmerah “Kawasan Angker”
By Rahmat Tunny
Ilustrasi “Kawasan angker” Grogol, Slipi, Palmerah.
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi “Kawasan angker” Grogol, Slipi, Palmerah.
Politik

Reza Indragiri Sebut Slipi-Grogol-Palmerah “Kawasan Angker”

Ahli psikologi forensik Reza Indragiri menyoroti tiga kawasan di Jakarta yang memiliki…

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
By
Rahmat Tunny
Adi Briantika
1 hari lalu
Sejumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
Politik

Prabowo Pamer MBG di Forum Dunia Saat Kasus Keracunan Marak, Saidiman: Korban Bukan Keracunan, tapi ‘Diracun’

Presiden Prabowo Subianto memamerkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat menghadiri penutupan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 hari lalu
Relawan berupaya memadamkan kebakaran lahan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Sumber: Antara Foto/Auliya Rahman/tom)
Politik

21 Badan Usaha Disegel Terkait Karhutla, Anggota DPR: Jangan Cuma jadi Tindakan Simbolik

Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan mengingatkan Kementerian Lingkungan Hidup agar penyegelan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
1 hari lalu
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah) berfoto dengan warga terdampak penutupan operasional tambang saat pemberian bantuan di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/11/2025). Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyalurkan dana kompensasi sebesar Rp3 juta kepada 9.300 warga di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang di Kabupaten Bogor yang terdampak kebijakan penutupan tambang, kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi langkah awal pemulihan ekonomi setelah penutupan tambang diberlakukan.
Politik

Elektabilitas Dedi Mulyadi Lewati Prabowo, SMRC: Bukan Cuma Pemilih Kecewa, yang Puas Pun Pilih KDM

Peta elektabilitas menuju Pilpres 2029 kembali menjadi sorotan setelah Gubernur Jawa Barat…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up