Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 5 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Politik / Reza Indragiri Sebut Slipi-Grogol-Palmerah “Kawasan Angker”
Politik

Reza Indragiri Sebut Slipi-Grogol-Palmerah “Kawasan Angker”

Rahmat Tunny OWRITEowrite-adi-briantika
Last updated: September 5, 2026 12:00 am
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
1 jam lalu
Share
Ilustrasi “Kawasan angker” Grogol, Slipi, Palmerah.
Ilustrasi “Kawasan angker” Grogol, Slipi, Palmerah. (Dibuat oleh AI)
SHARE

Ahli psikologi forensik Reza Indragiri menyoroti tiga kawasan di Jakarta yang memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai kerusuhan dan tragedi saat aksi massa, yakni Slipi, Grogol, dan Palmerah. 

Daftar isi Konten
  • Para Korban
  • Benang Merah

Ia menyebut kawasan tersebut sebagai “kawasan angker” karena rentetan peristiwa berdarah terus berulang, mulai dari huru-hara 1997–1998 hingga sejumlah tragedi yang menelan korban jiwa dan luka-luka dalam beberapa tahun terakhir.

“Di Jakarta ini ada kawasan yang saya sebut sebagai kawasan angker yakni Slipi, Grogol, Palmerah,”

kata Reza kepada Owrite.id, Jumat, 4 September 2026.
Baca juga:
Dugaan Minta 3.000 Riyal, KPK Bidik "Jatah Preman" Anggota DPR Mantan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Jaja Jaelani mengaku…
8 WNI Jadi Tentara Rusia, Migrant Watch: Karena Sulit Cari… Direktur Migrant Watch, Aznil Tan, menyoroti kasus delapan warga negara Indonesia (WNI)…
Pakar Hukum Soroti Kedekatan Ormas dengan Penguasa: Tak Elok Bersandingan! Kericuhan yang terjadi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pasca aksi demonstrasi hingga…
  • Dugaan Minta 3.000 Riyal, KPK Bidik "Jatah Preman" Anggota DPR
  • 8 WNI Jadi Tentara Rusia, Migrant Watch: Karena Sulit Cari Kerja Layak…
  • Pakar Hukum Soroti Kedekatan Ormas dengan Penguasa: Tak Elok Bersandingan!

Dia berpendapat kawasan tersebut bukan sekadar titik yang sering digunakan sebagai lokasi aksi massa. Ada catatan sejarah panjang yang membuat tiga kawasan itu memiliki jejak kelam dalam perjalanan politik dan sosial Jakarta.

“Coba (publik) ingat kembali, tahun 1997-1998, huru-hara besar di Jakarta, yang kemudian berujung pada terjungkalnya Presiden Soeharto, berlangsung di tiga kawasan itu,”

ucap dia.

Para Korban

Lebih jauh dia mengingat kembali tragedi yang terjadi pada 2019. Saat itu, seorang remaja bernama Harun Al Rasyid menjadi korban dalam kerusuhan di kawasan tersebut.

“Tambah lagi, tahun 2019. Menyedihkan sekali, seorang bocah usia kalau tidak salah 15 tahun, namanya Harun Al Rasyid, dadanya ditembus peluru timah panas oleh pelaku tak dikenal. Lagi-lagi di kawasan yang sama,”

ujar dia.

Reza kemudian menyinggung tragedi yang terjadi pada 2025, ketika pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, tewas setelah terlindas kendaraan taktis Brimob Polri dalam demonstrasi. Menurut Reza, persoalan hukum dari tragedi tersebut juga masih menjadi pertanyaan.

“Bagaimana kelanjutan proses hukumnya? Alhamdulillah, saya tidak tahu. Selesai? Ternyata belum juga,”

kata dia.

Ia kemudian menyoroti tragedi terbaru yang kembali terjadi pada tahun ini. Reza menyebut Bambang Kurniawan, seorang pedagang cermin yang tinggal di kawasan Pejompongan, sebagai korban pengeroyokan oleh massa dalam kerusuhan beberapa hari lalu.

“Tahun ini, beberapa hari lalu, ada Bambang Kurniawan. Kehilangan (nyawa karena) telah dikeroyok habis-habisan oleh massa tak dikenal,”

ujar Reza.

Reza juga menyebut seorang pelajar SMA bernama Fatur yang turut menjadi korban kekerasan massa.

“Ada juga Fatur, murid SMA. Babak belur, teraniaya, luka parah separah-parahnya. Penyebabnya sama, yaitu dikeroyok juga oleh, lagi-lagi, kerumunan massa,”

jelas dia.

Benang Merah

Maka, Reza kembali menegaskan bahwa rangkaian tragedi tersebut memiliki satu benang merah dari sisi lokasi.

“Itu semua terjadi di mana? Saya ulangi. Terjadi di kawasan angker Slipi, Grogol, Palmerah, dan sekitarnya,”

tutur dia.

Ia bahkan mengaku memiliki pengalaman pribadi yang menurutnya memperkuat kesan “angker” kawasan Palmerah. Pengalaman itu berkaitan dengan pertemuannya dengan sosok Hercules.

“Saya sendiri punya pengalaman yang angker di kawasan Palmerah yaitu ketika saya bertemu dengan sosok yang harus saya katakan ‘angker’, yaitu Hercules,”

imbuh Reza.
Baca juga:
Wilayah Adat Terancam Kawasan Tambang, 23 Juta Hektare Disebut Tumpang… Sekitar 20-30 persen wilayah kelola Masyarakat Adat di Indonesia disebut tumpang tindih…
Kubu Febrie Adriansyah Tepis Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian:… Eks Jampidsus Febrie Adriansyah membantah menerima uang Rp40 miliar dari seorang taipan…
BGN Kantongi Anggaran 'Raksasa' Rp240 Triliun di 2027, 82 Persen… Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat alokasi anggaran Rp240,2 triliun pada 2027. Sekira 96,95…
  • Wilayah Adat Terancam Kawasan Tambang, 23 Juta Hektare Disebut Tumpang Tindih
  • Kubu Febrie Adriansyah Tepis Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian: Duit "Nyasar"…
  • BGN Kantongi Anggaran 'Raksasa' Rp240 Triliun di 2027, 82 Persen Buat MBG

Tag:demonstrasiDKI JakartaHeadlineHerculesMassaOrang Tak Dikenalpenganiayaanreza indragiri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Buku Islam Ala Prabowo Viral Lagi, Judulnya Bikin Warganet Riuh
By Ani Ratnasari
Buku Islam Ala Prabowo.
1
Gempita Blahbatu: Wayan Dipta Membara, Lautan Kembang Api Buka BRI Super League 2026/2027
By Hadi Febriansyah
Opening Ceremony BRI Super League 2026/2027 berlangsung semarak di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat 4, September 2026.
2
Terungkap! 6 Juta Data MBG Ganda, BGN Kembalikan Rp311 Miliar ke Kas Negara
By Rika Pangesti
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) didampingi Wakil Kepala BGN Trenggono (kiri) dan Agustina Arumsari (kanan) menyampaikan paparan saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
3
Raja Ampat Masih Dihantui Tambang Nikel, Masyarakat Adat Desak Gag Nikel Pergi
By Natania Longdong
Raja Ampat
4
Dalih Sudaryono Soal Masih Adanya Keracunan MBG: 80-90 Persen karena SOP Tak Dipatuhi
By Rika Pangesti
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)ÊSudaryono mencoba menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Bantarjati 09 dalam inspeksi mendadak di Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026).
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
Politik

Prabowo Pamer MBG di Forum Dunia Saat Kasus Keracunan Marak, Saidiman: Korban Bukan Keracunan, tapi ‘Diracun’

Presiden Prabowo Subianto memamerkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat menghadiri penutupan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
8 jam lalu
Relawan berupaya memadamkan kebakaran lahan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Sumber: Antara Foto/Auliya Rahman/tom)
Politik

21 Badan Usaha Disegel Terkait Karhutla, Anggota DPR: Jangan Cuma jadi Tindakan Simbolik

Anggota Komisi IV DPR Daniel Johan mengingatkan Kementerian Lingkungan Hidup agar penyegelan…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
9 jam lalu
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah) berfoto dengan warga terdampak penutupan operasional tambang saat pemberian bantuan di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/11/2025). Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyalurkan dana kompensasi sebesar Rp3 juta kepada 9.300 warga di wilayah Cigudeg, Rumpin, dan Parung Panjang di Kabupaten Bogor yang terdampak kebijakan penutupan tambang, kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi langkah awal pemulihan ekonomi setelah penutupan tambang diberlakukan.
Politik

Elektabilitas Dedi Mulyadi Lewati Prabowo, SMRC: Bukan Cuma Pemilih Kecewa, yang Puas Pun Pilih KDM

Peta elektabilitas menuju Pilpres 2029 kembali menjadi sorotan setelah Gubernur Jawa Barat…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
12 jam lalu
Ilustrasi, Gedung Gedung DPR/MPR RI
Politik

PPHN Diusulkan Kembali, Pengamat Sentil MPR: Negara Demokrasi Tak Butuh Haluan Negara yang Kaku!

Rencana MPR RI menghidupkan kembali Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) menuai kritik dan…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
12 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up