Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 6 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Kuku Jadi “Kanvas” Sejak 5.000 SM, Ini Sejarah Nail Art
Cari Tahu

Kuku Jadi “Kanvas” Sejak 5.000 SM, Ini Sejarah Nail Art

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
Last updated: September 6, 2026 9:23 am
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
3 jam lalu
Share
Ilustrasi nail art.
Ilustrasi nail art. (Unsplash/de Aura)
SHARE

Kuku kini bukan sekadar bagian tubuh yang dirawat agar tetap bersih dan sehat. Berbagai warna, motif, gambar, hingga hiasan tiga dimensi membuat kuku bisa menjadi bagian dari penampilan sekaligus media untuk menunjukkan gaya pribadi. Tren inilah yang dikenal sebagai nail art atau seni menghias kuku.

Daftar isi Konten
  • Jejak Awal
  • Bagian dari Gaya
  • Bentuk Ekspresi
  • Bukan Sekadar Tren Kecantikan

Popularitas nail art semakin berkembang seiring munculnya beragam tren kecantikan dan gaya hidup. Namun, seni menghias kuku ternyata bukan tren baru. Tradisi itu telah berkembang sejak ribuan tahun lalu dan mengalami berbagai perubahan hingga menjadi bagian dari budaya kecantikan modern.

Baca juga:
Rambut Panjang atau Pendek? Begini Cara Tahu Mana yang Lebih… Memilih antara rambut panjang atau pendek ternyata tidak hanya soal mengikuti tren…
Beda Medan, Beda Alas: Kenali Sneakers yang Pas untuk Tiap… Setiap jenis sepatu sneakers dirancang dengan bentuk, material, dan karakteristik yang berbeda…
Tren Self-care Bergeser Jadi Kebutuhan, Bukan Lagi Gaya Hidup  Rutinitas merawat diri atau self-care kini tak lagi dipandang sebagai aktivitas untuk…
  • Rambut Panjang atau Pendek? Begini Cara Tahu Mana yang Lebih Cocok Buat…
  • Beda Medan, Beda Alas: Kenali Sneakers yang Pas untuk Tiap Aktivitasmu
  • Tren Self-care Bergeser Jadi Kebutuhan, Bukan Lagi Gaya Hidup 

Jejak Awal

Dilansir dari laman National Museum of African American History and Culture (NMAAHC), Minggu, 6 September 2026, tradisi merawat dan menghias kuku ternyata telah ada sejak ribuan tahun lalu. Para arkeolog menemukan bukti penggunaan hiasan kuku pada mumi Mesir, perempuan di India, serta laki-laki di Babilonia kuno yang diperkirakan berasal dari sekitar 5.000 SM.

Sementara itu, masyarakat Tiongkok dipercaya mengembangkan salah satu bentuk awal cat kuku sekitar 3.000 SM. Saat itu perempuan merendam kuku dalam campuran putih telur, gelatin, lilin lebah, serta pewarna yang berasal dari kelopak bunga. Pada masa tersebut, kuku panjang dapat menunjukkan status sosial dan kekayaan.

Bagian dari Gaya

Memasuki abad ke-20, kuku yang dirawat semakin erat dengan dunia mode dan kecantikan. Beberapa tokoh entertainer seperti Josephine Baker, Lena Horne dan Diahann Carroll dikenal dengan penampilan elegan dan kuku yang terawat. Penampilan dengan kuku yang terawat turut memperkuat hubungan antara manikur, gaya, dan identitas.

Kehadiran mereka ikut membentuk representasi kecantikan perempuan kulit hitam di ruang publik dan industri hiburan.

Bentuk Ekspresi

Seiring perkembangan, nail art tidak lagi sekadar berkaitan dengan kecantikan. Bagi banyak perempuan kulit hitam, desain kuku juga menjadi cara untuk mengekspresikan identitas, kreativitas, dan kebebasan diri. Hal ini menunjukkan bahwa nail art dapat menjadi bagian dari penampilan sekaligus identitas seseorang.

Bukan Sekadar Tren Kecantikan

Bagi sebagian perempuan, manikur dan nail art juga memiliki makna sosial. Salon kuku dapat menjadi ruang untuk bertemu, berbagi pengalaman, membangun hubungan komunitas, sekaligus mengekspresikan diri.

Perawatan kuku juga berkaitan dengan konstruksi feminitas. Pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, banyak perempuan kulit hitam bekerja dalam pekerjaan yang mengandalkan tenaga tangan. Perawatan kuku dan kunjungan ke salon kemudian menjadi salah satu cara untuk menunjukkan sisi feminin.

Kini nail art berkembang jauh melampaui fungsi mempercantik kuku. Berangkat dari tradisi kuno, tren mode, hingga bentuk ekspresi identitas, kuku dapat menjadi sebuah kanvas kecil untuk menunjukkan kreativitas, kepribadian, bahkan pengalaman sosial seseorang.

Baca juga:
Banyak Anak Muda Tinggalkan Prioritas Pacaran dan Memilih Solomaxxing, Ternyata… Belakangan ini, istilah solomaxxing mulai ramai diperbincangkan di media sosial, terutama oleh kalangan gen…
Apa Itu Slow Living? Tren Tinggal di Desa dengan Gaji… Di tengah hiruk pikuk kehidupan perkotaan yang serba cepat, semakin banyak orang…
Tren Sepatu ‘Gemas’ Kelir Pink Jajah Piala Dunia 2026: Bikin… Piala Dunia 2026 tidak hanya menyuguhkan persaingan sengit antarnegara, tetapi juga menghadirkan…
  • Banyak Anak Muda Tinggalkan Prioritas Pacaran dan Memilih Solomaxxing, Ternyata Ini Penyebabnya
  • Apa Itu Slow Living? Tren Tinggal di Desa dengan Gaji Dolar dari…
  • Tren Sepatu ‘Gemas’ Kelir Pink Jajah Piala Dunia 2026: Bikin Pemain Pede,…

Tag:KanvasKukuManikurNail ArtPedikurTren
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Abu Vulkanik Masih Mengadang, Soetta dan 2 Bandara Perpanjang Penutupan
By Adi Briantika
Calon penumpang berada konter lapor diri yang tutup di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026).
1
Abu Vulkanik Anak Krakatau Usik Langit Bali, 17 Penerbangan di Ngurah Rai Terdampak
By Adi Briantika
Sejumlah pesawat terparkir di apron Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Januari 2023.
2
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Mengintai, Bandara Soetta Ditutup hingga 09.30 WIB
By Syifa Fauziah
Calon penumpang berada konter lapor diri di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026).
3
Ili Lewotolok Erupsi, Kolom Abu 400 Meter Membubung ke Barat
By Syifa Fauziah
Gunung Ili Lewotolok erupsi pada Minggu, 6 September 2026.
4
AHY Akui Banyak Keluarga Masih Tertekan: Jangan Menjauh dari Kenyataan Rakyat
By Rika Pangesti
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
5

BERITA LAINNYA

Sepiring manggleng tersaji di meja.
Cari Tahu

Manggleng, Si Camilan Singkong Khas Jawa yang Gurih dan Pedas Manis

Singkong menjadi salah satu bahan pangan yang banyak diolah menjadi makanan tradisional…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
3 jam lalu
Warga menunjukkan abu vulkanik di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026).
Cari Tahu

Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengudara, Dokter Tirta Bagikan Tips Aman

Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi dengan intensitas tinggi. Erupsi menerus mulai…

Ossid Duha Jussas Salmaowrite-adi-briantika
By
Ossid Duha Jussas Salma
Adi Briantika
3 jam lalu
Ilustrasi mobil PHEV.
Cari Tahu

Listrik Jalan, Bensin Siaga: Ini 3 PHEV buat Road Trip!

Kamu ingin punya mobil listrik biar lebih hemat dan kelihatan kekinian, tapi…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
2 hari lalu
Ilustrasi palu pengadilan.
Cari Tahu

3 Mahasiswa Palembang Gugat Nafkah Ayah Kandung Rp700 Juta, Bagaimana Aturan Nafkah di Indonesia?

Perceraian orang tua bukan berarti urusan nafkah anak otomatis ikut selesai. Lantas,…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up