Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dua arah pada perdagangan Rabu pagi, 9 September 2026. IHSG sempat dibuka menguat 0,14 persen, namun balik melemah 0,05 persen ke level 6.683 pada pukul 09.02 WIB.
Dengan pelemahan itu, nilai transaksi IHSG tercatat sebesar Rp678,5 miliar dengan melibatkan 1,6 miliar saham dalam 113,8 ribu kali transaksi. Ada 164 saham turun, 248 tidak bergerak, dan 288 naik.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG akan menguat pada perdagangan hari ini. Namun, IHSG juga rawan terkoreksi jika gagal menembus level 6.700.
IHSG masih berpotensi kembali menguat jika berhasil break resistance 6.700. Tapi, jika gagal tembus 6.700, IHSG akan kembali sideways di-range 6.580-6.600,”
kata Fanny dalam keterangannya, Rabu, 9 September 2026.
Asia Mayoritas Turun
Fanny mengatakan bursa Asia mayoritas turun pada perdagangan Selasa, 8 September. Hal ini karena investor mencermati naiknya risiko geopolitik, setelah Iran kembali mengancam melakukan pembalasan di kawasan Teluk Persia.
Untuk indeks Nikkei 225 Jepang terkoreksi 1,7 persen, KOSPI Korea Selatan turun 0,58 persen. Lalu, Hang Seng Hong Kong melemah 0,38 persen, dan S&P/ASX 200 Australia berkurang 1 persen.
Lantas, untuk perdagangan hari ini, Fanny memperkirakan IHSG akan bergerak di level support 6.580 hingga 6.600. Sementara, level resist IHSG di kisaran 6.700 hingga 6.730.






















