Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 9 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Jangan Hanya Poles Angka, Pemerintah Diminta Transparan soal Exclusion Error Data Bansos
Ekonomi Bisnis

Jangan Hanya Poles Angka, Pemerintah Diminta Transparan soal Exclusion Error Data Bansos

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: September 9, 2026 10:58 am
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
3 jam lalu
Share
Anggota DPR Desy Ratnasari menyerahkan bantuan beras kepada warga penerima manfaat di kantor kelurahan Malabutor Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (2/9/2026).
Anggota DPR Desy Ratnasari menyerahkan bantuan beras kepada warga penerima manfaat di kantor kelurahan Malabutor Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (2/9/2026). (ANTARA FOTO/Olha Mulalinda/nz.)
SHARE

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat meminta pemerintah tidak hanya mengungkap tingkat kesalahan data penerima bantuan yang salah sasaran, tetapi juga membuka data warga yang justru terlewat akibat klasifikasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menurut Achmad, transparansi mengenai exclusion error penting seiring semakin luasnya penggunaan DTSEN sebagai basis penentuan berbagai program perlindungan sosial.

“Publik juga perlu mengetahui secara transparan besarnya exclusion error, yaitu berapa banyak masyarakat yang sebenarnya berhak tetapi tersingkir akibat klasifikasi data,”

kata Achmad, Rabu, 9 September 2026.
Baca juga:
Masuk DTSEN Tak Otomatis Disiram Bansos, BPS Ingatkan Kelompok Desil… Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan masyarakat yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial…
BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Pascagempa NTT, Data Awal Tak Sepenuhnya… Per 7 September 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berhasil memverifikasi 51.591…
Anggota DPR Masuk Desil 4, Pengamat Kritik Keras soal Akurasi… Pencatatan seorang anggota DPR RI dalam kelompok desil 4 Data Tunggal Sosial…
  • Masuk DTSEN Tak Otomatis Disiram Bansos, BPS Ingatkan Kelompok Desil Disaring Kementerian
  • BNPB Verifikasi 51.591 Rumah Pascagempa NTT, Data Awal Tak Sepenuhnya Cocok
  • Anggota DPR Masuk Desil 4, Pengamat Kritik Keras soal Akurasi DTSEN

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat DTSEN versi 3 per 10 Juli 2026 telah mencakup sekitar 290,13 juta individu dan 95,98 juta keluarga. Dengan cakupan tersebut, kesalahan klasifikasi tidak bisa hanya dilihat dari persentase. 

Kesalahan dalam jumlah yang relatif kecil sekalipun tetap dapat berdampak terhadap masyarakat dalam jumlah besar. BPS menyatakan pemutakhiran DTSEN Volume 2 tahun 2026 telah menurunkan inclusion error menjadi sekitar 0,06 persen. 

Achmad menilai capaian tersebut patut diapresiasi, namun pemerintah juga perlu memberikan gambaran mengenai sisi lain kesalahan klasifikasi.

Menurut dia, inclusion error terjadi ketika masyarakat yang sebenarnya tidak berhak justru masuk dalam kelompok penerima. Sementara exclusion error terjadi ketika masyarakat yang seharusnya memperoleh bantuan justru tidak teridentifikasi sebagai kelompok sasaran.

Persoalan tersebut menjadi semakin penting karena DTSEN kini digunakan dalam berbagai program pemerintah. Kesalahan klasifikasi dapat berdampak langsung terhadap akses masyarakat terhadap bantuan sosial maupun program perlindungan sosial lainnya.

“Bagi statistik, kesalahan mungkin berbentuk persentase. Bagi keluarga miskin, kesalahan itu bisa berarti anak tidak memperoleh bantuan pendidikan atau keluarga kehilangan perlindungan kesehatan,”

ujar dia.

Publikasi Indikator

Achmad menilai pemerintah perlu mempublikasikan indikator kualitas DTSEN secara berkala agar masyarakat dapat mengetahui seberapa akurat basis data tersebut dalam menangkap kondisi sosial ekonomi penduduk.

Selain inclusion error dan exclusion error, pemerintah dinilai perlu membuka informasi mengenai perubahan posisi desil setelah dicek, serta jumlah keputusan bantuan yang dikoreksi setelah ada keberatan dari masyarakat.

Menurutnya, keterbukaan tersebut diperlukan agar DTSEN tidak hanya dinilai dari besaran cakupan data, tetapi juga dari kemampuan memastikan masyarakat yang berhak tidak kehilangan akses terhadap program negara.

“Tujuan akhir kebijakan sosial bukan menghasilkan database yang tampak sempurna, melainkan memastikan tidak ada rakyat yang kehilangan hak hanya karena negara salah membaca kehidupan,”

ucap Achmad.
Baca juga:
Pemerintah Siapkan Rekening Buat 200 Juta Warga RI Lewat BRI… Pemerintah tengah menyiapkan mekanisme pembukaan rekening massal untuk seluruh masyarakat Indonesia melalui…
Nasdem Bantah Eva Stevany Terima Bansos, Sahroni: Mungkin Namanya Tercatut Partai Nasdem menjawab isu kadernya yang viral di media sosial lantaran diduga…
1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Pakar Ingatkan Pemerintah Tidak… Hasil pemadanan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan hampir…
  • Pemerintah Siapkan Rekening Buat 200 Juta Warga RI Lewat BRI dan BSI,…
  • Nasdem Bantah Eva Stevany Terima Bansos, Sahroni: Mungkin Namanya Tercatut
  • 1,5 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Pakar Ingatkan Pemerintah Tidak Langsung Mencabut…
Tag:BansosBPSDataDTSENExclusion ErrorInclusion Error
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral Momen Teddy Turunkan Mic Prabowo Saat Rapat Bencana, Netizen: “Seakrab Itu?”
By Ani Ratnasari
Penampakan Tangan Setkan Teddy arahkan microfon Presiden Prabowo. (Sumber: X/@txtdrimedia)
1
Heboh Teori Konspirasi Erupsi Enam Gunung Api Ala Ulta Levenia, Netizen: “Gaya Obrolan Cowok jam 12 Malam!”
By Ani Ratnasari
Tangkap layar dari YouTube Bukan Kaleng-kaleng
2
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 9 September 2026: Jaktim Hujan Ringan, Lima Wilayah Lain Cerah
By Syifa Fauziah
Ilustrasi prakiraan cuaca di Jakarta.
3
Erick Thohir Turun Langsung Cek Stadion Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, SUGBK Sudah 86 Persen
By Hadi Febriansyah
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengecek kesiapan sejumlah stadion
4
Jangan Sembarangan Makan, Ini Makanan Pantangan bagi Penderita Asam Urat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi saat sakit
5

BERITA LAINNYA

Warga dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) membawa beras bantuan setelah diperiksa kesehatannya di Kantor BUMDes Mulia, Desa Sadananya, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026).
Ekonomi Bisnis

Masuk DTSEN Tak Otomatis Disiram Bansos, BPS Ingatkan Kelompok Desil Disaring Kementerian

Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan masyarakat yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
2 jam lalu
Ilustrasi kenaikan harga minyak dunia.
Ekonomi Bisnis

Konflik AS-Iran Kembali Memanas, Harga Brent Merangkak ke US$99,44 per Barel

Harga minyak naik pada perdagangan Rabu, seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
3 jam lalu
Ilustrasi harga emas Antam.
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Antam 9 September: Turun ke Rp2,61 Juta per Gram

Harga emas global melemah pada Rabu, 9 September 2026, karena kekhawatiran meningkatnya…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
3 jam lalu
Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta
Ekonomi Bisnis

Rupiah Menguat ke Level Rp17.550, Ada Data Penting BI yang Ditunggu Investor

Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Rabu, 9 September 2026. Rupiah…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up