Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 12 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • MBG
  • Korupsi
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Gejalanya Mirip, Ini Cara Membedakan Keracunan dan Alergi Makanan
Kesehatan

Gejalanya Mirip, Ini Cara Membedakan Keracunan dan Alergi Makanan

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: September 11, 2026 2:54 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 jam lalu
Share
Ilustrasi mual
Ilustrasi mual (Foto: magnific)
SHARE

Kasus mual, muntah, diare, hingga ruam setelah mengonsumsi makanan sering kali langsung disebut sebagai keracunan makanan.

Daftar isi Konten
  • Mengapa Bisa Alergi?
  • Gejala Alergi Makanan
  • Intoleransi Makanan
  • Keracunan karena Kontaminasi
  • Gejala Keracunan Makanan
  • Jangan Diabaikan

Padahal, keluhan tersebut tidak selalu disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi.

Reaksi setelah makan juga dapat terjadi karena alergi atau intoleransi makanan. Ketiganya memang memiliki beberapa gejala yang mirip, tetapi penyebab dan mekanisme di dalam tubuh berbeda.

Hal ini penting dipahami, terutama ketika beberapa orang mengalami keluhan setelah mengonsumsi makanan yang sama.

Kondisi tersebut dapat memberikan petunjuk apakah kejadian yang dialami lebih mengarah pada alergi atau keracunan makanan.

Mengapa Bisa Alergi?

Melansir dari laman Fakultas Kedokteran UNESA (28 Januari 2026), alergi makanan merupakan reaksi tubuh terhadap komponen tertentu dalam makanan yang melibatkan sistem imun. Komponen tersebut kemudian dikenal sebagai alergen.

Baca juga:
Jangan Panik! Ini Langkah Pertama Saat Keracunan Makanan Sebanyak 664 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur mengalami…
Sudaryono Minta Siswa Tidak Bawa Pulang Makanan MBG Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan para siswa untuk tidak membawa pulang makanan…
  • Jangan Panik! Ini Langkah Pertama Saat Keracunan Makanan
  • Sudaryono Minta Siswa Tidak Bawa Pulang Makanan MBG

Berbeda dengan keracunan, reaksi alergi dapat terjadi meski makanan yang dikonsumsi sebenarnya aman bagi orang lain. Bahkan, pada orang yang memiliki alergi, jumlah makanan pemicu yang dikonsumsi tidak selalu menentukan apakah reaksi akan muncul atau tidak.

Seseorang juga dapat memiliki kecenderungan alergi atau riwayat alergi dalam keluarga. Misalnya, orang tua memiliki riwayat asma atau alergi tertentu, sementara anaknya dapat mengalami bentuk alergi yang berbeda, termasuk alergi makanan.

Gejala Alergi Makanan

Gejala alergi dapat muncul pada beberapa bagian tubuh, antara lain:

  • Kulit: seperti ruam merah, gatal, bentol atau biduran (urtikaria), dan bercak kemerahan.
  • Saluran pencernaan: seperti gatal atau bengkak pada bibir, mulut, dan tenggorokan, mual, muntah, kram perut, hingga diare.
  • Saluran pernapasan: seperti bersin, hidung berair, suara serak, atau sesak napas.

Gejala tersebut dapat muncul sendiri atau terjadi secara bersamaan. Pada alergi makanan, keluhan juga dapat muncul dalam waktu relatif cepat setelah mengonsumsi makanan pemicu, mulai dari beberapa menit hingga beberapa jam.

Pada kondisi yang berat, alergi makanan dapat menyebabkan anafilaksis, yaitu reaksi alergi berat yang dapat mengancam jiwa. Tanda-tandanya antara lain sesak napas, pembengkakan pada bibir atau lidah, suara serak, penurunan kesadaran, hingga tubuh terasa sangat lemas.

Karena reaksi berikutnya sulit diprediksi, makanan yang diduga menjadi pemicu sebaiknya dihindari sampai mendapat evaluasi dari dokter.

Intoleransi Makanan

Istilah alergi dan intoleransi makanan juga sering digunakan secara bergantian, padahal keduanya berbeda. Intoleransi makanan tidak melibatkan sistem imun seperti alergi.

Kondisi ini lebih berkaitan dengan ketidakmampuan tubuh mencerna atau memproses komponen tertentu dalam makanan.

Salah satu contoh yang paling dikenal adalah intoleransi laktosa, ketika tubuh kekurangan enzim laktase sehingga sulit mencerna laktosa dalam susu dan produk olahannya.

Intoleransi juga dapat berkaitan dengan kondisi medis tertentu, seperti penyakit celiac dan irritable bowel syndrome (IBS).

Gejala intoleransi makanan umumnya lebih banyak berkaitan dengan saluran pencernaan, seperti kembung, sakit atau kram perut, mual, muntah, hingga diare.

Keracunan karena Kontaminasi

Berbeda dari alergi, keracunan makanan merupakan reaksi yang bersifat toksik dan tidak melibatkan sistem imun tubuh.

Keracunan dapat terjadi ketika makanan atau minuman terkontaminasi mikroorganisme, seperti bakteri atau parasit, maupun racun tertentu.

Beberapa bakteri yang dapat menyebabkan penyakit akibat makanan antara lain Salmonella, Campylobacter, Escherichia coli, Listeria, dan Clostridium botulinum.

Gejala Keracunan Makanan

Gejala keracunan makanan meliputi mual, muntah, nyeri atau kram perut, diare (kadang disertai darah), demam, tubuh lemas, hingga tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, haus berlebihan, serta buang air kecil sedikit dan berwarna pekat.

Puluhan Ribu Korban Keracunan MBG, PBHI Sebut Ada Kegagalan Sistemik: Negara Harus Bertanggung Jawab

Waktu munculnya gejala dapat berbeda-beda, bergantung pada penyebab keracunan. Karena itu, waktu munculnya keluhan saja tidak cukup untuk memastikan seseorang mengalami keracunan atau alergi.

Salah satu petunjuk yang cukup penting adalah pola kejadiannya. Jika beberapa orang mengalami muntah, diare, atau keluhan serupa dalam waktu berdekatan setelah mengonsumsi makanan yang sama, kondisi tersebut lebih mengarah pada dugaan keracunan makanan atau foodborne illness.

Sebaliknya, jika hanya satu atau dua orang yang mengalami reaksi setelah mengonsumsi makanan tertentu sementara orang lain yang mengonsumsi makanan yang sama tidak mengalami keluhan, alergi dapat menjadi salah satu kemungkinan.

Jangan Diabaikan

Pada keracunan makanan, muntah dan diare berulang dapat menyebabkan dehidrasi. Orang tua perlu memperhatikan tanda seperti anak sangat lemas, mulut kering, haus berlebihan, atau buang air kecil jauh lebih sedikit.

Sementara itu, pada dugaan alergi, sesak napas, suara serak, pembengkakan pada bibir atau lidah, anak tampak lemas, tidak responsif, atau pingsan merupakan tanda bahaya yang membutuhkan pertolongan medis segera karena dapat mengarah pada anafilaksis.

Dengan demikian, tidak semua mual, muntah, diare, atau ruam setelah makan dapat langsung disebut sebagai keracunan.

Alergi, intoleransi, dan keracunan makanan memiliki mekanisme serta penanganan yang berbeda, sehingga mengenali pola gejalanya dapat membantu menentukan langkah berikutnya dengan lebih tepat.

Tag:Alergi MakananKeracunan MakananKesehatan Makanan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Iran Dikabarkan Siapkan Operasi Maritim di Asia, Selat Malaka hingga Tanjung Priok Disorot
By Natania Longdong
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz.
1
Cara Menanam Cabai Rawit di Rumah, Mudah untuk Pemula
By Ossid Duha Jussas Salma
Cabai rawit
2
Laut Kena Hujan Abu Anak Krakatau, Pakar Ungkap Nasib Ikan dan Ekosistem
By Syifa Fauziah
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan abu vulkanik terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung,
3
Unit 4000 Iran Diduga Rekrut 3 WNI untuk Operasi Rahasia di Asia
By Natania Longdong
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz.
4
2.800 Korban dalam 12 Kasus Keracunan MBG, Persoalan Dinilai Sudah Sistemik
By Rahmat Tunny
Sejumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang diduga mengalami keracunan makanan mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jawa Timur
5

BERITA LAINNYA

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Prof. Dante Saksono Harbuwono
Kesehatan

 35.000 Anak Terindikasi Gangguan Jiwa dari CKG, Kemenkes Ingatkan Jangan Tunggu Krisis

Hasil pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menemukan sekitar 35.000 anak atau…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. Dante Saksono Harbuwono
Kesehatan

Kemenkes Temukan PM2,5 di Soetta 2,5 Kali Batas Aman, Warga Diminta Pakai Masker

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan konsentrasi partikulat halus PM2,5 di sejumlah area Bandara…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
12 jam lalu
Ilustrasi tetes mata
Kesehatan

Keseringan Pakai Tetes Mata, Bisa Merusak Mata hingga Bikin Buta? Ini Penjelasannya

Penggunaan obat tetes mata kerap menjadi pilihan praktis ketika mata terasa merah,…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
12 jam lalu
Tele-Robotic Surgery Pertama di Indonesia
Kesehatan

Dokter Bisa Operasi dari Jarak 1.000 Km, Tele-Robotic Surgery Pertama di Indonesia

Teknologi tele-robotic surgery memungkinkan dokter melakukan pembedahan dari lokasi yang berbeda dengan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up