Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 14 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • Banjir
  • sumatera
  • BMKG
  • longsor
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Eks Pejabat BPJS Pesimis Sistem Baru Bisa Buat Pelayanan Lebih Baik
Kesehatan

Eks Pejabat BPJS Pesimis Sistem Baru Bisa Buat Pelayanan Lebih Baik

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: November 19, 2025 12:22 pm
Syifa Fauziah
Ivan
Share
dr Dicky Budiman
Foto: Dok pribadi dr Dicky Budiman
SHARE

Eks Sekretaris Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, dr. Dicky Budiman, M.Sc.PH., menegaskan perombakan sistem rujukan pasien BPJS Kesehatan tidak bisa mengatasi pelayanan yang lambat.

Jawaban saya, tidak. Jika tiga syarat tidak dipenuhi,”

dr Dicky kepada Owrite.id saat dihubungi pada Rabu (19/11/2025).

dr. Dicky memaparkan, ada tiga syarat yang harus dipenuhi BPJS Kesehatan bila ingin memperbaiki layanannya.

Pertama, standarisasi kompetensi dan kapasitas rumah sakit yang jelas, transparan, dan real time. Kedua, sistem informasi rujukan yang real time, akurat, dan terintegrasi dengan BPJS Kesehatan seluruh rumah sakit., serta ketiga penguatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebagai clinical gate keeper yang benar-benar mampu melakukan triase awal berbasis kompetensi.

Tanpa tiga syarat ini, perubahan kebijakan justru berpotensi menciptakan dokumen rujukan yang semakin membingungkan. Tumpang tindih kapasitas rumah sakit, rebutan pasien rujukan, dan bottle neck di rumah sakit besar. Ini harus disadari dan dimitigasi,”

dr. Dicky.

Di sisi lain, dr Dicky menyambut baik rencana Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI yang akan merombak sistem rujukan BPJS Kesehatan dari berjenjang menjadi berbasis kompetensi.

Pandangan saya, kebijakan ini merupakan langkah yang tepat. Namun, bukan solusi otomatis. Karena, konsep rujukan berbasis kompetensi ini sebenarnya sudah menjadi best practice di banyak negara berkembang yang sistemnya mirip-mirip, serupa tapi tak sama dengan Indonesia,”

dr. Dicky.

Menurut dr Dicky, ada beberapa kelebihan sistem rujukan berbasis kompetensi, yang pertama mengurangi hilangnya waktu klinis. Seperti waktu kritis dalam penanganan kasus ST-elevation myocardial infarction (STEMI/jenis serangan jantung), stroke, sepsis, kelainan jantung, dan kasus ganas lainnya.

Ini yang memang tidak boleh diputar dari tipe C, ke B, ke A. Percepatan ini menjadi sangat penting karena setiap menit itu menentukan keselamatan pasien,”

dr. Dicky.

Kelebihan kedua adalah dapat mengurangi pemborosan biaya BPJS Kesehatan. Pasalnya selama ini, BPJS harus membayar berulang ke rumah sakit bila mendapat pasien dengan rujukan bertingkat.

Ada potensi mengurangi pemborosan BPJS Kesehatan karena saat pasien dirujuk bertingkat, BPJS kan bayarnya berulang. Dengan model berbasis kompetensi ini, maka klaim dikeluarkan sekali untuk kasus yang tepat di fasilitas yang tepat,”

Dicky.

Kelebihan ketiga konsep ini menurut dr Dicky lebih rasional secara klinis.

Tentunya lebih mudah konsisten dengan prinsip Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Karena, fokus JKN itu kan continuity of care dan efektivitas layanan,”

Dicky.

Tag:BPJS Kesehatandr. Dicky BudimanSistem Rujukan Pasien
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto
Megapolitan

Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

Polri menegaskan keseriusan dalam mengusut tuntas aksi teror penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus. Kabid Humas Polda Metro…

By
Adi Briantika
Ivan
3 Min Read
Petugas melakukan pengalihan arus truk di simpang susun pintu keluar tol Cilegon Timur, Kota Cilegon, Banten
Nasional

Jelang Mudik Lebaran 2026, Kementerian PU Pastikan Jalan Nasional di Banten Siap Dilalui

Kementerian Pekerjaan Umum memastikan kesiapan jaringan jalan nasional di Provinsi Banten untuk menghadapi arus mudik dan arus balik idulfitri 2026. Melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Banten yang berada di bawah…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
4 Min Read
Mitra pengemudi Gojek mengikuti acara GoMudik di Terminal Terpadu Pulogebang, Jakarta
Nasional

Puncak Mudik Diprediksi 18 Maret, Pemerintah Minta Pemudik Atur Waktu Perjalanan

Pemerintah berharap pergerakan masyarakat selama musim mudik Lebaran dapat tersebar secara lebih merata dalam beberapa hari menjelang hari raya. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
3 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Ibu saat hamil
Kesehatan

Bumil Mau Mudik Lebaran? Dokter Kandungan Ungkap Perlu atau Tidak Minum Obat Penguat

Mudik Lebaran menjadi momen yang dinantikan banyak keluarga untuk berkumpul dengan orang…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
2 hari lalu
8.224 Kasus Suspek Campak
Kesehatan

Epidemiolog Ungkap Bahaya Campak, Bisa Picu Pneumonia hingga Kematian Anak

Ahli Epidemiolog dari Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman menyebut bahwa campak bukan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
4 hari lalu
Ilustrasi vaksin campak-rubella
Kesehatan

Kemenkes Pastikan Ketersediaan Vaksin Campak Masih Aman

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memastikan ketersediaan vaksin campak-rubella (MR) di Indonesia dalam…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
4 hari lalu
Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini
Kesehatan

DPR Soroti Rencana Perjanjian Dagang RI–AS, Peluang Besar atau Ancaman Ekonomi?

Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Erma Rini menilai rencana kesepakatan persetujuan…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
5 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up