Nama Portugal belakangan kembali ramai diperbincangkan setelah langkahnya di Piala Dunia 2026 harus terhenti. Namun, jika berbicara tentang Portugal, negara ini bukan hanya dikenal lewat sepak bola.
Ada pula Fado, musik tradisional yang telah menjadi simbol budaya Portugal dan diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.
Melodi yang syahdu dipadukan dengan lirik penuh makna membuat Fado dikenal sebagai musik yang mampu menyuarakan kerinduan dan emosi terdalam masyarakat Portugal.
Fado, Musik Simbol Portugal
Melansir dari laman UNESCO, Fado adalah genre musik tradisional asal Portugal yang lahir di Lisbon pada awal abad ke-19. Musiknya khas dengan melodi yang ekspresif dan melankolis, serta lirik yang penuh emosi.
Fado mengisahkan berbagai pengalaman hidup, mulai dari perasaan cinta, patah hati, kerinduan kepada seseorang yang telah pergi, hingga kehidupan sehari-hari dan berbagai pencapaian.
Keunikan Fado juga terletak pada penampilan vokal yang menjadi elemen utama. Suara penyanyi yang penuh penghayatan berpadu dengan iringan musik sederhana mampu membawa pemusik dan pendengar larut dalam emosi yang sama.
Bahkan, masyarakat Portugal memiliki ungkapan “Fado é Fado” yang berarti “Fado adalah Fado”.
Ungkapan tersebut mencerminkan keyakinan bahwa Fado lahir dari jiwa masyarakat Portugal sehingga tidak dapat didefinisikan atau dibatasi oleh kategori tertentu.
Diakui sebagai Warisan Budaya Dunia
Nilai budaya Fado makin menguat setelah UNESCO menetapkannya sebagai Warisan Budaya Takbenda (Intangible Cultural Heritage) pada 27 November 2011.
Penetapan tersebut disahkan dalam Sidang Komite Antarpemerintah ke-6 UNESCO yang diselenggarakan di Bali, Indonesia.
Ciri Khas Musik Fado
Fado umumnya diiringi oleh dua alat musik utama, yaitu guitarra portuguesa, gitar khas Portugal dengan 12 senar dan bentuk menyerupai buah pir, serta viola, gitar akustik yang berfungsi sebagai pengiring. Secara tradisional dibawakan oleh seorang penyanyi solo yang dikenal sebagai fadista.
Menariknya, istilah Fado berasal dari bahasa Latin, yakni fatum, yang berarti “takdir” atau “nasib”. Asal-usul nama tersebut mencerminkan tema-tema yang kerap diangkat dalam lagu-lagu Fado.
Wisata Menyusuri Jejak Fado di Lisbon
Bagi wisatawan yang ingin mengenal Fado lebih dekat, Museu do Fado di kawasan bersejarah Alfama menjadi destinasi yang layak dikunjungi.
Museum ini menyimpan ratusan koleksi, mulai dari alat musik, rekaman, foto, hingga dokumen yang menceritakan perjalanan Fado sejak awal abad ke-19 hingga perkembangannya saat ini. Pengunjung juga dapat mempelajari sejarah, tokoh-tokoh penting, serta pengaruh Fado terhadap budaya Portugal.





















