Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 28 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Sejarah Rendang, Kuliner Ikonik Khas Minangkabau yang Mendunia
Cari Tahu

Sejarah Rendang, Kuliner Ikonik Khas Minangkabau yang Mendunia

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
Last updated: Juli 7, 2026 6:36 pm
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Rendang padang
Rendang padang (Foto: instagram @jagobelanjamurah96)
SHARE

Indonesia terkenal dengan beragam kulinernya yang menggugah selera, salah satunya berasal dari daerah Minangkabau, Sumatera Selatan yaitu Rendang.

Hidangan berbahan dasar daging sapi yang dimasak dengan santan dan aneka rempah ini tidak hanya dikenal karena cita rasanya yang kaya, tetapi juga memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan budaya masyarakat Minangkabau.

Melansir dari Journal of Ethnic Foods, sejarah rendang diperkirakan sudah ada sejak berabad-abad lalu.

Rendang merupakan hasil akulturasi budaya antara masyarakat Minangkabau dengan para pedagang india yang membawa makanan khas mereka ke Indonesia, yaitu kari.

Selain itu, masyarakat minang dikenal memiliki tradisi merantau, sehingga mereka membutuhkan makanan yang dapat bertahan lama selama perjalanan.

Dari kebutuhan inilah lahir teknik memasak rendang, yaitu memasak daging dalam santan dan rempah-rempah selama berjam-jam hingga cairannya mengering.

Baca juga:
Sumatera Barat Kirim 2,2 Ton Rendang untuk Korban Gempa dan… Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima dan mendistribusikan bantuan pangan berupa 2,2…
Gempa M6,1 Guncang Perairan Nias Selatan, Getaran Terasa hingga Sumatera… Gempa berkekuatan magnitudo 6,1 terjadi di perairan Nias Selatan pada Selasa, 18…
Megawati Sentil Prabowo soal Menu MBG: Mbok Ada Rendang Sekali-kali Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri ikut menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis…
  • Sumatera Barat Kirim 2,2 Ton Rendang untuk Korban Gempa dan Tsunami di…
  • Gempa M6,1 Guncang Perairan Nias Selatan, Getaran Terasa hingga Sumatera Barat
  • Megawati Sentil Prabowo soal Menu MBG: Mbok Ada Rendang Sekali-kali

Proses memasak yang lama membuat rendang mampu bertahan hingga berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan jika disimpan dengan baik. Hal ini menjadikannya bekal ideal bagi para perantau pada masa lalu.

Kata rendang berasal dari bahasa Minangkabau yaitu randang yang merujuk pada teknik memasak lambat yang disebut marandang.

Kata marandang memiliki arti mengolah dan mengaduk masakan dalam waktu lama dengan api kecil di atas kayu bakar hingga hasil masakan menjadi kering.

Memiliki Makna Filosofis

Bagi masyarakat Minangkabau, rendang bukan sekadar makanan. Hidangan ini memiliki makna filosofis yang menggambarkan kehidupan bermasyarakat.

Empat bahan utama rendang melambangkan unsur penting dalam adat Minangkabau, yaitu:

  1. Dagiang atau daging sapi. Melambangkan Niniak Mamak (paman) dan Bundo Kanduang (ibu) sebagai pemberi kemakmuran pada anak dan keponakannya.
  2. Karambia (Kelapa). Sebagai simbol cediak pandai, yaitu kaum atau golongan masyarakat minang yang pandai serta cendekiawan.
  3. Lado atau Cabai melambangkan ulama yang tegas dalam menegakkan nilai agama.
  4. Pemasak (Bumbu) yang terdiri dari 14 macam rempah,
    yaitu merica, buah pala, bawang merah, cabe merah, jahe, cabe rawit, bawang putih, garam, laos, daun jeruk purut, daun salam, daun kulit, dan batang serai, sebagai simbol dari masyarakat Minangkabau secara keseluruhan.

Keunikan rendang terletak pada proses memasaknya yang membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 8 jam.

Daging dimasak bersama santan, serai, lengkuas, bawang, cabai, jahe, kunyit, daun kunyit, daun jeruk, dan berbagai rempah lainnya hingga seluruh bumbu meresap sempurna.

Rendang biasanya disajikan pada momen-momen penting, seperti pernikahan, hari raya, kenduri adat, hingga penyambutan tamu kehormatan.

Masih Punya Stok Daging Kurban? Coba Resep Rendang Jawa yang Gurih Manis dan Empuk

Karena proses pembuatannya yang rumit dan membutuhkan waktu lama, rendang dianggap sebagai hidangan istimewa yang melambangkan penghormatan kepada tamu.

Seiring perkembangan zaman, rendang tidak hanya menggunakan daging sapi. Kini terdapat berbagai variasi seperti rendang ayam, rendang telur, rendang paru, rendang jengkol, hingga rendang jamur yang disesuaikan dengan selera masyarakat.

Popularitas rendang terus meningkat di berbagai negara. Hidangan ini banyak dijual di rumah makan Padang yang tersebar di berbagai belahan dunia, mulai dari Asia, Eropa, hingga Amerika.

Dilansir dari beberapa sumber, pada tahun 2011 dan 2017, rendang bahkan dinobatkan sebagai salah satu makanan terenak di dunia dalam World’s 50 Most Delicious Foods versi CNN International.

Hingga kini, rendang tetap menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Minangkabau. Resep dan teknik memasaknya terus diwariskan dari generasi ke generasi sebagai bagian dari identitas budaya.

Tag:kulinerRendangSejarah Rendangsumatera barat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Demo Berujung Perusakan CCTV di Jakarta, Pemprov DKI Beri Peringatan Tegas ke Pelaku Aksi Anarkis
By Rika Pangesti
Kendaraan dibakar massa usai menggelar aksi di depan gedung DPR di kawasan Pejompongan, Jakarta.
1
Hakim Bongkar Kejanggalan Foto Keluarga Febrie Ditemukan di Rumah Sentul, Ada Pertanyaan Besar
By Rahmat Baihaqi
Hakim Richard Edwin Basoeki saat menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan kubu Febrie dalam sidang di PN Jakarta Selatan.
2
Demo Rusuh di Sekitar DPR, Polisi Ungkap Kerusakan dan Mulai Lakukan Inventarisasi
By Rahmat Tunny
Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
3
Tiga Tronton TNI Mejeng di Pejompongan Usai Bentrokan, Lalin Mulai Berangsur Normal
By Rahmat Baihaqi
Kondisi arus lalu lintas dari arah DPR menuju Slipi kembali normal. (Sumber: Owrite/Rahmat Baihaqi)
4
Hakim Tolak Semua Gugatan Febrie, Kuasa Hukum Ungkap Langkah Selanjutnya
By Rahmat Baihaqi
Kuasa hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Febri Diansyah.
5

BERITA LAINNYA

Peserta aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta melakukan aksi damai di depan Gedung Parlemen, Jakarta,
Cari Tahu

Demo 27 Agustus 2026 di DPR/MPR: Ini Daftar Aliansi dan Tuntutannya

Kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, diperkirakan akan jadi salah satu titik…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Ilustrasi lahan gambut (Sumber: Unsplash/Gennady Zakharin)
Cari Tahu

Di Balik Kebakaran Gambut, Mengapa Api Cepat Menyebar dan Sulit Padam?

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi persoalan yang perlu diwaspadai di…

Ossid Duha Jussas Salmadusep-malik
By
Ossid Duha Jussas Salma
Dusep Malik
3 hari lalu
Kawasan Puncak Bogor
Cari Tahu

Kenapa Puncak Bogor Malah Semakin Dingin Saat Musim Kemarau? Ini Penjelasannya

Memasuki musim panas, kawasan Puncak justru menawarkan sensasi udara yang berbeda. Di…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
3 hari lalu
Tim Manggala Agni menemukan trenggiling yang terbakat akibat karhutla (Foto: TikTok radarkhatulistiwa).
Cari Tahu

Trenggiling Jadi Korban Karhutla, Satwa Langka Ini Ternyata Populasinya Terancam Punah

Seekor trenggiling ditemukan mati saat tim Manggala Agni melakukan penanganan kebakaran hutan…

Ossid Duha Jussas SalmaHardani Triyoga
By
Ossid Duha Jussas Salma
Hardani Triyoga
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up