Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 6 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Sejarah Danau Maninjau: Pesona Sumatera Barat di Antara Sains dan Legenda
Cari Tahu

Sejarah Danau Maninjau: Pesona Sumatera Barat di Antara Sains dan Legenda

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Agustus 5, 2026 4:32 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 jam lalu
Share
Danau Maninjau
Danau Maninjau (Foto: indonesiakaya.com)
SHARE

Kalau lagi ngomongin hidden gem di Sumatra Barat, Danau Maninjau wajib banget kamu masuk bucket list. 

Daftar isi Konten
  • Dari Letusan Gunung
  • Legenda Bujang Sembilan
  • Kelok 44 yang Ikonik

Danau yang dikelilingi bukit hijau ini nggak cuma bikin feed Instagrammu makin estetik, tapi juga punya cerita panjang yang bikin tempat ini terasa lebih istimewa.

Menariknya, asal-usul Danau Maninjau punya dua versi. Ada penjelasan ilmiah yang diungkap para ahli geologi, tapi ada juga legenda turun-temurun yang masih dipercaya masyarakat Minangkabau hingga sekarang. 

Penasaran bagaimana sejarah terbentuknya danau ini? Simak penjelasan berikut ini

Dari Letusan Gunung

Secara ilmiah, Danau Maninjau merupakan danau vulkanik yang berada di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat.

Baca juga:
Empat Pilar Empat Nyawa: Kisah di Balik Monumen Tragedi 12… Kalau kamu sering lewat di depan Universitas Trisakti, Jakarta Barat mungkin pernah…
Mengenal Onsen, Tradisi Berendam Air Panas yang Menjadi Ikon Jepang Wisata berbasis pengalaman atau experience tourism semakin diminati oleh banyak pelancong. Tak…
Apa Itu Ruang Terbuka Hijau? Tempat Asri yang Cocok untuk… Kebutuhan akan ruang publik yang nyaman semakin meningkat seiring padatnya aktivitas dan…
  • Empat Pilar Empat Nyawa: Kisah di Balik Monumen Tragedi 12 Mei Trisakti 
  • Mengenal Onsen, Tradisi Berendam Air Panas yang Menjadi Ikon Jepang
  • Apa Itu Ruang Terbuka Hijau? Tempat Asri yang Cocok untuk Piknik

Merujuk dari laman Indonesia Kaya, danau ini terbentuk sekitar 52.000 tahun lalu akibat letusan dahsyat Gunung Sitinjau yang menciptakan kaldera raksasa yang lama-kelamaan terisi air hingga akhirnya menjadi Danau Maninjau seperti sekarang.

Danau ini berada di ketinggian sekitar 461 meter di atas permukaan laut dengan luas hampir 100 kilometer persegi. Bahkan, Maninjau masuk dalam daftar salah satu danau terbesar di Indonesia.

Legenda Bujang Sembilan

Kalau versi ilmiah berasal dari letusan gunung, masyarakat Minangkabau punya kisah yang jauh lebih dramatis.

Legenda Bujang Sembilan menceritakan tentang sembilan kakak laki-laki dan seorang adik perempuan. Sang adik jatuh cinta kepada seorang pemuda bernama Sigiran.

Tak Hanya Indah, Ini 7 Fakta Unik Danau Toba Jarang Diketahui

Namun, hubungan mereka difitnah oleh kesembilan kakaknya hingga dianggap melanggar adat.

Untuk membuktikan bahwa mereka tidak bersalah, sang gadis dan Sigiran bersumpah. Mereka berkata, jika memang bersalah maka Gunung Sitinjau tidak akan meletus. Namun jika mereka suci, gunung itu akan meletus.

Setelah mengucapkan sumpah, keduanya melompat ke kawah. Tak lama kemudian Gunung Sitinjau benar-benar meletus dan membentuk sebuah danau yang kini dikenal sebagai Danau Maninjau.

Meski hanya legenda, cerita ini masih terus diceritakan dari generasi ke generasi dan menjadi bagian penting dari budaya masyarakat setempat.

Kelok 44 yang Ikonik

Kalau kamu berkunjung ke Danau Maninjau, jangan langsung turun ke tepi danau. Ada satu spot yang justru jadi favorit wisatawan, yaitu Kelok 44.

Jalan berliku dengan 44 tikungan tajam ini menawarkan panorama Danau Maninjau dari ketinggian. Titik terbaik berada di sekitar Kelok 23 hingga Kelok 30.

Dari sini, kamu bisa melihat hamparan danau biru yang dikelilingi sawah, bukit hijau, dan perkampungan khas Minangkabau.

Nggak heran kalau banyak fotografer hingga pembalap Tour de Singkarak menjadikan jalur ini sebagai salah satu lokasi paling ikonik di Sumatra Barat.

Danau Maninjau bukan hanya tempat healing. Danau ini juga menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar.

Airnya dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA), perikanan, pertanian, hingga sumber air baku. 

Danau ini juga menjadi rumah bagi ikan endemik seperti rinuak dan bada yang banyak diolah menjadi kuliner khas daerah.

Kalau mampir ke kawasan Maninjau, jangan lupa mencicipi gulai pensi, sajian khas yang jadi favorit banyak wisatawan.

Sayangnya, keindahan Danau Maninjau kini menghadapi tantangan serius. Data Bappeda Kabupaten Agam menunjukkan kualitas air danau menurun akibat banyaknya Keramba Jaring Apung (KJA). 

Jumlah keramba yang melebihi daya dukung membuat limbah organik menumpuk di dasar danau.

Kondisi itu memicu fenomena bernama tubo balerang atau upwelling, yaitu naiknya endapan dari dasar danau ke permukaan yang menyebabkan kadar oksigen berkurang dan memicu kematian massal ikan.

Dampaknya bukan cuma dirasakan nelayan, tetapi juga sektor pariwisata karena pesona Danau Maninjau ikut menurun. 

Karena itu, pemerintah bersama masyarakat adat kini terus mendorong pengelolaan danau yang lebih ramah lingkungan agar keindahan Maninjau tetap bisa dinikmati generasi berikutnya.

Tag:Cerita RakyatDanau ManinjauDanau VolkanoEksplor SumbarLegenda
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Polemik ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Layangkan Somasi dan Ultimatum 3×24 Jam ke Pengurus KWP
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus
1
BPS: Laju Ekonomi RI Kuartal II-2026 Melambat ke 5,29 Persen
By Anisa Aulia
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik M. Edy Mahmud dalam konferensi pers di kantornya, 5 Agustus 2026.
2
Narasi Tim Jokowi soal Gelar Raja di NTT Berubah-ubah, Kredibilitas Politik Terancam
By Rahmat Tunny
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
3
Viral Pasien BPJS Soroti Komentar Nakes yang Tak Berempati
By Syifa Fauziah
Petugas melayani warga peserta program BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat, Jakarta
4
Kenapa Makin Banyak Nyamuk di Musim Kemarau? Ini Penjelasan Ilmiahnya 
By Ani Ratnasari
Nyamuk saat musin panas
5

BERITA LAINNYA

Monumen 4 Pilar di Halaman Kampus Trisakti, Jakarta Barat. (Sumber: Owrite/Ani Ratnasari)
Cari Tahu

Empat Pilar Empat Nyawa: Kisah di Balik Monumen Tragedi 12 Mei Trisakti 

Kalau kamu sering lewat di depan Universitas Trisakti, Jakarta Barat mungkin pernah…

Ani Ratnasaridusep-malik
By
Ani Ratnasari
Dusep Malik
4 jam lalu
Kurokawa Onsen di Kumamoto, Jepang
Cari Tahu

Mengenal Onsen, Tradisi Berendam Air Panas yang Menjadi Ikon Jepang

Wisata berbasis pengalaman atau experience tourism semakin diminati oleh banyak pelancong. Tak…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di Blok M
Cari Tahu

Apa Itu Ruang Terbuka Hijau? Tempat Asri yang Cocok untuk Piknik

Kebutuhan akan ruang publik yang nyaman semakin meningkat seiring padatnya aktivitas dan…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Nyamuk saat musin panas
Cari Tahu

Kenapa Makin Banyak Nyamuk di Musim Kemarau? Ini Penjelasan Ilmiahnya 

Belakangan ini banyak orang mengeluh jadi susah tidur gara-gara nyamuk? Baru rebahan…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up