Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 7 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / Pemerintah Batal Bentuk Tim Investigasi Papua, Fokus Percayakan Penanganan ke Polri
Daerah

Pemerintah Batal Bentuk Tim Investigasi Papua, Fokus Percayakan Penanganan ke Polri

Rika PangestiHardani Triyoga
Last updated: Juli 7, 2026 7:39 pm
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 jam lalu
Share
Ilustrasi warga Papua bermain sepeda berlatar belakang mural Piala Dunia 2026 di Jayapura.
Ilustrasi warga Papua bermain sepeda berlatar belakang mural Piala Dunia 2026 di Jayapura. (Foto: ANTARA FOTO/Gusti Tanati).
SHARE

Pemerintah melalui Kementerian Hak Asasi Manusia memutuskan belum membentuk tim investigasi untuk mengusut sejumlah kasus kekerasan di Papua.

Keputusan itu diambil setelah Polri memastikan proses penyelidikan termasuk kasus penembakan pilot pesawat AMA berkewarganegaraan Amerika Serikat dan penembakan ibu hamil di Intan Jaya, telah ditangani aparat di lapangan.

Wakil Menteri HAM Mugiyanto mengatakan pembentukan tim investigasi sempat dipertimbangkan. Namun, rencana itu urung dilakukan setelah mendapat penjelasan dari jajaran Polri.

Baca juga:
Wamen HAM: Warga Papua Belum Berani Pulang karena Tak Merasa… Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto mengungkapkan, banyak warga yang…
Gejolak Papua: Kasus Pilot AS dan Ibu Hamil Ditembak, Fadil… TNI dan Polri berbagi tugas dalam mengusut kasus kekerasan bersenjata yang memanas…
Komjen Fadil Imran Tegaskan Polri Gak Anti-Kritik Soal Penegakan Hukum… Astamaops Kapolri Komjen Pol Fadil Imran menegaskan kepolisian tidak menutup diri terhadap…
  • Wamen HAM: Warga Papua Belum Berani Pulang karena Tak Merasa Aman
  • Gejolak Papua: Kasus Pilot AS dan Ibu Hamil Ditembak, Fadil Imran Janji…
  • Komjen Fadil Imran Tegaskan Polri Gak Anti-Kritik Soal Penegakan Hukum di Papua

Mugiyanto menyampaikan demikian usai rapat koordinasi bersama jajaran TNI dan Polri yang secara khusus membahas penanganan Papua di Kantor Kementerian HAM, Jakarta pada Selasa, 7 Juli 2026.

Sebelumnya kami memikirkan pembentukan tim investigasi diperlukan. Tapi, tadi Pak Astamaops, Pak Fadil Imran sudah menjelaskan bahwa proses tersebut sedang ditangani secara menyeluruh, sehingga menjadi belum ada kebutuhan untuk membentuk tim penyelidikan, tim investigasi. Jadi, sedang ditangani,”

kata Mugiyanto.
TNI Tegaskan Operasi Prajurit di Papua Tetap Berkiblat Hukum dan HAM

Mugiyanto mengatakan, hasil rapat koordinasi bersama TNI dan Polri juga menghasilkan komitmen agar penghormatan terhadap hak asasi manusia tetap menjadi landasan dalam penanganan situasi di Papua.

Yang paling penting adalah sudah ada komitmen dari teman-teman TNI dan Polri untuk memastikan hak asasi manusia menjadi panduan dalam kerja-kerja di semua tempat, termasuk di Papua,”

ujarnya.

Menanggapi usulan pembentukan tim investigasi, Astamaops Kapolri Komjen Pol Fadil Imran menilai langkah tersebut belum diperlukan.

Menurutnya, mekanisme penegakan hukum yang melibatkan TNI dan Polri sudah berjalan melalui Satgas Operasi Damai Cartenz.

Saya kira tidak perlu membentuk tim tambahan. Karena kolaborasi antara TNI-Polri di lapangan dalam konteks penegakan hukum untuk mengidentifikasi pelakunya itu sudah berjalan dengan baik,”

kata Fadil.
Baca juga:
TNI Tegaskan Operasi Prajurit di Papua Tetap Berkiblat Hukum dan… TNI akhirnya angkat bicara terkait situasi keamanan di Papua yang tengah memanas,…
122 Ribu Pengungsi di Papua Jadi Alarm Pemerintah, Semua Elemen… Pemerintah menyoroti besarnya jumlah pengungsi di Papua yang sudah mencapai sekitar 122…
Ogah Komentar Situasi, Bambang Pacul Lempar Urusan Papua ke Wakil… Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul enggan mengomentari situasi…
  • TNI Tegaskan Operasi Prajurit di Papua Tetap Berkiblat Hukum dan HAM
  • 122 Ribu Pengungsi di Papua Jadi Alarm Pemerintah, Semua Elemen Bangsa Diminta…
  • Ogah Komentar Situasi, Bambang Pacul Lempar Urusan Papua ke Wakil Presiden

Dijelaskan Fadil, Satgas Operasi Damai Cartenz dan Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) saat ini masih bekerja memburu pelaku penembakan.

Tim dari Satgas Operasi Damai Cartenz, Satgas Gakkum sudah bekerja, tinggal koordinasi di lapangan teknis bagaimana untuk menemukan tersangkanya,”

tuturnya.

Saat ditanya target waktu pengungkapan pelaku, Fadil tak memberikan tenggat pasti. Ia hanya menyampaikan seluruh jajaran menginginkan pelaku segera ditangkap.

Kalau ditanya waktu, saya kira semua kita ingin cepat menemukannya,”

ujarnya.

Tag:HAMInvestigasikekerasanpapuaPemerintahPolri
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Abu Janda Belum Minta Maaf, DPP IKM Desak Polisi Segera Naikkan Kasus ke Penyidikan
By Rahmat Baihaqi
Kuasa hukum DPP IKM Dafrizal Djamari, usai mendampingi Sekjen DPP IKM Braditi Moulvey menjalani pemeriksaan klarifikasi sebagai pelapor di Mabes Polri
1
Tak Lagi Cuma Dubes, Prabowo Utus Menlu dan Ketua MPR ke Pemakaman Ali Khamenei
By Natania Longdong
Presiden Prabowo Subianto (kanan) didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono (kiri) mengikuti sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). Presiden Prabowo menegaskan bahwa ASEAN harus tetap menjadi jangkar stabilitas kawasan di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global melalui penguatan solidaritas dan kerja sama antarnegara.
2
Slow Jogging Jadi Tren Olahraga Baru di Korea Selatan, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan
By Syifa Fauziah
Ilustrasi slow jogging
3
Gol Menit Akhir Mikel Merino Bungkam Portugal, Spanyol Lolos Dramatis ke Perempat Final
By Hadi Febriansyah
Pemain Spanyol Mikel Merino berjabat tangan dengan Cristiano Ronaldo.
4
KPK Kasih 10 Catatan Merah Soal Makan Gratis, BGN Bakal Bentuk Tim Khusus
By Rahmat Baihaqi
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menjelaskan hasil audiensi jajarannya dengan pimpinan KPK kepada wartawan, di gedung Merah Putih, 7 Juli 2026.
5

BERITA LAINNYA

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong.
Daerah

Nama Jawa Barat Mau Diganti Jadi Tatar Sunda, Begini Respon DPR

Wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Tatar Sunda mulai mendapat perhatian…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
5 jam lalu
Wakil Ketua Baleg DPR RI Sturman Panjaitan saat melakukan kunjungan kerja ke Polda Kepulauan Riau
Daerah

Baleg Pastikan Penyusunan RUU Penyadapan Tak Abaikan Hak Privasi Sipil

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menegaskan penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyadapan…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
7 jam lalu
Tenun Ikat Sumba Timur menunjukkan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat
Daerah

Lima Desa di Sumba Timur Ciptakan 67 Lapangan Kerja Baru, 97 Persen Perajin Tenun Ikat adalah Perempuan

Industri tenun ikat di Lima desa Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
23 jam lalu
Ilustrasi pelayanan kesehatan di Puskesmas.
Daerah

Kabar Baik! Puskesmas Terdampak Bencana di Sumatra Mulai Bangkit, Alkes Baru Disalurkan

Pemerintah terus mempercepat pemulihan layanan kesehatan di wilayah Sumatra yang terdampak bencana…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up