Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 24 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / 7 Hari Pascagempa NTT, Warga Manggarai Timur Cuma Dapat 1 Kg Beras
Daerah

7 Hari Pascagempa NTT, Warga Manggarai Timur Cuma Dapat 1 Kg Beras

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Agustus 24, 2026 12:07 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
1 jam lalu
Share
Foto udara bangunan yang rusak akibat gempa di kawasan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin (17/8/2026).
Foto udara bangunan yang rusak akibat gempa di kawasan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin (17/8/2026). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc.)
SHARE

Tujuh hari berlalu sejak gempa bumi melanda Nusa Tenggara Timur (NTT), namun warga Kampung Wae Peci, Desa Golo Mangung, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, mengaku masih menanti kehadiran pemerintah. 

Lebih dari 100 kepala keluarga (KK) disebut terdampak dan rumah-rumah warga mengalami kerusakan parah, sementara menurut warga belum ada posko pemerintah di kampung tersebut maupun pendataan langsung terhadap kondisi korban.

Korban gempa, Lopo Matius (66) mengatakan Kampung Wae Peci berada di wilayah yang paling terdampak dan menjadi lokasi pusat gempa susulan.

Di kampung Wae Peci ini ada 100 lebih KK, rumah-rumah kami rusak semua akibat gempa kemarin,”

kata Lopo Matius saat dihubungi Owrite, Senin, 24 Agustus 2026.
Gempa NTT Rusakkan 53.971 Rumah, BNPB Masih Sisir Data

Lopo Matius menuturkan, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur baru diterima warga setelah tujuh hari sejak gempa pada 15 Agustus. Bantuan tersebut hanya berupa satu kilogram beras untuk setiap KK.

Selama ini, setelah 7 hari dari tanggal 15 itu, ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur yakni setiap KK mendapat 1 kilogram beras. 1 kilogram beras dan tidak ada yang lain-lain,”

ujarnya.

Menurut Lopo Matius, selain bantuan tersebut, warga juga menerima bantuan dari aparat kepolisian dan pihak kecamatan. Bantuan itu berupa beras, mi goreng, dan air mineral.

Terus, setelah itu datang dari Bapak Polisi, Bapak Camat Manggarai Timur. Kami mendapatkan 3 mok beras, 4 mi goreng, dan 16 air mineral,”

jelasnya.

Bantuan lain kemudian datang dari kelompok masyarakat yang peduli terhadap kondisi warga terdampak. Lopo Matius menyebut bantuan tersebut berupa sejumlah bahan kebutuhan pokok.

Baca juga:
Balita Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, Menteri PPPA Soroti Keselamatan… Kematian seorang balita di lokasi pengungsian korban gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa…
Stop Politisasi Luka NTT: Jimly Minta Pejabat Tak "Cari Muka"… Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie mengingatkan para pejabat tingkat pusat dan…
587 Ton Logistik Masih Siaga di Jakarta, BNPB Jaga “Nadi”… Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih menyiagakan 587.012 kilogram bantuan logistik di…
  • Balita Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, Menteri PPPA Soroti Keselamatan Anak
  • Stop Politisasi Luka NTT: Jimly Minta Pejabat Tak "Cari Muka" di Lokasi…
  • 587 Ton Logistik Masih Siaga di Jakarta, BNPB Jaga “Nadi” Bantuan untuk…

Terus ada kemarin bantuan dari keluarga yang saya anggap anak itu, yang grup konten. 1 papan telur, 8 mi goreng, 2 kilo minyak goreng,”

terangnya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga juga masih mengandalkan dukungan dari keluarga masing-masing, termasuk anak-anak Lopo Matius yang turut memberikan bantuan.

Dan bantuan dari keluarga, dari anak-anak saya,”

jelasnya.

Lopo Matius berharap, pemerintah segera turun langsung ke Kampung Wae Peci untuk melihat kondisi warga dan rumah yang rusak, sekaligus melakukan pendataan terhadap korban. 

Warga juga membutuhkan penanganan yang lebih terkoordinasi karena dampak gempa sangat dirasakan oleh lebih dari 100 KK.

Lopo Matius juga meminta pemerintah segera memberikan bantuan makanan kepada warga di Kampung Wae Peci, karena belum ada bantuan apapun masuk, selain beras 1 kilogram dan 3 mok tersebut. 

Tag:1 kilogramBantuan BencanaGempa NTTKampung Wae PeciKorban GempaLopo MatiusManggarai TimurNTTPemerintah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Rekening Donasi Demo Diblokir
By Anisa Aulia
Saham Bank Mandiri Melemah usai isu Pemblokiran Rekening AMPB. (Gambar dibuat AI)
1
Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare Dilalap Api
By Ani Ratnasari
Petugas BPBD Kabupaten Batang Hari dan Manggala Agni Daops Muara Bulian memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Pramuka, Muara Bulian, Batang Hari, Jambi, Minggu (23/8/2026).
2
Trofi Melayang, Mental Juang Menyala: Timnas Putri Indonesia U-16 Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026
By Hadi Febriansyah
Sejumlah pesepak bola, staf pelatih, dan ofisial Timnas Putri Garuda Pertiwi U16 Indonesia berfoto dengan medali runner up Piala Srikandi Merdeka 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026).
3
Karhutla Jalan Pintas Buka Lahan Sawit: Polisi Jerat 72 Tersangka
By Rahmat Baihaqi
Petugas Kepolisian Polres Kampar memasang garis polisi saat menyegel lahan seluas lima hektare yang terbakar di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026).
4
Resign Tanpa Drama: 7 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Cabut
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi pegawai mengundurkan diri.
5

BERITA LAINNYA

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi
Daerah

Balita Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, Menteri PPPA Soroti Keselamatan Anak

Kematian seorang balita di lokasi pengungsian korban gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
2 jam lalu
Sejumlah warga berolahraga di atas Jembatan Ampera yang tertutup kabut asap saat pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (23/8/2026).
Daerah

Karhutla Membara: PKS Minta Arahan Prabowo Tak Mandek di Atas Kertas

Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid mengatakan agar arahan…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
3 jam lalu
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kiri) berdialog dengan pasien di RSUD Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT)
Daerah

Gempa 7,7 SR Rusak 384 Faskes di NTT, DPR Desak Pemerintah Segera Bangun Ulang

Gempa bumi bermagnitudo 7,7 skala richter (SR) tidak hanya menyisakan kerusakan pada…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berbincang dengan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo (kedua kanan) dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kanan) saat meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kawasan Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat
Daerah

Prabowo Terbang ke Kalimantan Hari Ini, Pimpin Penanganan Karhutla

Presiden RI Prabowo Subianto terbang ke Kalimantan hari ini, Sabtu, 22 Agustus…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up