Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 24 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Daerah / Balita Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, Menteri PPPA Soroti Keselamatan Anak
Daerah

Balita Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, Menteri PPPA Soroti Keselamatan Anak

Rika PangestiIvan OWRITE
Last updated: Agustus 24, 2026 11:55 am
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
1 jam lalu
Share
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi (Foto: dok PPPA)
SHARE

Kematian seorang balita di lokasi pengungsian korban gempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi peringatan terkait penanganan kelompok rentan dalam situasi bencana.

Daftar isi Konten
  • Ketersediaan Makanan Bergizi
  • Lokasi Pengungsian

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, menyampaikan duka cita atas meninggalnya balita tersebut.

Ia menegaskan, anak-anak menjadi salah satu kelompok yang paling rentan ketika berada dalam situasi darurat bencana.

Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya seorang balita di pengungsian Kabupaten Nagekeo. Kami turut prihatin atas kejadian ini. Dalam situasi bencana, anak merupakan kelompok yang rentan, terlebih bayi dan balita yang memiliki kebutuhan khusus,”

ujar Arifatul, Senin 24 Agustus 2026.
Baca juga:
7 Hari Pascagempa NTT, Warga Manggarai Timur Cuma Dapat 1… Tujuh hari berlalu sejak gempa bumi melanda Nusa Tenggara Timur (NTT), namun…
Gempa 7,7 SR Rusak 384 Faskes di NTT, DPR Desak… Gempa bumi bermagnitudo 7,7 skala richter (SR) tidak hanya menyisakan kerusakan pada…
6.931 KK Terdampak Gempa Flores, BNPB Percepat Distribusi 5.000 Paket… Penanganan darurat setelah gempa bumi magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa…
  • 7 Hari Pascagempa NTT, Warga Manggarai Timur Cuma Dapat 1 Kg Beras
  • Gempa 7,7 SR Rusak 384 Faskes di NTT, DPR Desak Pemerintah Segera…
  • 6.931 KK Terdampak Gempa Flores, BNPB Percepat Distribusi 5.000 Paket Bantuan

Menurut Arifatul, kondisi pengungsian memiliki sejumlah risiko yang dapat langsung memengaruhi kesehatan dan keselamatan anak. Karena itu, kebutuhan khusus anak tidak boleh disamakan dengan kebutuhan pengungsi secara umum.

Karena itu, keselamatan, kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan anak harus menjadi perhatian dan prioritas bersama,”

tegasnya.

Ketersediaan Makanan Bergizi

Arifatul menyebut keterbatasan tempat tinggal yang layak, cuaca ekstrem, minimnya air bersih dan sanitasi, hingga ketersediaan makanan bergizi menjadi persoalan yang harus diperhatikan selama anak berada di pengungsian.

Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah keterbatasan tempat tinggal yang layak, perlindungan dari cuaca ekstrem, air bersih dan sanitasi, makanan bergizi, pakaian dan selimut, serta akses terhadap layanan kesehatan yang tidak sesuai standar yang dapat berdampak langsung terhadap kondisi kesehatan dan keselamatan anak,”

ungkap Arifatul.

Kementerian PPPA mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan kondisi dan kebutuhan anak terdampak bencana mendapat penanganan.

Berdasarkan informasi yang diterima kementerian, balita tersebut tinggal di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, dan berada di Posko Pura Desa Tonggurambang.

Gempa NTT Rusakkan 53.971 Rumah, BNPB Masih Sisir Data

Arifatul mengatakan, sehari sebelum kejadian, UPTD PPA Kabupaten Nagekeo telah mendatangi lokasi dan memberikan bantuan. Pelayanan kesehatan juga disebut tersedia di lokasi pengungsian.

Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait kondisi balita yang meninggal di lokasi pengungsian. Berdasarkan informasi yang kami terima, balita tersebut tinggal di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, dan berada di Posko Pura Desa Tonggurambang,”

kata Arifatul.

Ia menegaskan, pemenuhan hak anak atas kesehatan tetap harus menjadi prioritas meski pemerintah sedang menghadapi situasi darurat. Pemeriksaan kesehatan, pemenuhan gizi, hingga perlindungan dari gangguan kesehatan seperti hipotermia harus dilakukan secara cepat dan berkelanjutan.

Tak hanya persoalan kesehatan fisik, pemerintah juga diminta memperkuat perlindungan anak dari risiko kekerasan, eksploitasi, dan penelantaran di lokasi pengungsian.

Ruang aman, dukungan psikososial, serta mekanisme pengaduan dan rujukan dinilai penting untuk memastikan anak tetap terlindungi.

Dalam setiap tahapan penanganan bencana, mulai dari evakuasi, pengungsian hingga pemulihan, kepentingan terbaik anak harus menjadi pertimbangan utama,”

tegas Arifatul.

Lokasi Pengungsian

Kebutuhan anak perlu diperhatikan dalam penentuan lokasi pengungsian, penyediaan kebutuhan dasar, layanan kesehatan, distribusi bantuan, hingga pengawasan terhadap keamanan anak, lanjutnya.

Sebagai tindak lanjut, Kementerian PPPA bersama sejumlah mitra dunia usaha, organisasi keagamaan, dan lembaga kemasyarakatan akan menyalurkan sekitar 30 ton bantuan kebutuhan spesifik perempuan dan anak pada Senin 24 Agustus 2026.

Bantuan tersebut akan dikirim ke wilayah terdampak bencana di NTT, khususnya Pulau Flores dan tujuh kabupaten/kota terdampak, termasuk Kabupaten Nagekeo.

Bantuan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar, perlindungan spesifik, serta pemulihan psikososial bagi pengungsi, terutama perempuan dan anak.

Dalam kunjungan penyerahan bantuan tersebut, Menteri PPPA juga akan meninjau kesiapan pembentukan Pos SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak).

Pos ini disiapkan sebagai simpul koordinasi layanan terpadu, mulai dari pengaduan, pendataan terpilah, ruang aman, hingga layanan kesehatan, psikososial, dan hukum.

Tag:Arifatul Choiri FauziGempa NTTKeselamatan AnakMenteri PPPAPengungsi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Karhutla Semester I 2026 Naik 366 Persen, 202 Ribu Hektare Dilalap Api
By Ani Ratnasari
Petugas BPBD Kabupaten Batang Hari dan Manggala Agni Daops Muara Bulian memadamkan api yang membakar lahan di Jalan Pramuka, Muara Bulian, Batang Hari, Jambi, Minggu (23/8/2026).
1
Saham Bank Mandiri Melemah di Tengah Isu Rekening Donasi Demo Diblokir
By Anisa Aulia
Saham Bank Mandiri Melemah usai isu Pemblokiran Rekening AMPB. (Gambar dibuat AI)
2
Trofi Melayang, Mental Juang Menyala: Timnas Putri Indonesia U-16 Runner-up Srikandi Merdeka Cup 2026
By Hadi Febriansyah
Sejumlah pesepak bola, staf pelatih, dan ofisial Timnas Putri Garuda Pertiwi U16 Indonesia berfoto dengan medali runner up Piala Srikandi Merdeka 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026).
3
Resign Tanpa Drama: 7 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Cabut
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi pegawai mengundurkan diri.
4
Karhutla Jalan Pintas Buka Lahan Sawit: Polisi Jerat 72 Tersangka
By Rahmat Baihaqi
Petugas Kepolisian Polres Kampar memasang garis polisi saat menyegel lahan seluas lima hektare yang terbakar di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu (22/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Foto udara bangunan yang rusak akibat gempa di kawasan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin (17/8/2026).
Daerah

7 Hari Pascagempa NTT, Warga Manggarai Timur Cuma Dapat 1 Kg Beras

Tujuh hari berlalu sejak gempa bumi melanda Nusa Tenggara Timur (NTT), namun…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
1 jam lalu
Sejumlah warga berolahraga di atas Jembatan Ampera yang tertutup kabut asap saat pelaksanaan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (23/8/2026).
Daerah

Karhutla Membara: PKS Minta Arahan Prabowo Tak Mandek di Atas Kertas

Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Kholid mengatakan agar arahan…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
2 jam lalu
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kiri) berdialog dengan pasien di RSUD Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT)
Daerah

Gempa 7,7 SR Rusak 384 Faskes di NTT, DPR Desak Pemerintah Segera Bangun Ulang

Gempa bumi bermagnitudo 7,7 skala richter (SR) tidak hanya menyisakan kerusakan pada…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berbincang dengan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo (kedua kanan) dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kanan) saat meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kawasan Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat
Daerah

Prabowo Terbang ke Kalimantan Hari Ini, Pimpin Penanganan Karhutla

Presiden RI Prabowo Subianto terbang ke Kalimantan hari ini, Sabtu, 22 Agustus…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up