Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 23 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Lebaran Sebentar Lagi, Ekonomi Kuartal I-2026 Diproyeksi Tumbuh 5,1 Persen
Ekonomi Bisnis

Lebaran Sebentar Lagi, Ekonomi Kuartal I-2026 Diproyeksi Tumbuh 5,1 Persen

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 10, 2026 10:48 am
Anisa Aulia
Dusep Malik
Share
Pedagang melayani calon pembeli sandal dan sepatu untuk kebutuhan Lebaran di salah satu pusat penjualan di Pasar Rakyat Meulaboh, Aceh Barat, Aceh.
Pedagang melayani calon pembeli sandal dan sepatu untuk kebutuhan Lebaran di salah satu pusat penjualan di Pasar Rakyat Meulaboh, Aceh Barat, Aceh. (Sumber: Antara Foto/Syifa Yulinnas/nym)
SHARE

Momentum Lebaran Idul Fitri diperkirakan menjadi pendorong ekonomi di kuartal I-2026. Ekonomi pada kuartal I-2026 diproyeksikan tumbuh di kisaran 5-5,1 persen, karena sejumlah indikator menunjukkan kenaikan konsumsi masyarakat jelang Lebaran Idul Fitri.

Daftar isi Konten
  • Daya Beli Naik Tapi Tak Merata
  • Sektor Ritel hingga Pariwisata Akan Terdongkrak

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet mengatakan bila melihat indikator awal perekonomian yakni penjualan ritel, Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur, serta keyakinan konsumen terdapat sinyal bahwa konsumsi masyarakat akan naik.

Jika melihat indikator awal perekonomian seperti penjualan ritel, PMI manufaktur, serta keyakinan konsumen, terdapat sinyal bahwa aktivitas konsumsi masyarakat berpotensi meningkat menjelang Lebaran 2026, meskipun penguatannya kemungkinan tidak terlalu besar,”

ujar Yusuf kepada owrite Senin, 10 Maret 2026.

Yusuf menyebut, momentum Ramadan biasanya memang mendorong kenaikan belanja rumah tangga karena adanya kebutuhan musiman. Hal ini diantaranya makanan, pakaian, perjalanan mudik, hingga pencairan Tunjangan Hari Raya (THR). 

Hal ini pada akhirnya dapat memberikan dorongan terhadap aktivitas ekonomi pada kuartal berjalan, terutama melalui komponen konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia,”

jelasnya.

Namun Yusuf mengatakan, momentum Lebaran hanya bersifat musiman, sehingga dampaknya hanya akan terasa dalam jangka pendek dan tidak selalu mencerminkan penguatan daya beli secara struktural. Sehingga, pertumbuhan ekonomi di kuartal I diperkirakan tumbuh 5,1 persen.

Pertumbuhan ekonomi di kuartal I (periode kuartal terdampak Ramadan dan Lebaran) berpotensi mencapai 5,0 hingga 5,1 persen,”

ujarnya.

Daya Beli Naik Tapi Tak Merata

Dari sisi daya beli kata Yusuf, bila melihat dinamika beberapa bulan terakhir ada indikasi bahwa konsumsi masyarakat cenderung membaik pada periode Ramadan dan Lebaran. Hal ini karena pencairan THR dan stimulus yang digelontorkan pemerintah.

Pencairan THR dan berbagai stimulus pemerintah tentu akan menambah ruang belanja masyarakat, khususnya untuk kebutuhan yang sifatnya musiman,”

terangnya.

Kendati demikian, peningkatan daya beli itu tidak akan merata di semua kelompok masyarakat. Menurut Yusuf, hanya kelompok menengah atas yang masih memiliki ruang konsumsi yang cukup kuat.

Peningkatan daya beli tersebut kemungkinan tidak merata di semua kelompok masyarakat. Kelompok menengah atas relatif masih memiliki ruang konsumsi yang cukup kuat, sementara kelompok berpendapatan rendah terbantu oleh tambahan pendapatan seperti THR maupun bantuan sosial,”

ujarnya.

Sedangkan untuk kelompok masyarakat kelas menengah, pola konsumsi cenderung lebih selektif karena tekanan biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi. Artinya, memang ada kenaikan konsumsi, namun tidak akan terlalu agresif.

Sehingga peningkatan konsumsi kemungkinan tetap ada tetapi tidak terlalu agresif,”

ucapnya.

Senada dengan Yusuf, Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Rizal Taufikurahman mengatakan bahwa Lebaran 2026 tetap menjadi salah satu pengungkit penting aktivitas ekonomi pada kuartal I-2026. 

Karena Idul Fitri tahun ini jatuh pada akhir Maret sehingga dorongan konsumsi masuk lebih awal. Konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama ekonomi dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap PDB, sehingga peningkatan belanja pada periode Ramadan–Lebaran biasanya memberi tambahan dorongan pada pertumbuhan kuartalan,”

ujar Rizal kepada owrite.

Rizal juga menilai, dampak momen Lebaran ke pertumbuhan ekonomi nasional akan cenderung terbatas. Sebab, momen ini lebih bersifat musiman.

Kontribusinya lebih bersifat musiman, yakni mempercepat konsumsi yang seharusnya terjadi di periode lain, sehingga efeknya terhadap pertumbuhan ekonomi cenderung terbatas dan tidak bersifat permanen,”

katanya.

Memang kata Rizal, konsumsi masyarakat akan naik selama Ramadan dan Lebaran, tetapi lebih karena faktor musiman dibanding perbaikan struktural. Sehingga, momentum Lebaran cenderung berfungsi sebagai penopang sementara konsumsi agar daya beli tidak melemah lebih dalam.

Tekanan harga pangan dan biaya hidup masih terasa, tercermin dari inflasi yang relatif tinggi serta penurunan Indeks Keyakinan Konsumen pada Februari 2026. Artinya masyarakat masih optimistis karena indeks tetap di zona ekspansif, tetapi ekspektasi ekonomi ke depan mulai lebih hati-hati,”

ujarnya.

Sektor Ritel hingga Pariwisata Akan Terdongkrak

Rizal mengatakan, pada momen Lebaran sektor yang paling terdorong adalah perdagangan ritel, makanan dan minuman, transportasi dan logistik, akomodasi serta pariwisata. 

Peningkatan mobilitas masyarakat selama mudik akan memperkuat permintaan pada transportasi darat, udara, serta jasa distribusi,”

jelasnya.

Selain itu sambung Rizal, aktivitas belanja menjelang Lebaran juga meningkatkan kinerja pusat perbelanjaan, restoran, serta pelaku UMKM yang bergerak di sektor makanan, fesyen, dan oleh-oleh.

Tag:Daya Beliidul fitriKonsumsiLebaranPertumbuhan EkonomiRitelTHR
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode di Tengah Kesulitan Rakyat: Tak Punya Nurani dan Mabuk Kekuasaan!
By Hardani Triyoga
pemerintah dalam menghormati jasa para pendahulu dan pemimpin bangsa yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi negara.
1
Viral! BEM UBK Ngaku Terima Uang Usai Temui Gibran di Istana, Mahasiswa Murka
By Hardani Triyoga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026). [Foto: ANTARA FOTO/Fauzan].
2
Episode Drama Baru Kasus MBG: Kepala BGN Nanik Deyang Masuk ‘Bidikan’ Kejagung
By Rahmat Baihaqi
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (kiri) berbincang dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang (kanan) saat mengikuti rapat koordinasi peningkatan kualitas program Makan Begizi Gratis (MBG) dan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpencil di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
3
Pakar Bongkar Siapa yang Paling Diuntungkan dari Isu Prabowo-Gibran 2 Periode
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
4
Dilaporkan Soal Dugaan Korupsi Rp20 M, ITDC Ngaku Cuma Sediakan Lahan di Mandalika
By Rahmat Baihaqi
Kawasan Sirkuit Mandalika.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto berpidato saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syachona Mohammad Cholil, Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Moch Asim/bar)
Ekonomi Bisnis

Kaget RI Punya Banyak BUMN Nggak Cuan, Prabowo Bakal Tutup Lagi 800 Perusahaan

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keterkejutannya setelah mengetahui jumlah Badan Usaha Milik Negara…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
47 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Kemenkeu Dapat Lampu Hijau UU P2SK Punya Saham BEI, Purbaya Bilang Gini

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kini diperkenankan menjadi pemegang saham di Bursa Efek Indonesia…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Akui Mau Tarik Dana dari Himbara, Ini Kata Purbaya dan OJK

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait kabar penarikan bertahap Saldo Anggaran…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Petugas mengalirkan bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) ke dalam drum penyimpanan di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026).
Ekonomi Bisnis

Demi Kejar Target Biodiesel B50, RI Bakal Kehilangan Cuan Ekspor Sawit Rp67 Triliun

Kebijakan mandatori biodiesel B50 yang akan mulai diterapkan pada 1 Juli berpotensi…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up