Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 9 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Lebaran Sebentar Lagi, Ekonomi Kuartal I-2026 Diproyeksi Tumbuh 5,1 Persen
Ekonomi Bisnis

Lebaran Sebentar Lagi, Ekonomi Kuartal I-2026 Diproyeksi Tumbuh 5,1 Persen

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Maret 10, 2026 10:48 am
Anisa Aulia
Dusep
Share
Pedagang melayani calon pembeli sandal dan sepatu untuk kebutuhan Lebaran di salah satu pusat penjualan di Pasar Rakyat Meulaboh, Aceh Barat, Aceh.
Pedagang melayani calon pembeli sandal dan sepatu untuk kebutuhan Lebaran di salah satu pusat penjualan di Pasar Rakyat Meulaboh, Aceh Barat, Aceh. (Sumber: Antara Foto/Syifa Yulinnas/nym)
SHARE

Momentum Lebaran Idul Fitri diperkirakan menjadi pendorong ekonomi di kuartal I-2026. Ekonomi pada kuartal I-2026 diproyeksikan tumbuh di kisaran 5-5,1 persen, karena sejumlah indikator menunjukkan kenaikan konsumsi masyarakat jelang Lebaran Idul Fitri.

Daftar isi Konten
  • Daya Beli Naik Tapi Tak Merata
  • Sektor Ritel hingga Pariwisata Akan Terdongkrak

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet mengatakan bila melihat indikator awal perekonomian yakni penjualan ritel, Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur, serta keyakinan konsumen terdapat sinyal bahwa konsumsi masyarakat akan naik.

Jika melihat indikator awal perekonomian seperti penjualan ritel, PMI manufaktur, serta keyakinan konsumen, terdapat sinyal bahwa aktivitas konsumsi masyarakat berpotensi meningkat menjelang Lebaran 2026, meskipun penguatannya kemungkinan tidak terlalu besar,”

ujar Yusuf kepada owrite Senin, 10 Maret 2026.

Yusuf menyebut, momentum Ramadan biasanya memang mendorong kenaikan belanja rumah tangga karena adanya kebutuhan musiman. Hal ini diantaranya makanan, pakaian, perjalanan mudik, hingga pencairan Tunjangan Hari Raya (THR). 

Hal ini pada akhirnya dapat memberikan dorongan terhadap aktivitas ekonomi pada kuartal berjalan, terutama melalui komponen konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia,”

jelasnya.

Namun Yusuf mengatakan, momentum Lebaran hanya bersifat musiman, sehingga dampaknya hanya akan terasa dalam jangka pendek dan tidak selalu mencerminkan penguatan daya beli secara struktural. Sehingga, pertumbuhan ekonomi di kuartal I diperkirakan tumbuh 5,1 persen.

Pertumbuhan ekonomi di kuartal I (periode kuartal terdampak Ramadan dan Lebaran) berpotensi mencapai 5,0 hingga 5,1 persen,”

ujarnya.

Daya Beli Naik Tapi Tak Merata

Dari sisi daya beli kata Yusuf, bila melihat dinamika beberapa bulan terakhir ada indikasi bahwa konsumsi masyarakat cenderung membaik pada periode Ramadan dan Lebaran. Hal ini karena pencairan THR dan stimulus yang digelontorkan pemerintah.

Pencairan THR dan berbagai stimulus pemerintah tentu akan menambah ruang belanja masyarakat, khususnya untuk kebutuhan yang sifatnya musiman,”

terangnya.

Kendati demikian, peningkatan daya beli itu tidak akan merata di semua kelompok masyarakat. Menurut Yusuf, hanya kelompok menengah atas yang masih memiliki ruang konsumsi yang cukup kuat.

Peningkatan daya beli tersebut kemungkinan tidak merata di semua kelompok masyarakat. Kelompok menengah atas relatif masih memiliki ruang konsumsi yang cukup kuat, sementara kelompok berpendapatan rendah terbantu oleh tambahan pendapatan seperti THR maupun bantuan sosial,”

ujarnya.

Sedangkan untuk kelompok masyarakat kelas menengah, pola konsumsi cenderung lebih selektif karena tekanan biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi. Artinya, memang ada kenaikan konsumsi, namun tidak akan terlalu agresif.

Sehingga peningkatan konsumsi kemungkinan tetap ada tetapi tidak terlalu agresif,”

ucapnya.

Senada dengan Yusuf, Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Rizal Taufikurahman mengatakan bahwa Lebaran 2026 tetap menjadi salah satu pengungkit penting aktivitas ekonomi pada kuartal I-2026. 

Karena Idul Fitri tahun ini jatuh pada akhir Maret sehingga dorongan konsumsi masuk lebih awal. Konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama ekonomi dengan kontribusi sekitar 54 persen terhadap PDB, sehingga peningkatan belanja pada periode Ramadan–Lebaran biasanya memberi tambahan dorongan pada pertumbuhan kuartalan,”

ujar Rizal kepada owrite.

Rizal juga menilai, dampak momen Lebaran ke pertumbuhan ekonomi nasional akan cenderung terbatas. Sebab, momen ini lebih bersifat musiman.

Kontribusinya lebih bersifat musiman, yakni mempercepat konsumsi yang seharusnya terjadi di periode lain, sehingga efeknya terhadap pertumbuhan ekonomi cenderung terbatas dan tidak bersifat permanen,”

katanya.

Memang kata Rizal, konsumsi masyarakat akan naik selama Ramadan dan Lebaran, tetapi lebih karena faktor musiman dibanding perbaikan struktural. Sehingga, momentum Lebaran cenderung berfungsi sebagai penopang sementara konsumsi agar daya beli tidak melemah lebih dalam.

Tekanan harga pangan dan biaya hidup masih terasa, tercermin dari inflasi yang relatif tinggi serta penurunan Indeks Keyakinan Konsumen pada Februari 2026. Artinya masyarakat masih optimistis karena indeks tetap di zona ekspansif, tetapi ekspektasi ekonomi ke depan mulai lebih hati-hati,”

ujarnya.

Sektor Ritel hingga Pariwisata Akan Terdongkrak

Rizal mengatakan, pada momen Lebaran sektor yang paling terdorong adalah perdagangan ritel, makanan dan minuman, transportasi dan logistik, akomodasi serta pariwisata. 

Peningkatan mobilitas masyarakat selama mudik akan memperkuat permintaan pada transportasi darat, udara, serta jasa distribusi,”

jelasnya.

Selain itu sambung Rizal, aktivitas belanja menjelang Lebaran juga meningkatkan kinerja pusat perbelanjaan, restoran, serta pelaku UMKM yang bergerak di sektor makanan, fesyen, dan oleh-oleh.

Tag:Daya Beliidul fitriKonsumsiLebaranPertumbuhan EkonomiRitelTHR
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ucapan Happy Wedding
Hype

30 Ucapan Happy Wedding dalam Bahasa Inggris, Simple dan Penuh Makna

Memberikan ucapan happy wedding atau pernikahan dalam bahasa Inggris ke teman, sahabat, atau keluarga yang menikah merupakan bentuk perhatian. Bukan hanya sekedar tentang memberikan ucapan 'selamat', melainkan juga menyampaikan doa…

By
Syifa Fauziah
Ivan
6 Min Read
Gambar ilustrasi revisi UU perlindungan anak
Nasional

(Part II) Wacana Revisi UU Perlindungan Anak Pasca Viral Kasus Kekerasan: Solusi Serius atau Respons Panik?

Haram 'Jurus Sapu Jagat' Kasus Viral Peneliti The Indonesian Institute Made Natasya Restu, mengingatkan agar upaya revisi ini tidak sekadar menjadi Langkah populis yang reaktif, melainkan harus berbasis penyelesaian problem…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
8 Min Read
Gambar ilustrasi revisi UU perlindungan anak
Nasional

(Part I) Wacana Revisi UU Perlindungan Anak Pasca Viral Kasus Kekerasan: Solusi Serius atau Respons Panik?

Dalam diskusi bersama Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, serta perwakilan orang tua korban kekerasan di daycare Little Aresha, Wakil Wakil Ketua…

By
Adi Briantika
Amin Suciady
6 Min Read

BERITA LAINNYA

Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira. (Sumber: IG @bhimayudhistira)
Ekonomi Bisnis

Ekonomi RI Tumbuh 5,61%, Bhima: Jangan Senang Dulu, Ada Risiko Kurva Terbalik!

Rilis data pemerintah soal pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I-2026 yang mencapai…

owrite-adi-briantikadusep-malik
By
Adi Briantika
Dusep
10 jam lalu
Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Unsplash/Defrino Maasy)
Ekonomi Bisnis

Gegara Debt Collector Pinjol Teror Debitur, OJK Minta Perketat Pengawasan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengawasi ketat, industri penyelenggara pinjaman daring (Pindar) atau…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
13 jam lalu
Ilustrasi Pinjol
Ekonomi Bisnis

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp101,03 Triliun, Penunggak Terbanyak Gen Z-Milenial

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan, utang masyarakat Indonesia di pinjaman daring (pindar)…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
13 jam lalu
Situasi Tambang Nikel di Indonesia. (Sumber: Yayasan Indonesia Cerah)
Ekonomi Bisnis

IMA Sentil Pemerintah, Tambang Minerba Jangan Disamakan dengan Migas

Industri pertambangan mineral dan batu bara (minerba) mendapat sorotan dari Indonesian Mining…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up