Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kembali mengalami defisit per 31 Maret 2026. Defisit tercatat sebesar Rp240,1 triliun atau 0,93 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Purbaya mengatakan, meski mengalami defisit hingga kuartal I-2026, ia berkomitmen menjaga agar defisit APBN 2026 tidak melewati batas 3 persen. Pada 2026, target defisit APBN sebesar 2,68 persen. 

Defisit mencapai Ro240,1 triliun itu 0,93 persen dari PDB. Tapi nanti jangan dikali empat, karena setiap tahun akan beda belanjanya dan siklus income-nya beda, siklus belanjanya beda. Yang jelas sepanjang tahun akan kita kendalikan di bawah 3 persen sesuai dengan desain APBN,”

ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA Selasa, 5 Mei 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: Owrite/Anisa Aulia)

Pendapatan dan Belanja Negara

Purbaya menjelaskan, untuk realisasi pendapatan negara pada Maret 2026 sebesar Rp574,9 triliun. Sedangkan realisasi belanja negara sebesar Rp815 triliun.

Bila dirinci, realisasi pendapatan negara itu sudah 18,2 persen dari target tahun ini yang sebesar Rp3.153,6 triliun. Realisasi ini terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp462,7 triliun, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp112,1 triliun.

Saya yakin ke depan pajak kita jaga dan mungkin akan lebih tinggi lagi laju pertumbuhannya,”

terangnya.

Sedangkan untuk realisasi belanja negara sudah 21,2 persen dari target APBN 2026 yang sebesar Rp3.842,7 triliun. 

Realisasi ini terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp610,3 triliun atau tumbuh 31,4 persen, dan realisasi transfer ke daerah sebesar Rp204,8 triliun atau tumbuh 1,1 persen.

Realisasi APBN per 31 Maret 2026

KomponenRealisasi (Triliun Rp)% dari Target 2026Keterangan
Pendapatan Negara574,918,2%Target tahunan: Rp3.153,6 triliun
– Penerimaan Perpajakan462,7—Kontributor utama pendapatan
– PNBP112,1——
Belanja Negara815,021,2%Target tahunan: Rp3.842,7 triliun
– Belanja Pemerintah Pusat610,3—Tumbuh 31,4% secara tahunan
– Transfer ke Daerah204,8—Tumbuh 1,1% secara tahunan
Defisit APBN240,10,93% dari PDBTarget defisit akhir tahun: 2,68%