Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 29 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Gejolak Dunia Bikin Industri Migas Kian Berat, RI Cari Jalan Bertahan dengan Melakukan Ini
Ekonomi Bisnis

Gejolak Dunia Bikin Industri Migas Kian Berat, RI Cari Jalan Bertahan dengan Melakukan Ini

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Mei 20, 2026 4:12 pm
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Global Executive Talk bertema The End of Easy Energy: The New Reality of Oil and Gas di 50th IPA Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026, di Ice BSD, Tangerang, Rabu, 20 Mei 2026. (Sumber: Owrite/Iren Natania)
Global Executive Talk bertema The End of Easy Energy: The New Reality of Oil and Gas di 50th IPA Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026, di Ice BSD, Tangerang, Rabu, 20 Mei 2026. (Sumber: Owrite/Iren Natania)
SHARE

Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) menghadapi tantangan yang semakin kompleks di Indonesia. Di tengah tekanan penurunan produksi alami dari lapangan-lapangan tua, pelaku industri juga harus menghadapi gejolak geopolitik yang memengaruhi stabilitas harga energi dan investasi.

Daftar isi Konten
  • Investasi Migas Global Menurun
  • Teknologi Jadi Andalan Baru
  • Transisi Energi Jadi Tantangan Baru

Namun, di balik tantangan tersebut, Indonesia dinilai masih memiliki potensi migas yang besar untuk dikembangkan. Sejumlah cekungan migas di Indonesia disebut masih menyimpan cadangan besar yang dapat menopang ketahanan energi nasional dalam jangka panjang.

Untuk menghadapi tantangan itu, pelaku industri mulai memperkuat berbagai strategi, mulai dari pengembangan teknologi hingga membangun sinergi yang lebih kuat dengan pemerintah.

Baca juga:
Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur… Pemerintah bakal memperketat penyaluran LPG 3 kilogram (kg) dengan mengatur pembelian berdasarkan…
Pati Lagi Cari Cara Naik Kelas, DPR Minta Danantara Kaji… Aspirasi masyarakat Pati tidak berhenti pada persoalan keamanan dan kepastian hukum. Forum…
Rupiah Loyo ke Rp17.698 per Dolar AS Gegara Harga Minyak,… Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Senin, 24 Agustus 2026. Rupiah…
  • Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil…
  • Pati Lagi Cari Cara Naik Kelas, DPR Minta Danantara Kaji Hirilisasi 3…
  • Rupiah Loyo ke Rp17.698 per Dolar AS Gegara Harga Minyak, Proyeksinya di…

Wakil Direktur Utama PT Pertamina Oki Muraza mengungkapkan ada tiga strategi utama untuk menghadapi tantangan tersebut, yakni penguatan kemitraan, kolaborasi dengan pemerintah, dan pengembangan teknologi.

Kita punya kemitraan yang kuat, misalnya bersama PETRONAS. Kolaborasi dengan pemerintah juga dapat memberikan tambahan fiskal, mempermudah perizinan, serta menurunkan risiko usaha melalui penggunaan teknologi,”

kata Oki dalam sesi Global Executive Talk bertema The End of Easy Energy: The New Reality of Oil and Gas di 50th IPA Convention and Exhibition 2026 di ICE BSD, Tangerang, Rabu, 20 Mei 2026.

Investasi Migas Global Menurun

Dalam kesempatan yang sama, President and Group CEO PETRONAS Tengku Muhammad Taufik mengungkapkan investasi hulu minyak global pada 2025 diperkirakan turun sekitar 6 persen.

Padahal, total investasi hulu minyak dan gas dunia mencapai sekitar US$570 miliar pada tahun tersebut.

Menariknya, sekitar 40 persen dari total investasi itu digunakan khusus untuk menekan laju penurunan produksi di lapangan migas yang sudah beroperasi,”

ujar Taufik.

Sementara itu, Direktur dan CEO Medco Energi Roberto Lorato menilai industri migas Indonesia mulai bergerak ke arah yang lebih positif.

Indonesia menyadari potensinya masih sangat besar. Karena itu, eksplorasi harus terus dilakukan dengan pengembangan jangka panjang serta pendekatan yang lebih fleksibel,”

ujar Roberto.
Ilustrasi kegiatan Pertamina eksplorasi, pengeboran, dan produksi migas lepas pantai
Ilustrasi kegiatan Pertamina eksplorasi, pengeboran, dan produksi migas lepas pantai (Foto: Istimewa)

Teknologi Jadi Andalan Baru

Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu langkah penting untuk menahan laju penurunan produksi migas.

Perusahaan migas kini mulai mengembangkan penerapan enhanced oil recovery (EOR), digitalisasi operasi, pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), hingga teknologi pengeboran yang lebih efisien.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan produktivitas lapangan eksisting sekaligus menekan biaya operasi.

Besarnya potensi migas Indonesia juga terlihat dari sejumlah temuan cadangan baru dalam jumlah besar, salah satunya di wilayah Andaman.

CEO Mubadala Energy Mansoor Muhamed Al Hamed mengungkapkan setelah 15 tahun beroperasi di Indonesia, Mubadala mulai memperoleh hasil positif di Andaman. Temuan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah mengejar target produksi migas nasional.

Kami sangat antusias dengan penemuan di Tangkulo dan Andaman, termasuk Southwest Andaman sekitar dua bulan lalu. Ketika mulai berproduksi nanti, hal ini akan menjadikan kami salah satu produsen terbesar di Indonesia,”

jelas Mansoor.
Baca juga:
Bukan Sekadar Lawatan, Wang Yi Bawa 5 Agenda Strategis China… Kunjungan Menteri Luar Negeri China Wang Yi ke Indonesia pada 19-22 Agustus…
Bahlil Sebut Harga Minyak Dunia Seperti Orang Sakit Malaria: Pagi… Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, mengatakan tidak ada…
Bahlil Sebut Kewenangan KSP Dudung Melebihi Semua Menteri: Ngeri-Ngeri Sedap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melontarkan kelakar mengenai…
  • Bukan Sekadar Lawatan, Wang Yi Bawa 5 Agenda Strategis China ke Indonesia
  • Bahlil Sebut Harga Minyak Dunia Seperti Orang Sakit Malaria: Pagi Turun, Malam…
  • Bahlil Sebut Kewenangan KSP Dudung Melebihi Semua Menteri: Ngeri-Ngeri Sedap

Transisi Energi Jadi Tantangan Baru

Di sisi lain, Executive Vice President Finance & Administration KUFPEC Abdullah F. Al-Osaimi menyatakan industri migas saat ini membutuhkan modal yang jauh lebih besar serta dukungan teknologi baru. Selain itu, dinamika geopolitik global juga disebut ikut mengubah industri minyak dan gas sejak akhir April lalu.

Tantangan saat ini bukan lagi soal ketersediaan hidrokarbon yang mudah diperoleh, melainkan akses terhadap cadangan dengan risiko dan kompleksitas rendah yang kini semakin sulit ditemukan,”

ungkap Abdullah.

Tak hanya itu, transisi energi serta tuntutan ESG (Environmental, Social, and Governance) juga dinilai menambah tekanan bagi industri migas global.

Belum lagi kebijakan domestik di sejumlah negara yang turut memengaruhi pola investasi di sektor hulu migas,”

tutupnya.
Pelemahan Rupiah Tak Selalu Jadi Berkah untuk Penerimaan Energi, Begini Faktanya
Tag:Geopolitikindustri minyakInvestasimigaspertaminaPetronasTransisi energi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil DTSEN
By Natania Longdong
Tumpukan tabung gas elpiji 3 kg di Lumajang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Irfan Sumanjaya/wsj)
1
Gempa Susulan Flores NTT Tembus 9.278 Kali, BMKG Mulai Petakan Wilayah Rawan
By Dusep Malik
Update gempa susulan di Flores NTT. (Sumber: BMKG)
2
Demo Rusuh di Sekitar DPR, Polisi Ungkap Kerusakan dan Mulai Lakukan Inventarisasi
By Rahmat Tunny
Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
3
BMKG Ungkap Rahasia di Balik Gempa M7,7 NTT, Ribuan Gempa Susulan Jadi Petunjuk
By Syifa Fauziah
Sejumlah anak korban gempa di area pengungsian SMK Muhammadiyah Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
4
Akun WhatsApp Tiba-tiba Kena Blokir Massal, Ini Pengakuan Mengejutkan dari Meta
By Ani Ratnasari
Ilustrasi WhatsApp diblokir.
5

BERITA LAINNYA

Kondisi Desa Adat Sade di Lombok NTB. (Sumber: Kemenpar)
Ekonomi Bisnis

Bukan Cuma Rumah Adat, Kebakaran Desa Sade Lumpuhkan Ekonomi 320 Pelaku Pariwisata

Kebakaran yang melanda Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB),…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
11 jam lalu
Tumpukan tabung gas elpiji 3 kg di Lumajang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Irfan Sumanjaya/wsj)
Ekonomi Bisnis

Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil DTSEN

Pemerintah bakal memperketat penyaluran LPG 3 kilogram (kg) dengan mengatur pembelian berdasarkan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
12 jam lalu
Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Alexander Lubis (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Banyak Bank Parkir Dana di Surat Berharga, Begini Jurus BI Sebar Likuiditas

Bank Indonesia (BI) akan melakukan penyesuaian skema insentif likuiditas guna mendorong bank…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elit dari Daftar Penerima MBG, Ini Tujuannya

Badan Gizi Nasional (BGN) mencoret 80 sekolah dari daftar penerima program Makan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up